• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Presiden: Kunjungannya ke Luar Negeri Bukan Jalan-Jalan, Tapi untuk Amankan Pasokan Minyak Kita

Presiden: Kunjungannya ke Luar Negeri Bukan Jalan-Jalan, Tapi untuk Amankan Pasokan Minyak Kita

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 9 April 2026

Presiden: Kunjungannya ke Luar Negeri Bukan Jalan-Jalan, Tapi untuk Amankan Pasokan Minyak Kita

*Jakarta* – Dihadapan para menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga pejabat eselon I, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa rangkaian kunjungan dinasnya ke luar negeri bertujuan untuk mengamankan pasokan minyak bagi kebutuhan dalam negeri.

 

Hal ini disampaikannya dalam taklimat Presiden guna menjawab anggapan bahwa kunjungan luar negeri Presiden hanya sekadar perjalanan biasa.

 

“Prabowo dibilang jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara, untuk amankan minyak, saya harus ke mana-mana,” tegasnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4).

 

Presdien Prabowo juga mengungkapkan akan kembali melakukan perjalanan dinas dalam waktu dekat dengan misi serupa.

 

“Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara. Nanti begitu aku berangkat, kau tahu kemana. Amankan (minyak) juga,” jelasnya.

 

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyiapkan berbagai strategi Indonesia menghadapi dampak eskalasi perang AS-Israel dengan Iran. Presiden Prabowo meminta agar pemerintah bersatu dan tidak boleh ada pemikiran sektoral.

 

“Kita juga harus menyesuaikan pada saatnya dengan kondisi harga-harga BBM di dunia, tapi yang jelas kepentingan rakyat paling bawah akan kita jaga kemudian langkah-langkah kita untuk amankan BBM yang kita sudah putuskan,” ucap Presiden Prabowo.

 

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif, dengan menjalin hubungan baik dengan berbagai negara. Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

 

“Saya percaya diri, tidak ada itu bagi saya ‘Indonesia gelap’. Indonesia cerah di saat banyak negara susah,” katanya.

 

Di sisi lain, langkah diplomasi tersebut, diharapkan stabilitas energi dan ekonomi nasional tetap terjaga.

 

“Kalau terjadi perang dunia ketiga, negara mana yang aman? Indonesia termasuk papan atas,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah melakukan kunjungan ke Jepang dan Republik Korea pada akhir Maret hingga awal April 2026. Agenda tersebut bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk sektor energi.

 

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, pemerintah perlu aktif menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai negara, khususnya untuk menjaga stabilitas sektor energi nasional. Kunjungan Presiden Prabowo ke luar negeri menjadi bagian dari strategi diplomasi energi untuk memastikan ketersediaan pasokan minyak tetap terjaga. [*]

PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan dan Haul Pendiri NKRI di Masjid Istiqlal

August 6, 2026

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

August 6, 2026

PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan dan Haul Pendiri NKRI di Masjid Istiqlal

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Pengurus Besar Jamiyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (PB JATMA ASWAJA) kembali menggelar…

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik Jakarta – Wacana pembentukan kabinet bayangan…

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik  Oleh: Ratna Komala Gelombang transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh, mengonsumsi, dan menyebarkan informasi. Kehadiran platform digital dengan algoritma yang dirancang untuk memaksimalkan atensi telah menciptakan ekosistem informasi yang bergerak sangat cepat, tetapi tidak selalu mengutamakan akurasi. Konten yang memancing emosi sering kali memperoleh jangkauan lebih luas dibandingkan informasi yang telah melalui proses verifikasi. Dalam situasi demikian, jurnalisme berkualitas menjadi semakin penting sebagai penopang ruang publik yang sehat, menjaga nalar masyarakat agar tetap berpijak pada fakta di tengah derasnya arus disinformasi. Peran pers tidak lagi terbatas sebagai penyampai berita, melainkan menjadi institusi yang menjaga kualitas demokrasi melalui penyajian informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Jurnalisme yang profesional berfungsi sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat melalui informasi yang akurat. Namun, tantangan yang dihadapi industri media semakin kompleks akibat dominasi algoritma platform digital global yang mengubah pola distribusi informasi sekaligus memengaruhi model bisnis media. Ketimpangan tersebut menuntut hadirnya kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih adil bagi seluruh pelaku industri pers. Dalam konteks itu, langkah pemerintah menghadirkan regulasi mengenai tanggung jawab platform digital menjadi bagian penting dari upaya memperkuat keberlanjutan jurnalisme nasional. Kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi inovasi teknologi, melainkan membangun keseimbangan antara perkembangan platform digital dan keberlangsungan media yang menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. Ruang digital yang sehat membutuhkan mekanisme yang memastikan informasi yang diproduksi melalui proses jurnalistik memperoleh posisi yang layak di tengah banjir konten yang beredar tanpa proses verifikasi. Dengan demikian, kepentingan publik tetap menjadi orientasi utama dalam tata kelola informasi nasional. Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menegaskan bahwa Kemenko Polkam memiliki peran strategis dalam mengawal penyusunan Peraturan Presiden mengenai tanggung jawab platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Menurut Eko Dono Indarto, pembentukan Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat, menjaga kualitas pers nasional, sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan di ruang digital. Kehadiran pedoman pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan secara terukur. Komitmen pemerintah tersebut menunjukkan bahwa penguatan jurnalisme dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan informasi nasional. Lebih jauh, lahirnya pedoman pelaksanaan kewajiban platform digital memberikan kepastian mengenai tanggung jawab setiap pemangku kepentingan dalam membangun ruang digital yang lebih sehat. Selama ini, perusahaan platform memperoleh manfaat ekonomi yang besar dari distribusi konten jurnalistik, sementara media menghadapi tekanan finansial yang semakin berat akibat perubahan pola konsumsi informasi. Ketimpangan tersebut berpotensi melemahkan kualitas jurnalisme apabila tidak diimbangi dengan tata kelola yang lebih berkeadilan. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah menjadi instrumen penting untuk menciptakan hubungan yang lebih seimbang antara inovasi digital dan keberlanjutan industri pers. Di sisi lain, perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan tantangan baru terhadap kredibilitas informasi. Teknologi AI memungkinkan produksi konten dalam jumlah besar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi tidak seluruhnya dibangun di atas prinsip verifikasi dan etika jurnalistik. Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran informasi yang menyesatkan, manipulasi visual, hingga lahirnya narasi yang sulit dibedakan dari fakta. Akibatnya, kemampuan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar semakin bergantung pada keberadaan media yang menjunjung tinggi profesionalisme.…

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya Oleh : Antonius Utomo Perkembangan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.