• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Ratusan Penari Aceh Terus Berlatih Intensif Jelang Peresmian Gedung AMANAH

Ratusan Penari Aceh Terus Berlatih Intensif Jelang Peresmian Gedung AMANAH

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 5 September 2024

 

Aceh — Ratusan penari muda Aceh tengah sibuk berlatih untuk pertunjukan spesial yang akan dilaksanakan pada peresmian Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH). Persiapan untuk acara ini semakin matang setelah intensif berlatih selama beberapa hari terakhir.

Melissa Franklien Regina, salah seorang pelatih tari, mengungkapkan bahwa persiapan untuk acara pembukaan ini telah mencapai sekitar 70 persen. “Latihan untuk opening ceremony ini sudah berlangsung selama enam hari, dimulai dari proses audisi hingga saat ini,” ujar Melissa pada Senin, 26 Agustus 2024.

AMANAH sebelumnya membuka pendaftaran online untuk audisi penari, dengan syarat peserta berusia antara 16 hingga 30 tahun dan terbuka bagi laki-laki maupun perempuan. Audisi ini melibatkan seleksi oleh sejumlah ahli tari, termasuk Denny Malik, Mira Natalia, Agustinus Dwi Kriswanto, Asep Nugraha, dan Furqon Azamsyah, serta Melissa.

Melissa mengungkapkan bahwa kemampuan para penari yang mengikuti audisi sangat memuaskan. “Antusiasme dan bakat mereka sangat tinggi. Mereka menunjukkan semangat dan keinginan belajar yang luar biasa, serta memiliki bakat terpendam dalam menari,” kata Melissa.

Para penari yang terlibat dalam proyek ini mendapat pelatihan dari tim pelatih nasional dan lokal, dan mereka juga berkolaborasi dengan penari setempat dari sanggar-sanggar lokal untuk tarian rapai geleng. “Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan pelatih lokal dan anak muda Aceh,” tambah Melissa.

Pertunjukan seni kolosal ini dirancang untuk peresmian Gedung AMANAH yang terletak di Kawasan Industri Aceh, Ladong, Aceh Besar, dan akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Pertunjukan ini akan menggabungkan unsur musik, tari, dan kesenian lainnya dalam format yang spektakuler, memadukan budaya tradisional Aceh dengan elemen modern dan berjiwa muda. Melissa menyebutkan bahwa konsep pertunjukan masih dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan acara, menjaga keseimbangan antara inovasi modern dan budaya tradisional.

“Kami akan terus mengembangkan pertunjukan sesuai dengan tren kekinian, namun tetap menghormati unsur-unsur budaya asli Aceh,” ujar Melissa.

Latihan kali ini juga disaksikan oleh sejumlah pejabat Badan Intelijen Negara (BIN), termasuk Mantan Sekretaris Utama BIN Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Bambang Sunarwibowo.

AMANAH sendiri merupakan program unggulan Presiden Joko Widodo yang dijalankan oleh BIN, bertujuan untuk mewadahi kreativitas dan potensi generasi muda Aceh. Kedepannya, kegiatan-kegiatan AMANAH akan difokuskan di Gedung AMANAH atau Aceh Youth Creative Hub (AYCH) yang akan segera diresmikan.

Kiai Kampung Geram! Seruan Tolak LPJ PBNU Viral di Grup WhatsApp, Singgung Nasib 100 Juta Warga NU

August 21, 2026

Pemerintah Targetkan BUMN Lebih Ramping, Sehat, dan Produktif pada Akhir 2026

August 21, 2026

Kiai Kampung Geram! Seruan Tolak LPJ PBNU Viral di Grup WhatsApp, Singgung Nasib 100 Juta Warga NU

By Kata IndonesiaAugust 21, 20260

Jelang gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang rencananya bertempat di Tambakberas, Jombang, suhu politik di…

Pemerintah Targetkan BUMN Lebih Ramping, Sehat, dan Produktif pada Akhir 2026

By Kata IndonesiaAugust 21, 20260

Pemerintah Targetkan BUMN Lebih Ramping, Sehat, dan Produktif pada Akhir 2026 Jakarta – Pemerintah terus…

GERBANG TOLL PBNU MANDATARIS MUKTAMAR KE-34 LAMPUNG

By Kata IndonesiaAugust 21, 20260

GERBANG TOLL: GERAKAN BARENG TOLAK LPJ PBNU. Saya: HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy. Cicit Sayyid…

Sekolah Rakyat Menjadi Wujud Nyata Asta Cita dalam Membangun Manusia Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 21, 20260

Sekolah Rakyat Menjadi Wujud Nyata Asta Cita dalam Membangun Manusia Indonesia  Oleh: Aziz Rahman Program Sekolah Rakyat kian menunjukkan bagaimana agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diterjemahkan ke dalam kebijakan nyata pembangunan manusia. Pendidikan ditempatkan bukan hanya sebagai sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperluas kesempatan, memutus rantai kemiskinan, dan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki ruang yang lebih besar untuk menentukan masa depan. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pentingnya percepatan pembangunan Sekolah Rakyat karena program tersebut merupakan prioritas pemerintah. Dalam koordinasi lintas kementerian pada Mei 2026, Dody menyebut rata-rata progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 93 lokasi telah mencapai 62,63 persen dan pemerintah menargetkan penyelesaian agar fasilitas dapat segera difungsikan. Ia juga menekankan bahwa dirinya turun langsung ke lapangan bukan hanya untuk memantau, tetapi sekaligus mencari solusi atas persoalan teknis yang muncul. Sikap tersebut memperlihatkan karakter pemerintahan yang ingin memastikan program prioritas tidak berhenti pada perencanaan. Bahkan ketika menemukan pekerjaan yang terlambat, Dody memberikan teguran keras kepada kontraktor pembangunan Sekolah Rakyat di Mamuju pada awal Agustus 2026. Teguran itu penting dibaca sebagai bentuk pengawasan dan keberpihakan pada kepentingan publik: percepatan harus berjalan bersama mutu, keselamatan, dan kepastian manfaat bagi peserta didik. Di sisi lain, pembangunan Sekolah Rakyat DKI Jakarta yang digarap Hutama Karya telah memasuki tahap pemanfaatan pada tahun ajaran 2026/2027, dengan 240 siswa bergabung pada gelombang pertama. Dari Papua, dukungan terhadap program ini memperlihatkan bahwa pemerataan pendidikan tidak boleh berhenti di pusat-pusat pertumbuhan. Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra sejak awal menyatakan kesiapan daerahnya mendukung Sekolah Rakyat. Pada tahap awal, Pemkab Biak Numfor mengusulkan revitalisasi aset Badan Diklat untuk dua rombongan belajar tingkat SMA dengan kapasitas 50 siswa, sekaligus menyiapkan lahan 10 hektare bagi pengembangan fasilitas jenjang SD dan SMP. Dalam perkembangannya, kapasitas pelaksanaan diperluas menjadi 100 siswa. Perkembangan terbaru semakin memperkuat arti penting dukungan daerah. Pada 1 Agustus 2026, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melakukan groundbreaking Sekolah Rakyat di Biak Numfor dan mengajak kepala daerah se-Tanah Papua mendukung program tersebut. Dengan demikian, Sekolah Rakyat di Papua bukan hanya proyek pendidikan, tetapi simbol bahwa kebijakan nasional dapat hadir secara nyata hingga wilayah timur Indonesia. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melengkapi gambaran tersebut dengan menempatkan ketepatan sasaran sebagai prinsip utama. Saat merespons kesiapan Biak Numfor, ia menegaskan bahwa program harus memprioritaskan anak dari keluarga penerima manfaat pada desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, terutama yang berada di sekitar lokasi sekolah. Pemerintah juga terus membangun koordinasi lintas kementerian agar pengelolaan program, kurikulum, tenaga pendidik, dan mutu pendidikan berjalan selaras. Data nasional menunjukkan skala kebijakan ini terus membesar. Hingga April 2026, Sekolah Rakyat telah menjangkau hampir 15.000 siswa di 166 lokasi yang tersebar di 36 provinsi, dengan dukungan lebih dari 2.500 tenaga pendidik dan kependidikan. Sebelumnya, pada Januari 2026, Presiden Prabowo meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang saat itu tersebar di 34 provinsi sekaligus melakukan groundbreaking 104 Sekolah Rakyat permanen. Perluasan cakupan hingga 36 provinsi menunjukkan program terus menjangkau wilayah yang lebih luas. Pada Juni 2026, ketika meninjau Sekolah Rakyat di Tabanan, Presiden kembali menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat yang paling membutuhkan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.