• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Presiden Prabowo Targetkan Seluruh Anak Dapat Akses Makan Bergizi Gratis pada Akhir 2025

Presiden Prabowo Targetkan Seluruh Anak Dapat Akses Makan Bergizi Gratis pada Akhir 2025

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 9 June 2025

Presiden Prabowo Targetkan Seluruh Anak Dapat Akses Makan Bergizi Gratis pada Akhir 2025

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa seluruh anak di Indonesia akan mendapatkan akses makan bergizi gratis paling lambat pada akhir 2025.

 

Ia menyadari bahwa pelaksanaan program ini tidak mudah, namun menegaskan bahwa pemerintah sudah menyiapkan anggarannya.

 

“Makan bergizi ini secara fisik tidak mudah untuk segera menyentuh seluruh rakyat. Karena itu, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, minta maaf kepada semua orang tua dan anak-anak yang belum menerima. Tapi saya yakin, di akhir 2025 semua anak Indonesia akan dapat makan bergizi,” ujar Presiden Prabowo.

 

Ia menjelaskan, tantangan utama tidak hanya pada pendistribusian secara fisik, tetapi juga dalam menjaga akuntabilitas anggaran.

 

“Proses pengamanan dana agar tidak disalahgunakan juga memerlukan waktu. Tapi saya tekankan, kita harus mencari cara terbaik dan tercepat agar anak-anak kita segera merasakan manfaatnya,” tegasnya.

 

Presiden juga menambahkan, meskipun program ini tergolong besar dan kompleks, pemerintah telah memastikan pendanaan tersedia.

 

“Ini proyek besar, tidak ringan secara fisik. Tapi saya jamin, dananya ada. Anak-anak Indonesia pasti dapat makan bergizi. Yang tidak butuh, tidak usah ikut. Berikan jatahnya kepada yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.

 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa hingga Mei 2025, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 4,4 juta penerima manfaat melalui 1.583 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) di seluruh provinsi.

 

“Per Mei, kita sudah layani 4,4 juta orang di 1.583 SPPG di 38 provinsi. Awalnya hanya 190 SPPG dan 300-400 penerima,” ujar Dadan.

 

Ia menargetkan jumlah penerima akan melonjak menjadi 20 juta pada Agustus, mencakup ibu hamil, menyusui, balita, hingga siswa dari PAUD sampai SMA serta santri.

 

Dadan menilai program ini sebagai investasi strategis untuk mewujudkan generasi emas 2045.

 

“Manfaat jangka panjangnya besar, tapi dalam waktu dekat kita sudah lihat dampaknya, misalnya peningkatan kehadiran siswa dari 70-75 persen menjadi 95 persen,” katanya.

 

Di Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama mulai menjalankan Program MBG pada Juni 2025 untuk 4.926 siswa di tiga distrik.

 

Bupati Elysa Auri menegaskan penggunaan bahan baku lokal agar program ini turut menggerakkan ekonomi masyarakat.

 

“Belanja bahan bakunya tidak keluar dari Wondama. Pedagang lokal sudah disiapkan,” ujarnya.

 

 

 

[edRW]

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.