• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Realisasi Program Kerja Jokowi Memicu Kepercayaan Rakyat

Realisasi Program Kerja Jokowi Memicu Kepercayaan Rakyat

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 27 February 2022

Realisasi Program Kerja Jokowi Memicu Kepercayaan Rakyat

Oleh : Made Raditya

Angka kepuasan rakyat terhadap Presiden Jokowi mengalami peningkatan akibat realisasi berbagai program kerjanya. Dukungan penuh dan kepercayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat menjadi modal Pemerintah untuk terus optimal memajukan Indonesia.

Sejak tahun 2014 kita berada di era pemerintahan Presiden Jokowi. Ketika beliau dipilih untuk kedua kalinya, maka itu adalah bukti nyata bahwa rakyat sangat mendukungnya.

Masyarakat jelas memilih lagi karena baru kali ini ada presiden yang benar-benar merakyat dan memperhatikan nasib wong cilik, bahkan rela berkali-kali datang ke Papua untuk memeratakan pembangunan di luar Jawa.

Pada survey yang diadakan oleh Litbang Kompas, masyarakat mempercayai pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, dengan tingkat kepuasannya sebesar 73,9%.

Angka ini lebih besar dari tahun lalu dan amat bagus karena menunjukkan bahwa semua orang merasa nyaman di era pemerintahan beliau.

Tokoh pemuda Karman BM menyatakan bahwa kepuasan rakyat terhadap Presiden Jokowi dipicu oleh realisasi kerja yang optimal. Dalam artian, kinerja Presiden Jokowi sejak tahun 2014 sangat maksimal, sesuai dengan motto beliau: kerja, kerja, dan kerja. Beliau telah bekerja sangat keras untuk memajukan Indonesia.

Apalagi di tengah pandemi, di mana banyak masalah baru bermunculan. Namun Presiden Jokowi tetap tenang dan menyelesaikannya satu per satu serta bekerja keras agar badai corona segera berlalu.
Realisasi kerja yang optimal berarti rencana kerja tidak hanya ada di atas layar komputer atau di atas kertas, tetapi benar-benar dijalankan. Misalnya, adalah program reformasi birokrasi yang digaungkan sejak tahun 2014. Birokrasi ditata ulang agar memudahkan masyarakat dan meminimalisir adanya pungli serta potensi KKN, sekecil apapun.
Reformasi birokrasi juga didukung oleh UU Omnibus Law Cipta Kerja yang memudahkan perizinan dan mengubahnya menjadi sistem online. Ketika ada perizinan yang dipercepat maka tidak akan ada lagi katebelece atau penyogokan seperti di era orde baru.
Program lain yang diimplementasikan secara optimal adalah pemberian berbagai bantuan kepada masyarakat, khususnya saat pandemi. Rakyat mendapatkan bantuan sosial baik secara tunai atau berupa paket sembako. Pengusaha UMKM mendapatkan bantuan modal dan keringanan cicilan ke Bank. Mereka juga mendapatkan kesempatan besar karena wajib digandeng oleh Kementerian dan Dinas sebagai mitra, sehingga bisa bertahan saat pandemi.
Bantuan juga diberikan berupa program lain, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), sebagai BPJS yang 100% gratis. Sehingga diharap semua WNI mendapatkan fasilitas kesehatan dan obat yang memadai. Juga ada Kartu Prakerja sehingga para pengangguran tidak hanya mendapatkan bantuan uang, tetapi juga workshop untuk menambah skill, sehingga mereka bisa memulai usaha sendiri.
Program Presiden Jokowi yang juga berhasil adalah proyek pembangunan ekonomi nasional. Proyek ini jalan terus walau di masa pandemi, karena efeknya akan terasa sampai puluhan tahun ke depan. Benar saja, makin banyak investor yang mau masuk ke Indonesia, bahkan di luar Jawa, karena mereka mensyaratkan infrastruktur yang bagus, dan jalan serta fasilitas tersebut adalah hasil dari proyek pembangunan ekonomi nasional.
Realisasi kerja yang optimal membuat kepercayaan masyarakat makin meningkat. Mereka sadar bahwa bisa saja ada yang kaget dengan program-program di pemerintahan Presiden Jokowi. Akan tetapi langsung paham apa maksudnya, karena dari realisasi program tersebut, terbukti berhasil dan bisa dinikmati dalam jangka panjang.
Ketika kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap Presiden Jokowi meningkat maka ini sangat bagus, karena makin banyak yang mendukung program-program pemerintah. Mereka menurut saat wajib punya kartu BPJS, vaksinasi, dan program lainnya. Jika warga negara mendukung pemerintahannya maka proses pembangunan akan berhasil.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.