• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadhan

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 3 March 2025

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan tetap berlangsung selama bulan Ramadhan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dapat membawa pulang paket makanan untuk berbuka.

“Kita tetap akan melaksanakan, untuk yang berpuasa nanti bisa dibawa pulang. Yang tidak puasa ya silakan dikonsumsi di tempat, terutama untuk daerah-daerah yang mayoritas penduduknya tidak berpuasa,” ujarnya

Kebijakan ini diterapkan di sejumlah daerah dengan mayoritas penerima manfaat beragama Islam dan akan dievaluasi selama pekan pertama Ramadhan.

 

“Kita akan evaluasi selama satu minggu, kalau ternyata seluruhnya tidak puasa, layanan akan kembali normal,” tambahnya.

 

Selain itu, guna menyesuaikan dengan suasana Ramadhan, paket makanan yang dibawa pulang akan dilengkapi dengan kurma.

 

“Untuk menu Ramadhan yang dibawa pulang itu pasti akan ada kurma. Tetapi untuk daerah-daerah yang tidak puasa mungkin tidak usah ada kurma, menu biasa saja,” jelas Dadan.

 

Program MBG mendapat dukungan dari berbagai kepala daerah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak telah menyiapkan anggaran untuk mendukung infrastruktur dan rantai pasok program ini.

 

“Contohnya Jawa Timur sudah menyiapkan Rp700 miliar. Bojonegoro sudah menyiapkan Rp99 miliar. Tapi kami arahkan bukan untuk makan bergizinya tapi untuk penyiapan infrastruktur, rantai pasok dan juga nanti pendampingan-pendampingan,” terang Dadan.

 

Dadan menekankan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah daerah bukan suatu kewajiban. Pemerintah pusat tetap menyediakan dana untuk infrastruktur, rantai pasok, dan pendampingan di daerah-daerah terluar. “

 

Bahkan untuk daerah-daerah terpencil, nanti infrastrukturnya dari Badan Gizi. Yang daerahnya hanya ada satu sekolah, dua sekolah, di remote area, yang mitra tidak tertarik ke sana, kami juga punya budget,” tuturnya.

 

Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Aman, Rasio terhadap PDB Stabil dan Terkendali

June 22, 2026

B50 dan Pembuktian bahwa Energi Domestik Bisa Kompetitif

June 22, 2026

Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Aman, Rasio terhadap PDB Stabil dan Terkendali

By Kata IndonesiaJune 22, 20260

Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Aman, Rasio terhadap PDB Stabil dan Terkendali Jakarta – Posisi…

B50 dan Pembuktian bahwa Energi Domestik Bisa Kompetitif

By Kata IndonesiaJune 22, 20260

B50 dan Pembuktian bahwa Energi Domestik Bisa Kompetitif Oleh: Bayu Nugraha Indonesia akan memasuki babak…

B50 sebagai Strategi Ekonomi untuk Menahan Kebocoran Devisa

By Kata IndonesiaJune 22, 20260

B50 sebagai Strategi Ekonomi untuk Menahan Kebocoran Devisa Oleh: Bara Winatha Pemerintah terus memperkuat strategi…

Mandatori B50 Dipercepat, Pemerintah Amankan Devisa dari Ketergantungan BBM Impor

By Kata IndonesiaJune 22, 20260

Mandatori B50 Dipercepat, Pemerintah Amankan Devisa dari Ketergantungan BBM Impor Jakarta- Pemerintah mempercepat implementasi program…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.