• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Presiden Perkuat Hilirisasi Riset untuk Energi, Pangan, dan Ekonomi

Presiden Perkuat Hilirisasi Riset untuk Energi, Pangan, dan Ekonomi

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 13 August 2026

Presiden Perkuat Hilirisasi Riset untuk Energi, Pangan, dan Ekonomi

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memperkuat arah hilirisasi riset nasional agar hasil penelitian dapat memberikan dampak langsung bagi kebutuhan masyarakat, ketahanan pangan, energi, kesehatan, hingga pertumbuhan ekonomi. Pemerintah mendorong agar inovasi yang dihasilkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat diproduksi secara massal dan dikembangkan menjadi solusi atas berbagai persoalan strategis nasional.

 

 

 

 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sejak awal menjadi salah satu perhatian utama Presiden Prabowo. Karena itu, pemerintah terus melakukan konsolidasi riset dengan kementerian dan lembaga terkait agar arah penelitian semakin tajam dan berorientasi pada kebutuhan bangsa.

 

 

 

 

“Tujuannya hanya satu, yaitu mengonsolidasikan dan menajamkan riset kita dengan tujuan untuk menghasilkan riset-riset yang langsung berdampak dan bisa menyelesaikan problem-problem yang dihadapi bangsa kita,” ujar Prasetyo.

 

 

 

 

Perhatian Presiden terhadap sektor riset juga ditunjukkan melalui penambahan anggaran penelitian sebesar Rp4 triliun. Kepala BRIN Arif Satria mengatakan tambahan pendanaan tersebut diarahkan untuk mempercepat pengembangan dan hilirisasi berbagai inovasi nasional.

 

 

 

 

“Beliau sudah memberikan policy akan ada tambahan Rp4 triliun dana riset. Saat ini antara Mendikti Saintek dan BRIN sedang menyusun proposal dan proporsinya sedang diatur,” kata Arif.

 

 

 

 

BRIN sendiri mengajukan tambahan sekitar Rp1 triliun untuk mendorong hilirisasi hasil penelitian yang telah dipaparkan kepada Presiden.

 

 

 

 

Sejumlah inovasi yang mendapat perhatian antara lain pengembangan benih unggul padi dan bawang dengan produktivitas tinggi, teknologi desalinasi dan pengolahan air, obat-obatan berbiaya murah, vaksin, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

 

 

 

 

Di sektor energi, teknologi Absorbed Natural Gas (ANG) berbasis Metal Organic Framework juga dinilai memiliki potensi besar. Teknologi tersebut memungkinkan penyimpanan gas alam dengan kapasitas lebih besar pada tekanan rendah sehingga berpeluang menjadi alternatif terhadap LPG impor.

 

 

 

 

“Kalau biasanya orang menggunakan tabung LPG 3 kilogram dalam waktu 10 hari, dengan menggunakan ANG yang dimiliki BRIN ini bisa menjadi 15 hari. Itu efisiensi yang sangat bagus sekali,” ujar Arif.

 

 

 

 

Jika berhasil dikomersialisasikan, inovasi tersebut diperkirakan mampu menghemat devisa hingga Rp26 triliun per tahun.

 

 

 

 

Prasetyo menambahkan, Presiden meminta setiap hasil penelitian dihitung nilai keekonomian dan kapasitas produksinya agar dapat dikembangkan dalam skala besar.

 

 

 

 

“Kalau kita bicara penelitian, pada ujungnya harus ada kemampuan untuk memproduksi dalam jumlah yang cukup besar karena memang yang kita perlukan jumlahnya cukup banyak,” katanya.

 

 

 

 

Melalui penguatan pendanaan dan hilirisasi riset, pemerintah berharap inovasi nasional semakin mampu menopang kemandirian energi, memperkuat ketahanan pangan, menciptakan produk bernilai tambah, sekaligus menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh

September 14, 2026

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

September 13, 2026

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh Oleh: Dhita Karuniawati Perekonomian Indonesia…

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh Oleh : Adi Hertanto Perlambatan ekonomi global…

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh Oleh : Adi Hertanto Perlambatan ekonomi global…

Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil Berkat Investasi dan Hilirisasi

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil Berkat Investasi dan Hilirisasi Jakarta – Perekonomian Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.