• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Kiai Kampung Geram! Seruan Tolak LPJ PBNU Viral di Grup WhatsApp, Singgung Nasib 100 Juta Warga NU

Kiai Kampung Geram! Seruan Tolak LPJ PBNU Viral di Grup WhatsApp, Singgung Nasib 100 Juta Warga NU

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 21 August 2026

Jelang gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang rencananya bertempat di Tambakberas, Jombang, suhu politik di internal organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia ini kian memanas.

Sebuah seruan gerakan bermuatan kritik keras terhadap pengurus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode hasil Muktamar ke-34 Lampung mendadak viral dan beredar luas di berbagai grup WhatsApp serta media sosial warga NU, mulai dari tingkatan akar rumput, pengurus Ranting, hingga elite pengurus pusat.

Gerakan tersebut dinamai “GERBANG TOLL PBNU”, yang merupakan akronim dari Gerakan Bareng Tolak LPJ PBNU. Seruan ini digelorakan oleh HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, seorang kiai kampung yang mengaku sebagai cicit Sayyid Ali Murtadho.

Dalam pesan berantai yang menyebar masif tersebut, Khalilur membeberkan sembilan poin alasan dasar mengapa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan PBNU periode saat ini layak ditolak oleh para pemilik suara di muktamar mendatang.

Beberapa poin sorotan utama dalam seruan tersebut antara lain mencakup:

* Konflik Internal: Adanya fenomena saling pecat dan aksi saling serang antar-pengurus PBNU di media massa, yang dinilai menyemaikan permusuhan dan perpecahan di hampir semua tingkatan kepengurusan.

* Minimnya Pembangunan Fisik/Fasilitas: Kegagalan pengurus dalam merealisasikan pembangunan sarana strategis, seperti tidak adanya satu pun perguruan tinggi (kampus) maupun rumah sakit baru yang dibangun selama masa khidmat PBNU hasil Muktamar Lampung.

* Intimidasi Kepada Daerah: Hubungan PBNU dengan PWNU dan PCNU yang dinilai tidak harmonis, ditandai dengan gaya kepemimpinan yang intimidatif melalui ancaman caretaker hingga pembekuan Surat Keputusan (SK).

* Isu Hukum & Politik: Keterlibatan dan terseretnya nama NU dalam berbagai persoalan hukum, seperti kasus Mardani Maming hingga persoalan kuota haji, serta kesibukan elite pengurus yang dinilai terlalu berfokus pada urusan politik praktis ketimbang mengayomi warga NU di tingkat bawah.

“PBNU Mandataris Muktamar Lampung membuat NU terjerembab dalam jurang kegagalan dan penuh permusuhan,” tulis Khalilur dalam narasi seruan yang beredar tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa kesibukan elite PBNU dalam konflik internal dan urusan pragmatis telah mengabaikan lebih dari 100 juta warga NU yang berlatar belakang petani, buruh, nelayan, hingga guru kampung. Menurutnya, NU yang seharusnya mengedepankan asas kerukunan, persaudaraan, dan saling melindungi kini justru kehilangan roh pengayomannya.

Lahirnya seruan GERBANG TOLL ini diprediksi akan menjadi amunisi baru bagi kelompok kritis di internal NU untuk melakukan evaluasi total dan konsolidasi menjelang dibukanya arena Muktamar ke-35 di Pesantren Tambakberas mendatang.

Merawat Sekolah Rakyat dengan Integritas

September 16, 2026

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat dari Fasilitas hingga Anggaran

September 16, 2026

Merawat Sekolah Rakyat dengan Integritas

By Kata IndonesiaSeptember 16, 20260

Merawat Sekolah Rakyat dengan Integritas Oleh : Catur Ronggo Sekolah Rakyat merupakan kebijakan sosial yang…

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat dari Fasilitas hingga Anggaran

By Kata IndonesiaSeptember 16, 20260

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat dari Fasilitas hingga Anggaran JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat…

Sekolah Rakyat Capai Ratusan Titik, Pengawasan Operasional Terus Diperkuat

By Kata IndonesiaSeptember 16, 20260

Sekolah Rakyat Capai Ratusan Titik, Pengawasan Operasional Terus Diperkuat JAKARTA — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah…

Herindra Resmi Pimpin PB ESI, Targetkan Indonesia Jadi Kekuatan Esports Asia

By Kata IndonesiaSeptember 16, 20260

Herindra Resmi Pimpin PB ESI, Targetkan Indonesia Jadi Kekuatan Esports Asia Jakarta – Jenderal TNI…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.