• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Presiden Jokowi Kecam Serangan Israel

Presiden Jokowi Kecam Serangan Israel

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 18 May 2021

Oleh : Zainudin Zidan

Israel kembali menyerang Palestina dan dengan kejamnya mereka memberondong peluru, sehingga lebih dari 100 orang menjadi korban. Kekejian Israel langsung dikritik keras oleh seluruh pemimpin negara lain, termasuk Presiden Jokowi. Beliau mengecam Israel dan mendesak PBB agar bertindak tegas untuk menangani masalah ini.

Saat rakyat Palestina diserang oleh tentara Israel, maka Presiden Jokowi langsung bereaksi keras. Beliau menegaskan bahwa Indonesia akan terus bersama Palestina dan mengutuk kekejaman yang ada di sana. Juga mendorong Dewan Keamanan PBB agar segera menurunkan tentaranya dan menengahi konflik, agar tidak terjadi perang berkepanjangan.

Serangan ke Palestina sungguh menyesakkan dada karena pertama mereka menyerang kompleks masjid, dan perusakan terhadap rumah ibadah adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang sangat keras. Kedua, korban dari kekerasan tentara Israel rata-rata adalah wanita dan anak-anak, sehingga mereka yang tak bersalah malah harus kehilangan nyawa dan syahid.

Presiden Jokowi langsung menghubungi beberapa pemimpin dunia, seperti Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, PM Singapura Lee Hsien Loong, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah dan PM Malaysia Muhyiddin Yassin.

Tujuan dari audensi via telepon ini adalah untuk membahas masalah konflik antara Israel dan Palestina, agar segera ada solusi untuk mengurangi penderitaan rakyat Palestina.

Dalam pembicaraannya, Presiden Jokowi membahas tentang keadaan warga sipil Palestina di jalur Gaza. Presiden meminta agar agresi ke Palestina dihentikan. Karena serangan ini telah meruntuhkan gedung dan perumahan penduduk, sehingga 10.000 warga di Gaza mengungsi ke tempat yang aman.

Serangan Israel terhadap Palestina mendapat kecaman dari Presiden Jokowi, karena mereka melakukannya tidak hanya sekali, melainkan sudah berkali-kali. Konflik karena perebutan wilayah ini terjadi berlarut-larut, tetapi belum ada solusi untuk mengakhirinya. Sehingga rakyat Palestina yang jadi korban.

Indonesia tak hanya membantu dari segi moril tetapi juga materiil. Bantuan dana juga akan diberikan untuk mengurangi penderitaan rakyat Palestina. Sehingga mereka bisa bertahan hidup dan tak lagi kesusahan karena harta bendanya hancur kena bom saat ada penyerangan oleh tentara Israel.

Setelah ada desakan dari Presiden Jokowi, akhirnya Sekretaris Jendral PBB Antonio Guiterres bersuara. Ia menilai serangan di jalur Gaza melanggar hukum internasional. Ia juga kecewa karena banyak korban dari warga sipil, dan kebanyakan mereka adalah anak-anak yang tak bersalah.

Ketika PBB sudah bereaksi, maka Israel mempertimbangkan untuk gencatan senjata. Apalagi pemerintahan Israel ditentang oleh banyak pihak, mulai dari Indonesia dan banyak negara lain, hingga rakyatnya sendiri. Mereka yang masih memiliki hati, juga tak setuju akan kekejaman tentara Israel dan mengutuk pengusiran terhadap warga Palestina di perbatasan.

Keberhasilan ini tentu melegakan karena ada harapan untuk mengakhiri serangan terhadap penduduk Palestina. Semoga ini menjadi akhir untuk mengakhiri konflik dan menyelamatkan warga Palestina. Karena faktanya, Palestina sudah merdeka secara resmi dan diakui oleh dunia internasional pada tahun 1988. Jangan ada lagi serangan yang memicu modus penjajahan.

Mengapa Sekjen PBB Antonio Guterres mau mendengar suara Indonesia? Karena saat ini Indonesia menjadi salah satu anggota Dewan Keamanan PBB, sehingga posisinya berpengaruh di dunia internasional. Jika pemerintah Indonesia menekan, akan ada dukungan juga dari negara lain, sehingga PBB bisa bersikap tegas untuk mengakhiri permasalahan di Palestina.

Ketika Israel menyerang Palestina secara terang-terangan, maka pemerintah Indonesia langsung mengecam, juga mendesak PBB agar langsung bertindak untuk menengahi konflik ini. Indonesia berhasil jadi juru damai dan pemerintah berusaha menyelamatkan rakyat Palestina secara diplomasi modern.

Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

August 27, 2026

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

August 27, 2026

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir Oleh : Gavin Asadit Pemerintah terus memperkuat…

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih INDRAMAYU — Pemerintah terus mematangkan pembangunan…

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG Oleh : Irfan Aditya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan cakupan penerima manfaat yang terus bertambah di berbagai daerah, pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan program berskala nasional ini harus diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Oleh karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Dalam setiap kebijakan publik, kritik merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang perlu diapresiasi. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kemampuan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Masukan mengenai kualitas makanan, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, maupun pelayanan di lapangan menjadi indikator penting untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Pendekatan yang terbuka terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa pelaksanaan program harus terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul selama implementasi. Komitmen pemerintah dalam menerima kritik juga tercermin dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari proses memperkuat tata kelola program sehingga seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan, dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, yang menilai pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. Menurutnya, DPR RI mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan yang ketat agar setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Pihaknya juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat hendaknya dijadikan bahan evaluasi bersama sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan secara cepat dan tepat tanpa mengurangi tujuan utama program.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.