• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Presiden Jokowi Komitmen Membangun IKN dan Wujudkan Indonesia Maju

Presiden Jokowi Komitmen Membangun IKN dan Wujudkan Indonesia Maju

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 3 March 2023

Presiden Jokowi Komitmen Membangun IKN dan Wujudkan Indonesia Maju

Oleh : Shenna Aprilya Zahra

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo kembali mengujungi Ibu Kota Negara (IKN) pada pada 23 Februari 2023 lalu. Kedatangan kepala negara itu menjadi wujud komitmen Pemerintah untuk membangun IKN demi memajukan Indonesia.

Pemerintah terus mempercepat pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Dalam kesempatan kunjungan ke IKN, Presiden Jokowi mengungkapkan pemaparannya bahwa pembangunan IKN merupakan sebuah lompatan besar untuk mewujudkan Indonesia maju.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat peresmian Pembukaan Muktamar ke-XVIII Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, yang diselenggarakan di Balikpapan Sport and Convention Center, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, beberapa waktu silam.

Menurut Kepala Negara, alasan utama dibangunnya IKN adalah pemerataan baik dari sisi ekonomi, penduduk, maupun infrastruktur pembangunan.

Dalam hal ini Presiden Jokowi mengatakan bahwa selama ini penduduk di Indonesia mayoritas berada di Jawa dengan 58 persen (PDB ekonomi), dan 56 persen penduduk Indonesia itu ada di Jawa. Betapa padatnya Pulau Jawa sehingga butuh yang namanya pemerataan pembangunan, bukan bersifat Jawasentris tapi Indonesiasentris.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menekankan bahwa pemindahan ibu kota bukan hanya sekedar pemindahan fisik terkait bangunan atau gedung-gedung pemerintahan. Melainkan karena, pemindahan budaya kerja dan pola pikir baru dengan disertai sistem dan sumber daya manusia yang dipersiapkan dengan sangat baik.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni Basuki Hadimuljono menyatakan siap dan ikut serta dalam pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Menurut Basuki Hadimuljono, pembangunan IKN bukan sekedar memindahkan kota dan gedung-gedung pusat pemerintahan, tetapi juga merencanakan pusat perkotaan yang modern dengan prinsip Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai Future Smart Forest City of Indonesia.
Menurut Menteri PUPR tersebut, pindahnya ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan lompatan besar menuju Indonesia baru yang menawarkan peluang besar. Dia menambahkan jika selanjutnya IKN baru harus menunjukkan keberlanjutan kehidupan aspek sosial,ekonomi, dan lingkungan.
Lanjutnya Basuki menambahkan bahwa Potensi besar pengembangan IKN sekaligus menjadi tantangan yang besar bagi para arsitek, perencana kota, spesialis ahli tata kota urban design dan insinyur untuk berpartisipasi dan berkolaborasi. Kami sangat menantikan ide dan kreativitas baru berdasarkan filosofi sebuah kota modern yang terintegrasi dengan kearifan lokal.
Menteri PUPR ini berharap ketiga pilar visi dan tujuan IKN baru menjadi cerminan bagi kemajuan bangsa, sehingga dapat dijadikan contoh untuk pembangunan kota-kota lain di Indonesia. Mencerminkan identitas bangsa, yang diterjemahkan dalam urban design secara filosofis dari pilar-pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Karena itu, konsep pembangunan IKN baru meminimalisir intervensi terhadap alam, mengintegrasikan ruang-ruang hijau serta biru dan mempertahankan keberadaan hutan Kalimantan atau City in the Forest.
Kemudian, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ini merupakan kota yang cerdas dan modern berstandar Internasional. IKN baru menjadi kota yang compact, mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, transformasi di sejumlah bidang akan dilakukan dari transformasi lingkungan, masyarakat, hingga mobilitas itu sendiri. Menurut Presiden, transportasi di IKN Nusantara pada akhirnya akan menggunakan energi hijau yang efisien sekaligus hemat energi dan rendah karbon dioksida.
Presiden Joko Widodo ini mengungkapkan bahwa membangun IKN yang benar-benar menunjukan kebesaran bangsa Indonesia, mencerminkan identitas nasional, menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan, mewujudkan kota hutan, smart city, kota modern, dan berkelanjutan, serta memiliki standar Internasioanal
Selain itu Presiden menilai bahwa KN juga memenuhi komitmen Indonesia untuk penanggulangan perubahan iklim yang terlihat dari pencapaian dan pengelolaan berbagai indikator menuju net zero carbon dan 100 persen energi baru dan terbarukan pada tahun 2060.
Menurut Presiden, proyek pembangunan IKN bukanlah proyek jangka pendek dan akan memakan waktu pembangunan 10 sampai 15 tahun mendatang. Meski demikian Presiden menegaskan bahwa pembangunan infrasturuktur IKN sudah mulai dikerjakan, terbukti dengan terlihatnya dari pembangunannya.
Dalam keterangan di depan awak media, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa Kawasan Istana Kepresidenan akan siap digunakan untuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI pada bulan Agustus 2024 mendatang.
Selain itu, Presiden sangat menyadari bahwa pembangunan IKN Nusantara mendapat perhatian berbagi pihak sehingga muncul banyak aspirasi dan harapan tinggi terhadapnya. Hal tersebut menjadikan IKN sebagai pekerjaan besar bersama yang membutuhkan kontribusi, peran, dan kerja sama semua pihak yang berkontribusi.
Maka dari itu, dengan adanya pembangunan IKN Nusantara ini menjadi sejarah baru yang ditorehkan Indonesia untuk menciptakan perubahan transformasi yang berdampak terhadap kemajuan Indonesia di waktu yang akan mendatang. Oleh sebab itu, diperlukan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia, agar pembangunan IKN dapat lekas terealiasasi sesuai harapan banyak pihak.

)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua

July 14, 2026

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo

July 14, 2026

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua MERAUKE – Pembangunan Proyek…

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo Oleh : Aditya Akbar Pemerintah…

Satgas PHK Jadi Kado Nyata Presiden Prabowo untuk Proteksi Kaum Buruh

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Satgas PHK Jadi Kado Nyata Presiden Prabowo untuk Proteksi Kaum Buruh Oleh: Sapto Jayadi Kebijakan…

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan yang berkualitas bukan hanya ditandai oleh hadirnya infrastruktur atau meningkatnya nilai investasi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan lapangan kerja yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam konteks Papua, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Merauke menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kebijakan pemerintah diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Melalui pembangunan kawasan perkebunan tebu dan industri gula serta bioetanol, pemerintah menghadirkan fondasi ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selama bertahun-tahun, Papua menghadapi tantangan dalam menciptakan lapangan kerja yang memadai seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja. Di sisi lain, potensi sumber daya alam yang melimpah membutuhkan pengelolaan yang mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Pemerintah menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan PSN yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi nasional, tetapi juga pada penciptaan kesempatan kerja dalam jumlah besar. Dengan demikian, pembangunan tidak berhenti pada aspek fisik, melainkan menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.