• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Program Retreat Upaya Penyamaan Visi Misi dengan Presiden Prabowo

Program Retreat Upaya Penyamaan Visi Misi dengan Presiden Prabowo

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 23 February 2025

Dalam upaya menyelaraskan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah, kegiatan retreat kepala daerah digelar pada 21-28 Februari 2025. Acara ini diikuti oleh kepala daerah hasil Pilkada 2024 di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, tempat Presiden dan Kabinet sebelumnya melakukan retreat.

Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menekankan pentingnya retreat ini sebagai wadah bagi kepala daerah untuk menyampaikan aspirasi serta masukan mereka. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyinkronkan program pemerintah pusat dengan daerah, tetapi juga sebagai forum komunikasi dua arah guna memastikan kebijakan yang diimplementasikan di daerah tidak menyimpang dari tujuan nasional.

“Saya tentu sangat berharap retreat yang diselenggarakan 8-9 hari ke depan itu bukan hanya dalam konteks sinkronisasi program pusat dengan daerah, tetapi juga ajang untuk daerah menyampaikan berbagai macam masukan, aspirasi yang nanti pada akhirnya kita bisa membuat ‘tabulasi’,” ujar Rifqinizamy.

Meskipun demikian, Rifqinizamy menegaskan bahwa pemerintah daerah juga harus diberikan ruang dalam menerapkan kebijakan-kebijakan otonom. Ia mengajak seluruh pihak untuk berpikir positif dalam membangun hubungan antara pemerintah pusat dan daerah agar tetap harmonis dan efektif.

“Saya meyakini yang terjadi sampai dengan detik ini karena kami di Komisi II DPR RI mengurusi urusan pemerintahan daerah, itu adalah keinginan untuk memastikan berbagai macam program-program pusat bisa dilaksanakan dengan baik, dengan benar oleh daerah. Termasuk juga agar daerah itu tidak sewenang-wenang ‘menggunakan’ kewenangan otonominya,” tambahnya.

Retreat ini mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan fisik, diskusi strategi, dan pembekalan intensif. Diharapkan para kepala daerah yang mengikuti program ini dapat lebih memahami dan menjalankan kebijakan nasional dengan baik, sehingga pembangunan di daerah dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional yang diusung oleh Presiden Prabowo.

Kegiatan retreat ini dibagi menjadi dua gelombang, untuk memastikan efektivitas serta optimalisasi hasil yang diharapkan. Dengan adanya program ini, pemerintah berharap bahwa kepala daerah memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan program kerja serta menjaga stabilitas pemerintahan di tingkat daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang membangun jaringan dan kolaborasi antar kepala daerah untuk berbagi pengalaman serta best practice dalam mengelola pemerintahan daerah secara efektif dan efisien. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan seluruh daerah dapat berkontribusi secara maksimal dalam mendukung kebijakan nasional demi kemajuan bangsa.
(*)

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

July 21, 2026

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

July 21, 2026

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk…

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.