• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»PP TUNAS Diperkuat, Platform Digital Harus Terapkan Perlindungan Anak Nyata

PP TUNAS Diperkuat, Platform Digital Harus Terapkan Perlindungan Anak Nyata

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 13 May 2026

PP TUNAS Diperkuat, Platform Digital Harus Terapkan Perlindungan Anak Nyata

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS sebagai langkah strategis untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak Indonesia. Penguatan regulasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadapi meningkatnya risiko paparan konten negatif, kekerasan digital, eksploitasi, hingga penyalahgunaan data anak di platform digital.

Melalui penguatan PP TUNAS, pemerintah menegaskan bahwa seluruh platform digital dan penyelenggara sistem elektronik wajib menerapkan langkah perlindungan anak secara nyata dan terukur, bukan sekadar formalitas administratif. Pemerintah menilai bahwa perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan tumbuh kembang anak di ruang siber.

 

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa negara tidak akan membiarkan ruang digital menjadi tempat yang membahayakan anak-anak.

 

“Platform digital harus bertanggung jawab dan menghadirkan sistem perlindungan anak yang benar-benar berjalan efektif. Keselamatan anak di ruang digital adalah prioritas pemerintah,” ujar Meutya.

 

Pemerintah menilai bahwa perlindungan anak di ruang digital membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, termasuk perusahaan teknologi, orang tua, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Karena itu, penguatan pengawasan terhadap platform digital dilakukan untuk memastikan adanya mekanisme penyaringan konten, pembatasan akses terhadap materi berbahaya, serta perlindungan data pribadi anak.

 

Selain itu, pemerintah juga mendorong platform digital untuk memperkuat sistem verifikasi usia dan meningkatkan respons terhadap laporan pelanggaran yang berkaitan dengan anak. Langkah ini dinilai penting agar platform tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan pengguna, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan etika digital.

 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan regulasi berjalan efektif dan tidak hanya menjadi aturan di atas kertas. “Kami ingin ada tindakan nyata dari platform digital dalam melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai ancaman di ruang siber,” kata Nezar Patria.

 

Dalam implementasinya, pemerintah juga memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital yang berpotensi merugikan anak. Penegakan aturan dilakukan secara bertahap, termasuk pemberian sanksi terhadap platform yang tidak mematuhi ketentuan perlindungan anak.

 

Melalui penguatan PP TUNAS, pemerintah berharap ruang digital Indonesia dapat menjadi lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda. Pemerintah juga menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan secara konkret di era transformasi digital saat ini.

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

November 7, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

Posisi Cadangan Devisa Oktober Jadi Indikator Ketahanan Eksternal RI

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Posisi Cadangan Devisa Oktober Jadi Indikator Ketahanan Eksternal RI Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.