• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Energi»Presiden Prabowo Tegas Libas Korupsi Migas, Mafia di Pertamina Tak Bisa Lagi Sembunyi

Presiden Prabowo Tegas Libas Korupsi Migas, Mafia di Pertamina Tak Bisa Lagi Sembunyi

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 6 March 2025

Presiden Prabowo Tegas Libas Korupsi Migas, Mafia di Pertamina Tak Bisa Lagi Sembunyi

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam membongkar mafia migas yang selama bertahun-tahun menggerogoti keuangan negara. Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero) periode 2018-2023 kini tengah diusut Kejaksaan Agung, dengan sembilan tersangka dari kalangan petinggi Pertamina dan pihak swasta.

 

Kejaksaan Agung terus mendalami kasus ini dengan memeriksa delapan saksi pada, termasuk pebalap dan influencer otomotif, Fitra Eri Purwotomo.

 

“Kejaksaan Agung melalui tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus memeriksa delapan orang saksi,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar.

 

Para saksi yang diperiksa antara lain:

1. MP – Direktur Pembinaan Usaha Hilir pada Ditjen Migas Kementerian ESDM

2. ARH – Sub Koordinator Harga BBM pada Ditjen Migas Kementerian ESDM

3. DM – Kepala Divisi Akuntansi SKK Migas

4. CMS – Koordinator Subsidi BBM dan Gas Bumi pada Ditjen Migas Kementerian ESDM

5. AA – Manager QMS PT Pertamina (Persero)

6. ESJ – Staf Analyst Planning PT Pertamina Hulu Rokan

7. ES – VP Procurement and Contracting PT Pertamina Hulu Rokan WK Rokan

8. FEP – Influencer otomotif

 

Harli tidak merinci alasan spesifik mengapa Fitra Eri diperiksa, tetapi menegaskan bahwa seluruh saksi diperiksa untuk memperkuat pembuktian serta melengkapi berkas perkara.

 

Hingga kini, Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka, terdiri dari enam pejabat di Sub Holding Pertamina dan tiga pihak swasta. Tersangka dari Pertamina:

 

1. RS – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga

2. SDS – Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional

3. YF – Direktur Utama PT Pertamina Internasional Shipping

4. AP – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional

5. MK – Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga

6. EC – VP Trading Operation PT Pertamina Patra Niaga

 

Tersangka dari Pihak Swasta:

 

1. MKAR – Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa

2. DW – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa & PT Jenggala Maritim

3. GRJ – Komisaris PT Jenggala Maritim & Direktur PT Orbit Terminal Merak

 

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai bahwa kasus korupsi ini adalah perampokan negara melalui markup impor minyak mentah, impor BBM, serta pengapalan minyak mentah dan BBM.

 

“Tidak hanya merugikan Pertamina, tetapi juga terjadi pembengkakan beban APBN untuk subsidi BBM,” ujarnya.

 

Fahmy menegaskan bahwa Kejaksaan Agung harus tetap fokus dalam mengungkap mega korupsi di Pertamina, yang melibatkan berbagai petinggi perusahaan, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, serta sejumlah Dirut dan Komisaris perusahaan swasta.

 

[]

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas Oleh: Rangga Mahendra Program Makan Bergizi…

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.