• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»R⁠angkaian ISF 2024 Dimulai, Bahas Masalah Teknologi Hingga Lingkungan

R⁠angkaian ISF 2024 Dimulai, Bahas Masalah Teknologi Hingga Lingkungan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 4 September 2024

R⁠angkaian ISF 2024 Dimulai, Bahas Masalah Teknologi Hingga Lingkungan

Oleh : Dendy Rahmat

Rangkaian International Sustainability Forum (ISF) 2024 telah dimulai. Forum yang berlangsung sejak 5-6 September 2024 ini merupakan sebuah agenda yang di dalamnya membahas berbagai macam hal berkaitan dengan keberlanjutan, termasuk masalah teknologi, lingkungan hingga bagaimana pengelolaan sampah.

International Sustainability Forum (ISF) 2024 menjadi salah satu ajang penting yang mempertemukan para pemangku kepentingan, akademisi, pengusaha, dan aktivis dari berbagai belahan dunia.

ISF 2024 kembali hadir di tengah meningkatnya kesadaran mengenai pentingnya keberlanjutan. Dalam forum tersebut menawarkan banyak platform untuk membahas berbagai isu krusial, termasuk seperti perkembangan teknologi, tantangan lingkungan hingga bagaimana strategis pengelolaan sampah.

Forum ini membahas isu-isu mendesak terkait keberlanjutan, terutama dalam kaitannya dengan teknologi, lingkungan, dan pengelolaan sampah. Perubahan iklim yang semakin nyata dan masalah lingkungan yang semakin kompleks menjadikan ISF 2024 sebagai wadah penting untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa dalam pelaksanaan International Sustainability Forum 2024 tersebut menghasilkan berbagai macam kesepakatan.

Di dalamnya terdapat sebanyak 15 sesi diskusi tematik serta pertemuan lainnya yang membahas mengenai bagaimana upaya penyelarasan pertumbuhan ekonomi dan juga membangun industri hijau melalui sumber energi yang baru dan terbarukan (EBT).

Tidak hanya itu saja, namun ada pula diskusi mengenai teknologi hingga lingkungan dari polusi udara dan pengelolaan sampah. Sebagai bentuk nyata dalam komitmen mengurangi emisi karbon, para delegasi undangan menggunakan kendaraan listrik dalam gelaran ISF 2024.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kemaritiman, Investasi dan Luar Negeri Kadin, Shinta W. Kamdani mengungkapkan bahwa gelaran ISF 2024 semakin mengukuhkan Indonesia sebagai pelaku dari ekonomi yang berkelanjutan.

Bukan hanya itu, namun International Sustainability Forum tersebut menjadi ajang untuk bertukar pikiran dan belajar dari sisi penerapan praktik terbaik terkait dengan bagaimana keberlanjutan serta upaya untuk mempromosikan kekayaan Tanah Air yang sejatinya memiliki banyak sekali peluang usaha dengan terus mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Utamanya, forum ISF menyoroti lima pilar, yakni ekonomi hijau, transisi energi, konservasi alam dan keanekaragaman hayati, kemudian ada pula gaya hidup berkelanjutan hingga ekonomi kelautan.

Sementara itu, lantaran berkat persiapan sangat matang oleh pemerintah, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin menilai bahwa ISF 2024 menjadi acara nomor dua terbesar di Asia Pasifik yang fokus pada solusi perubahan iklim.

Pada gelaran tersebut, Indonesia berupaya untuk menyelaraskan antara pertumbuhan ekonomi menjadi pembangunan pada industri hijau dengan berbagai jenis kegiatan melalui kritikal mineral, hilirisasi, pembangunan listrik hijau dan sebagainya. Kemudian terdapat pula pengembangan hal-hal tersebut dengan dekarbonisasi dan lingkungan.

Kegiatan ISF jelas telah sejalan dengan agenda transisi energi karena mengulas mengenai bagaimana penggunaan berbagai sumber energi terbarukan. Di dalam International Sustainability Forum 2024 terdapat berbagai diskusi seputar teknologi, sumber daya manusia, kemudian upaya untuk menjaga lingkungan lewat pengelolaan sampah, menekan polusi udara dan banyak lainnya.

Selain itu, isu perubahan iklim menjadi salah satu fokus utama. Di tengah peningkatan suhu global yang terus terjadi, ISF 2024 menghadirkan diskusi mendalam tentang langkah-langkah mitigasi yang bisa diambil oleh berbagai negara dan sektor industri.

Solusi berbasis alam, seperti restorasi ekosistem dan perlindungan hutan, menjadi salah satu topik hangat. Diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan komitmen nyata dari para pemimpin dunia dan industri untuk berkolaborasi dalam mengatasi krisis iklim.

Terdapat pula pembahasan mengenai pengelolaan sampah, topik yang seringkali diabaikan namun memiliki dampak besar, juga menjadi perhatian di ISF 2024. Masalah limbah plastik dan sampah perkotaan menjadi sorotan, mengingat dampak negatifnya terhadap ekosistem laut dan darat.

Forum ini menghadirkan berbagai inisiatif inovatif untuk mengatasi masalah tersebut, mulai dari konsep ekonomi sirkular hingga teknologi daur ulang canggih. Kehadiran para penggiat lingkungan dan pelaku industri yang berbagi pengalaman sukses mereka diharapkan dapat menginspirasi kebijakan baru dan praktik yang lebih berkelanjutan di masa depan.

Dengan berbagai isu yang dibahas, ISF 2024 dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret dan dapat diimplementasikan, baik oleh pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat luas. Forum tersebut, dengan seluruh temanya yang beragam, tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai isu keberlanjutan, namun juga mendorong aksi nyata.

Menjadi sangat penting adanya kolaborasi lintas disiplin dan sektor untuk mewujudkan katalisator bagi perubahan positif yang sangat dibutuhkan oleh dunia saat ini. Dalam era di mana tantangan keberlanjutan semakin kompleks, ISF 2024 menjadi titik pertemuan penting bagi ide, solusi, dan komitmen yang kuat menuju masa depan yang lebih baik.

Menghadapi tantangan keberlanjutan memerlukan upaya bersama dan komitmen jangka panjang. Forum ini menjadi pengingat pentingnya aksi nyata demi keberlangsungan kehidupan di bumi. Oleh sebab itu, dengan adanya dukungan penuh masyarakat maka diharapkan forum ini dapat menghasilkan beragam kesepakatan konkret demi kehidupan masa depan yang lebih baik.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.