• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Program MBG Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Regional

Program MBG Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Regional

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 4 August 2025

Program MBG Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Regional

Jakarta — Selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini terbukti memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, serta membuka peluang besar bagi UMKM lokal untuk naik kelas dan menembus pasar regional.

 

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengatakan pihaknya mendorong lebih banyak pengusaha UMKM terlibat dalam rantai pasok program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

 

“Sampai saat ini program MBG terbukti memberikan efek dan manfaat yang luar biasa bagi rakyat Indonesia,” kata Maman.

 

Maman menuturkan, pengusaha UMKM yang terlibat dalam ekosistem MBG telah menerima banyak manfaat.

 

Ia mendapati, UMKM yang terlibat dalam MBG mampu menyuplai bahan pangan dalam jumlah lebih banyak ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), bahkan bisa mencapai 1 ton sayuran untuk MBG.

 

“Ibu-ibu usaha mikro awalnya cuma dua orang, sekarang jadi 100 orang. Semula suplai hanya ke Tangerang Selatan, sekarang sudah sampai ke Bogor,” katanya.

 

Senada, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana juga mengatakan progran MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak. Namun juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui pelibatan pelaku UMKM koperasi, hingga BUMDes di seluruh Indonesia.

 

“Selain memberikan asupan gizi kepada anak-anak, program MBG juga menghadirkan efek ekonomi luar biasa besar. Ada prinsip ekonomi sederhana yang bergerak di lapisan bawah masyarakat,” ujar Dadan.

 

Menurut Dadan, pelaksanaan program ini juga telah membuka lapangan kerja secara masif. Satu supplier sayuran yang dikunjunginya di Pamulang, misalnya, mempekerjakan 15 orang pekerja lokal.

 

“Bahkan para pekerja di dapur layanan pun telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini tujuannya untuk memberikan perlindungan sosial,” ucap Dadan.

 

Pemerintah optimistis, melalui keberlanjutan Program MBG, akan tercipta ekosistem ekonomi lokal yang sehat dan mandiri. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana intervensi negara dapat menciptakan dampak ganda, menyehatkan generasi bangsa dan mengangkat UMKM ke level yang lebih tinggi.

 

Keberhasilan MBG akan menjadi tolak ukur peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Sehingga optimisme membangun kolaborasi antara lembaga dan instansi menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak

October 2, 2026

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG

October 2, 2026

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak Oleh: Dhita Karuniawati Program Makan Bergizi Gratis…

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG Oleh: Bagas Nurahman Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikembangkan melalui penguatan tata kelola untuk memastikan pelaksanaannya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Salah satu aspek yang semakin mendapat perhatian adalah pemenuhan sertifikasi halal dalam penyelenggaraan program. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem penyediaan pangan yang tidak hanya memperhatikan kandungan gizi dan keamanan, tetapi juga memastikan makanan yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan kehalalan. Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah perbaikan tata kelola yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Percepatan sertifikasi halal bagi program MBG dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan cakupan penerima manfaat yang luas, jaminan kehalalan menjadi bagian penting dalam membangun penyelenggaraan MBG yang semakin tertib, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemenuhan sertifikasi halal bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi langkah strategis karena unit tersebut berada di garis depan dalam penyediaan makanan bagi penerima manfaat. Sertifikasi memberikan kepastian terhadap bahan yang digunakan, proses pengolahan, serta tata kelola produksi makanan. Karena itu, percepatan pemenuhan sertifikasi halal di tingkat SPPG dapat menjadi bagian dari standardisasi pelaksanaan MBG di berbagai daerah sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam konteks tata kelola program, sertifikasi halal menunjukkan bahwa kualitas MBG dibangun melalui standar yang saling melengkapi. Pangan yang disediakan tidak hanya harus memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperhatikan keamanan, kelayakan, mutu, serta ketentuan kehalalan. Pendekatan tersebut membuat perbaikan tata kelola MBG tidak semata berorientasi pada jumlah makanan yang tersalurkan, tetapi juga pada kualitas pangan yang diterima oleh setiap penerima manfaat. Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyatakan konsep pangan dalam Islam mencakup prinsip halal dan thayyib. Halal berkaitan dengan bahan serta proses produksi yang sesuai ketentuan, sedangkan thayyib mencakup kelayakan, mutu, dan keamanan pangan. Penerapan kedua prinsip tersebut secara konsisten menjadi landasan penting untuk membangun penyediaan makanan yang berkualitas dalam program MBG. Prinsip halal dan thayyib juga dapat diterapkan sebagai standar yang menyeluruh dalam rantai penyelenggaraan MBG. Mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi, setiap tahapan perlu dikelola dengan memperhatikan standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, sertifikasi halal tidak berhenti pada dokumen administratif, tetapi menjadi bagian dari proses memastikan tata kelola pangan berjalan secara konsisten dari hulu hingga ke penerima manfaat.…

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG Jakarta – Pemerintah memperkuat mekanisme teknis sertifikasi halal…

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG Jakarta – Pemerintah memperkuat mekanisme teknis sertifikasi halal…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.