• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»PRIMAGO PEDULI menyalurkan Wakaf 28 Juta Untuk Pembangunan Renovasi Pesantren Darul Hikam Pebayuran Bekasi

PRIMAGO PEDULI menyalurkan Wakaf 28 Juta Untuk Pembangunan Renovasi Pesantren Darul Hikam Pebayuran Bekasi

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 16 September 2020

Bulan Muharram adalah bulan penuh keistimewaan, bulan penuh kebaikan dan bulannya anak Yatim.

Maka dari itu, PRIMAGO Peduli sebagai sayap sosialnya Yayasan Pendidikan Primago Indonesia (Sekolah Khusus Persiapan Masuk GONTOR) dari tahun 2018 tergerak untuk membangun kepedulian untuk sesama, baik antar alumni Pesantren, santri, walisantri maupun Masyarakat umum lainnya.

Sinergitas Primago Peduli dengan Yayasan Pecinta Anak Yatim dan Doeafa Indonesia Tercinta (PAY & Do IT) sebagai wujud nyata Peduli pada sesama serta responsif dan peka pada kondisi di sekitar kita. Kepekaan itu selain ditunjukkan dengan perasaan empati dan simpati juga diperlihatkan dengan tindakan-tindakan positif seperti membantu dengan ringan tangan apa bila orang di sekitar membutuhkan bantuan.

Baca juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, PLN Resmikan Pengoperasian Listrik Pompa Sawah Desa Golan

#GerakanAyoPeduli sesama merupakan sebuah manifestasi gerakan kepedulian dan bagian dari ketakwaan seorang Muslim. Seseorang yang memiliki rasa peduli dan kemanusiaan terhadap sesama, maka Allah Swt telah menjanjikan kemudahan dan pertolongan kembali untuknya di dunia dan akhirat.

Alhamdulillah, kali ini PRIMAGO Peduli Menyerahkan Wakaf Pembangunan Renovasi Pesantren Darul Hikam yang berlokasi di Kp. Kobakrengas Desa Karangjaya Pebayuran Bekasi. Ada 3 kegiatan yang dilaksakanan secara bersamaan, diantaranya: Penyerahan Wakaf Pembangunan sebesar 28 Juta Rupiah, Bazar Baju Layak Pakai 100% penjualan untuk sedekah ke Pesantren, Santunan Anak Yatim di Sekitar Pondok Darul Hikam.

“Program ini merupakan bentuk dukungan moril dan materil dari PRIMAGO Peduli untuk pesantren Darul Hikam agar bisa menyelesaikan renovasi pembangunan pesantren yang segera, sehingga bisa melaksanakan kembali proses pendidikan dan pengajaran pesantren bagi masyarakat, remaja dan anak yatim yang ada dilingkungan pesantren”, terang Ketua Yayasan Pendidikan Primago Indonesia, Awaluddin Faj M.Pd.

Selain itu, lanjut Awaludin Faj “kegiatan ini bisa terlaksana berkat dukungan semua pihak para Muhsinin, Donatur dari wali Murid Primago School, gerakan berbagi PAY & Do IT, serta Dirgantara Group yang ikut serta dalam mensupport dan mensukseskan kegiatan ini”.

Harapannya semoga Program Program Primago Peduli bisa terus berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat luas, baik ke alumni pesantren, santri serta Masyarakat luas.

“Insya Allah bantuan tahap kedua akan dibuka kembali, dana tersebut akan digunakan untuk finishing renovasi, dari mulai pengecetan tembok, memperbaiki jendela, paving lingkungan pondok untuk bisa digunakan sarana bermain dan olahraga untuk santri dan masyarakat hingga pagar, untuk itu kami mengajak kembali pada donatur, muhsinin untuk mensupport program wakaf tahap kedua ini.

Semoga bantuan yang diberikan sedikit banyak bisa memberi manfaat dan ladang jariyah yang tak akan putus diakhir kelak bagi semua pihak yang mendukung kegiatan PRIMAGO Peduli. Amien Allahuma Amien.” tutupnya.

“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk Pesantren kami, karena sudah lama bangunan ini belum bisa difungsikan dengan baik karena kendala biaya, karena lembaga ini adalah lembaga wakaf, serta pendidikannya gratis, sehingga kami sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan lewat PRIMAGO Peduli ini. Doa kami semoga ini jadi amal jariyah bagi semua donatur yang telah membantu Pesantren Darul Hikam ini, Aamiin Allahumma Aamiin” ungkap H. Asnawi selaku pimpinan pesantren.

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

September 15, 2026

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

September 15, 2026

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla Oleh: Samuel Yohanes Kebakaran hutan…

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak Oleh: Yandi Arya Adinegara Kebakaran hutan dan…

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan  Oleh : Catur Ronggo  Persoalan agraria di Indonesia tidak sekadar menyangkut siapa yang menguasai sebidang tanah. Di balik konflik lahan terdapat persoalan kepastian hukum, tumpang tindih regulasi, akses masyarakat terhadap sumber penghidupan, hingga ketimpangan pemanfaatan ruang. Karena itu, langkah pemerintah bersama DPR untuk menghadirkan kerangka hukum reforma agraria yang lebih komprehensif menjadi momentum penting untuk mengakhiri persoalan yang selama ini berlarut-larut. Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri menilai kompleksitas konflik agraria menunjukkan kebutuhan terhadap aturan khusus yang mampu menjadi mekanisme penyelesaian secara lebih jelas. Menurutnya, persoalan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan tanah, tetapi juga bersinggungan dengan regulasi dan kepentingan antarsektor. Ia mencontohkan adanya desa yang berada dalam kawasan hutan serta persoalan masyarakat adat dan kelompok masyarakat lainnya. Karena itu, RUU Reforma Agraria diharapkan tidak berhenti pada norma, tetapi memiliki kekuatan untuk mengeksekusi keputusan penyelesaian konflik. Pandangan tersebut menjadi semakin relevan setelah RUU Reforma Agraria disahkan sebagai RUU inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna pada 8 September 2026. Rancangan tersebut memuat 70 pasal dalam 16 bab, antara lain mengatur restitusi, redistribusi tanah, pemberdayaan penerima reforma agraria, serta gagasan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Lembaga tersebut dirancang bertanggung jawab kepada Presiden dan memiliki tugas dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi reforma agraria. Bagi pemerintah, perkembangan tersebut dapat menjadi fondasi untuk membangun penyelesaian konflik yang tidak parsial. Kepastian mengenai siapa yang berwenang menangani persoalan, bagaimana keputusan dilaksanakan, serta bagaimana masyarakat memperoleh manfaat setelah mendapatkan tanah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reforma agraria. Tanpa mekanisme yang kuat, redistribusi tanah berisiko hanya menjadi proses administratif tanpa dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menawarkan pendekatan yang berangkat dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Ia mengusulkan agar pemerintah desa diberikan fungsi yang tegas dalam menerima pengaduan, mengidentifikasi fakta, memfasilitasi pemetaan, dan memediasi konflik lokal. Menurut Yandri, pelibatan desa penting karena konflik agraria kerap bersinggungan langsung dengan ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat. …

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani Oleh : Radjiman Arif Ketimpangan penguasaan lahan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.