• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Ratusan Undangan Hadiri Resepsi Diplomatik HUT RI ke – 74 di Baku Azerbaijan

Ratusan Undangan Hadiri Resepsi Diplomatik HUT RI ke – 74 di Baku Azerbaijan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 11 September 2019

Sejumlah ratusan tamu undangan hadir dalam Resepsi Diplomatik Peringatan Hari Kemerdekaan ke-74 RI, yang diselenggarakan oleh kedutaan besar RI (KBRI) Baku Azerbaijan.

Resepsi diplomatik itu dilaksanakan pada Senin malam (9/9/2019) di Elektra Hall, pinggiran laut Kaspia, Azerbaijan.

Ratusan tamu undangan tersebut terdiri dari sejumlah Pejabat Pemerintah Azerbaijan, termasuk tamu kehormatan Menteri Pertanian yaitu H.E. Inam Karimov dan beberapa anggota parlemen Azerbaijan, para Duta Besar Negara sahabat, para pengusaha kedua negara, akademisi, jurnalis, dan mitra KBRI lainnya. Resepsi Diplomatik ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

Duta Besar RI di Baku Azerbaijan, Husnan Bey Fananie, mengatakan, mengucapan terimakasihnya kepada seluruh pihak dan tamu undangan yang telah menyempatkan hadir.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya acara ini, sangat meriah dan acara besar jika dibandingkan dengan resepsi diplomatik negara lainnya,” ujar Dubes Husnan.

Dalam hubungan bilateral Indonesia-Azerbaijan, Dubes Husnan menyampaikan bahwa telah terdapat kemajuan yang mendukung optimisme hubungan kedua negara, terutama di bidang perdagangan dan investasi, serta hubungan sosial-budaya.

“Hubungan yang telah berlangsung secara bersahabat dan saling menguntungkan selama ini merupakan fondasi yang kuat untuk semakin meningkatkan hubungan kedua Negara di masa mendatang,” paparnya.

Sementara, para tamu undangan yang hadir sangat menikmati sajian aneka kuliner khas Indonesia dan makanan kecil jajan pasar. Mereka juga sangat meresapi sajian tarian Indonesia seperti Jejar Gandrung dan Pakarena  juga kolaborasi alat musik Indonesia dan Azerbaijan yaitu Bugam yang memeriahkan acara tersebut.

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

August 5, 2026

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

August 5, 2026

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas JAKARTA — Munculnya kabinet bayangan (shadow cabinet)…

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia Jakarta – Semangat menjaga persatuan…

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik Oleh : Gavin…

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.