• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Rapat RUU Otsus, Menkes Sebut akan Bujuk Siswa Papua Jadi Dokter

Rapat RUU Otsus, Menkes Sebut akan Bujuk Siswa Papua Jadi Dokter

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 8 June 2021

Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin merencanakan program beasiswa kuliah di Fakultas Kedokteran bagi siswa-siswi dari Papua dan Papua Barat.

Budi mengatakan rencana ini demi mengatasi kekurangan dan tidak meratanya distribusi tenaga kesehatan di provinsi paling timur Indonesia itu.

“Kami akan buat program beasiswa, bagaimana semua lulusan terbaik SMA, di Jayapura, Merauke, Timika, saya mau membujuk supaya mau jadi dokter,” kata Budi dalam rapat bersama Panitia Rancangan Undang-undang Otonomi Khusus Papua di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (7/7/21).

Budi mengatakan, jumlah dokter di Indonesia kini baru 0,4 dokter per 1.000 penduduk. Di Papua dan Papua Barat angkanya lebih kecil lagi dari rata-rata nasional, yakni 0,3 dokter per 1.000 penduduk.

Padahal untuk rata-rata negara di Asia, ada 1 orang dokter tiap 1.000 penduduk. Adapun negara-negara maju memiliki 3 orang dokter per seribu penduduk.

Selain kekurangan SDM tenaga kesehatan, Budi mengatakan banyak dokter kini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. “Dokternya ada konsentrasi di Jawa, dikirim ke Papua tidak mau, kami bikin aturan di-judicial review, kalah,” ucap Budi.

Budi mengatakan masalah ini sudah lebih dua dekade terjadi di Indonesia. Maka dari itu, ia berencana membujuk siswa-siswa pandai dari Papua dan Papua Barat untuk bersedia menjadi dokter dengan beasiswa dari pemerintah. Syaratnya, mereka harus kembali dan bertugas di Papua setelah lulus.

Mengawal Ekosistem Media Digital Nasional yang Tangguh Hadapi Disrupsi AI

August 9, 2026

Pemerintah Antisipasi Disrupsi AI lewat Perpres Peta Jalan dan Etika AI

August 9, 2026

Mengawal Ekosistem Media Digital Nasional yang Tangguh Hadapi Disrupsi AI

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Mengawal Ekosistem Media Digital Nasional yang Tangguh Hadapi Disrupsi AI Oleh: Bara Winatha Perkembangan kecerdasan…

Pemerintah Antisipasi Disrupsi AI lewat Perpres Peta Jalan dan Etika AI

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Pemerintah Antisipasi Disrupsi AI lewat Perpres Peta Jalan dan Etika AI Jakarta – Pemerintah mempercepat…

Disrupsi AI Diwaspadai, Pemerintah Dorong Perlindungan Data dan Konten Jurnalistik

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Disrupsi AI Diwaspadai, Pemerintah Dorong Perlindungan Data dan Konten Jurnalistik Jakarta — Pemerintah terus memperkuat…

Situasi Nasional Aman Harus Dijaga dari Provokasi Jelang HUT ke-81 RI

By Kata IndonesiaAugust 8, 20260

Situasi Nasional Aman Harus Dijaga dari Provokasi Jelang HUT ke-81 RI Oleh: Alexander Royce Menjelang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.