• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Publik Mengapresiasi Capaian Kinerja Pemerintahan Jokowi

Publik Mengapresiasi Capaian Kinerja Pemerintahan Jokowi

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 25 May 2024

Publik Mengapresiasi Capaian Kinerja Pemerintahan Jokowi

Oleh: Muh. Mustof

Kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada April 2024 mencapai tingkat yang luar biasa tinggi, yaitu 90 persen, berdasarkan data yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari. Pernyataan Qodari ini mencerminkan besarnya dukungan dan antusiasme masyarakat yang terlihat jelas saat Jokowi melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah.

Selama kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 12-14 Mei 2024, Qodari mendampingi Presiden Jokowi dalam berbagai kegiatan. Salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah untuk meresmikan beberapa proyek strategis nasional (PSN), termasuk Bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe. Selain itu, Jokowi juga mengunjungi Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Muna, dan Muna Barat (Mubar), untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan pelaksanaan program-program pembangunan di lapangan.

Selama perjalanan tersebut, terlihat bagaimana masyarakat begitu antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi. Interaksi langsung antara Presiden Jokowi dan masyarakat menunjukkan kedekatan emosional yang kuat dan rasa kepercayaan yang tinggi terhadap kepemimpinannya. Kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi juga diungkapkan di forum internasional oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, dimana Indonesia mampu bertahan di tengah gejolak global.

Dalam acara bertema ‘Percakapan di Asia House’ yang diselenggarakan di London, Inggris, Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyoroti perkembangan perekonomian global dan dampaknya terhadap dinamika ekonomi Indonesia selama 10 tahun terakhir. Berbagai faktor seperti guncangan geopolitik, pandemi Covid-19, volatilitas harga komoditas, serta tantangan dan peluang di era digital banyak mempengaruhi ekonomi Indonesia.

Pemerintah mengandalkan kebijakan fiskal, termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan instrumen keuangan negara, sebagai penopang utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Optimalisasi kebijakan fiskal yang dilakukan di era Pemerintahan Presiden Jokowi ini tidak hanya berfungsi untuk menciptakan kesempatan kerja dan menurunkan kemiskinan, tetapi juga berperan sebagai ‘shock absorber’ demi menjaga stabilitas dan melindungi rakyat serta perekonomian dari berbagai guncangan.

Pentingnya APBN dan alat fiskal seperti insentif dan dukungan kebijakan berperan kuat dalam mendukung transformasi ekonomi menuju energi hijau dan hilirisasi mineral strategis. Transformasi ekonomi ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah dalam perekonomian Indonesia dan meningkatkan posisi strategis negara dalam rantai nilai global. Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan daya saing Indonesia di kancah internasional terus diupayakan agar terwujud melalui inisiatif-inisiatif ini. Selain itu, Pemerintahan era Presiden Jokowi juga melakukan pengelolaan kebijakan fiskal yang hati-hati dan seimbang, sehingga perekonomian Indonesia dapat terus tumbuh secara berkelanjutan, kredibel, dan sehat.

Di akhir kepemimpinan Presiden Jokowi, transisi pemerintahan dan kepemimpinan nasional di Indonesia juga turut diperhatikan. Sri Mulyani menegaskan bahwa proses transisi pemerintahan berjalan dengan baik sesuai dengan aturan Undang-Undang Keuangan Negara. Penyusunan APBN 2025 untuk pemerintahan baru juga disusun oleh pemerintah saat ini dengan proses komunikasi dan koordinasi yang baik guna menjaga kepentingan bangsa dan negara. Berbagai inisiatif dan kebijakan ini akan mendorong kemajuan signifikan dan mewujudkan visi Indonesia Emas, serta memastikan bahwa kebijakan fiskal tetap menjadi alat yang efektif dalam mencapai tujuan-tujuan strategis ekonomi negara.

Keberhasilan kepemimpinan Presiden Jokowi ini membuat banyak masyarakat menginginkannya untuk tetap berkontribusi membangun negeri. Dukungan ini datang dari berbagai pihak yang menilai peran mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta tersebut masih sangat dibutuhkan demi membawa Indonesia menuju kejayaan.

Ketua DPD Projo Jawa Barat, Djoni Suherman, menyatakan bahwa pengalaman Jokowi selama 10 tahun terakhir sebagai presiden menjadi alasan kuat agar Presiden Jokowi terus aktif di panggung politik Indonesia. Jadi wajar jika ada partai besar seperti Golkar dan PAN meminta Presiden Jokowi untuk bergabung.

Sementara itu, Sekretaris Projo Jawa Barat, Dedi Barnadi mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan yang stabil bahkan meningkat, menunjukkan bahwa Presiden Jokowi tetap memiliki dukungan kuat dari masyarakat. Kontribusi elektoral Jokowi terhadap partai politik juga sangat signifikan, sehingga masa depan politik Presiden Jokowi pasca kepresidenan akan tetap dibutuhkan dan perannya dianggap vital dalam menjaga momentum pembangunan dan stabilitas Indonesia.

Selama dua periode kepemimpinannya, Presiden Jokowi dinilai berhasil menstabilkan situasi politik, termasuk dalam proses pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif yang berjalan dengan baik. Selain itu, Jokowi juga dianggap berhasil mengendalikan dampak wabah Covid-19 yang melanda dunia. Pemerintah bekerja keras lebih dari dua tahun untuk menjaga stabilitas ekonomi serta memastikan ketersediaan bahan pangan dan obat-obatan. Akibatnya, gejolak masyarakat dapat diredam lebih baik dibandingkan dengan beberapa negara lain yang mengalami kekacauan akibat pandemi.

Prestasi Presiden Jokowi juga terlihat dalam terobosan pembangunan infrastruktur, seperti jalan, bendungan, bandara, pelabuhan, sekolah, dan rumah ibadah yang bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Dengan berbagai capaian tersebut, banyak masyarakat berharap Presiden Jokowi tidak kembali ke Solo, melainkan tetap berkontribusi di tingkat nasional. Indonesia masih membutuhkan pemikiran dan pengalaman Presiden Jokowi, terutama dalam mewujudkan cita-cita besar membangun persatuan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

*Penulis adalah pemerhati politik asal Jawa Tengah

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

August 30, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG JAKARTA — Pemerintah mendorong Program…

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.