• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Prajaniti Bali: Masyarakat Bali Harus Melayani Delegasi KTT G20 dengan Tulus Hati

Prajaniti Bali: Masyarakat Bali Harus Melayani Delegasi KTT G20 dengan Tulus Hati

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 16 November 2022

Prajaniti Bali: Masyarakat Bali Harus Melayani Delegasi KTT G20 dengan Tulus Hati

Masyarakat Bali sudah seharusnya melayani delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) dengan tulus hati, tanpa membeda-bedakan. Demikian disampaikan Ketua DPD Prajaniti Hindu Indonesia, Bali Dokter Wayan Sayoga di Denpasar, Minggu 13 November 2022. Karena yang datang dari berbagai negara itu, mulai dari pimpinan tertingginya, para menteri, staf, wartawan dan keluarganya.

“Bila kita melayani dengan sepenuh hati, mereka pasti akan ingat dan mencatatnya dengan baik. Dan nama Bali pasti akan semakin baik.”

Bali perlu terus punya nama baik, karena kedepannya, dunia semakin penuh ketidakpastian perekonomian, belum lagi ancaman perang di sejumlah negara. Karena itu, pada kesempatan ini jangan sampai diabaikan momentumnya.

Dokter yang juga penekun spiritual ini, menjelaskan Prajaniti adalah lembaga independen. Sebuah lembaga keumatan Hindu yang mengambil peran untuk membangun kesadaran masyarakat dan memberi pelayanan pelayanan sosial, termasuk memberi pemikiran-pemikiran kepada pemerintah dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar tatanan kehidupan berjalan dengan lebih baik.

Terkait pandemi COVID-19, Bali termasuk yang paling parah dan ambruk, demikian pula recoverynya. Bila daerah lain, seperti Yogyakarta perlu 3 sampai 6 bulan, Bali perlu lebih lama lagi.

Bali yang bersandar cukup besar pada pariwisata, perekonomiannya sangat rapuh, setiap ada isu atau kejadian seperti erupsi gunung, bencana alam dan terorisme, pandemi pasti akan mengganggu pendapatan masyarakat dan pemerintah, “Saya sudah penah disampaikan pada pemerintah, supaya tidak semua bergantung pada pariwisata. Harus dicari alternatif lain agar.” Kata Sayoga, Bali juga punya sistem pertanian yang bagus dan para petani yang tangguh, mengapa tidak dikembangkan lebih jauh.

 

Jaminan Kehilangan Pekerjaan sebagai Bentuk Kehadiran Negara

May 31, 2026

Pemerintah Perkuat JKP untuk Lindungi Pekerja Terdampak PHK

May 31, 2026

Jaminan Kehilangan Pekerjaan sebagai Bentuk Kehadiran Negara

By Kata IndonesiaMay 31, 20260

Jaminan Kehilangan Pekerjaan sebagai Bentuk Kehadiran Negara Oleh: Rina Oktavia Kehadiran negara dalam melindungi masyarakat…

Pemerintah Perkuat JKP untuk Lindungi Pekerja Terdampak PHK

By Kata IndonesiaMay 31, 20260

Pemerintah Perkuat JKP untuk Lindungi Pekerja Terdampak PHK Jakarta – Pemerintah terus memperkuat skema perlindungan…

Pemerintah Optimalkan Manfaat JKP untuk Membantu Pekerja Terdampak PHK

By Kata IndonesiaMay 31, 20260

Pemerintah Optimalkan Manfaat JKP untuk Membantu Pekerja Terdampak PHK Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian,…

Nilai-Nilai Pancasila Tetap Relevan Menghadapi Tantangan Radikalisme Digital

By Kata IndonesiaMay 31, 20260

Nilai-Nilai Pancasila Tetap Relevan Menghadapi Tantangan Radikalisme Digital Oleh: Rivka Mayangsari Perkembangan teknologi digital telah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.