• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Sport»PON XX 2021 Bermanfaat Bagi Kemajuan Papua

PON XX 2021 Bermanfaat Bagi Kemajuan Papua

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 7 February 2021

Oleh: Timotius Gobay

PON XX yang akan diselenggarakan di Papua pada oktober 2021 akan membwa kemajuan bagi masyarakat di Bumi Cendrawasih. Banyaknya fasilitas olahraga yang dibangun akan bermanfaat, tak hanya bagi atlet namun juga untuk warga sipil. Selain itu, infrastruktur juga terus diperbaiki, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Papua.

Papua adalah daerah di Indonesia timur yang dipercaya jadi penyelenggara pekan olahraga nasional (PON) XX. Meski diundur setahun dari jadwal semula, akibat pandemi covid-19, namun adanya ajang ini tetap bermanfaat bagi masyarakat di Bumi Cendrawasih. Mereka juga bangga karena dipercaya jadi host di acara akbar tersebut.

Saat Papua menjadi tuan rumah PON, maka banyak fasilitas olahraga yang dibangun. Di antaranya stadion Lukas Enembe, Istana olahraga (istora) bangkit, Akuatik Papua Bangkit, Lapangan hoki, lapangan baseball, dan Sirkuit Dominggus Mandacan. Selain itu ada pula wahana olahraga temporer seperti arena selam, paralayang, layar, dan gantole.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Alex Kapisa menyatakan bahwa ada 12 lokasi pertandingan PON yang selesai direnovasi. Sehingga saat PON berlangsung tanggal 2 hingga 14 oktober 2021, sudah siap digunakan oleh para atlet dari provinsi lain dan dari Papua dan Papua barat, untuk berlaga.

Banyaknya fasilitas olahraga tentu sangat menguntungkan. Karena pasca PON, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berolahraga. Sebagai contoh, Stadion Lukas Enembe adalah stadion terbesar se-Indonesia timur. Sehingga kemungkinan bisa dijadikan markas baru bagi tim sepakbola Papua. Juga dimanfaatkan warga sipil untuk berlatih lari dan olahraga atletik lain.

Baca juga: Pemerintah Optimal Melaksanakan Vaksinasi di Papua

Masyarakat juga diuntungkan dengan adanya Aquatik Papua bangkit, karena bisa jadi pasca PON, akan disewakan kepada khayalak ramai. Mereka bisa merasakan sensasi berenang di tempat yang baru dan berstandar internasional. Sehingga tubuhnya makin sehat dan bugar.

Keuntungan bagi masyarakat Papua tak hanya dari segi olahraga. Ketika ada PON di Bumi Cendrawasih, maka pemerintah daerah tak hanya membangun istora dan arena lain. Namun mereka juga menyempurnakan infrastruktur untuk mendukung kelancaran acara PON.

Jalan diaspal ulang dan didesain agar kuat dilewati oleh bus dan kendaraan lain yang mengangkut para atlit PON. Penerangan jalan juga lengkap, sehingga masyarakat tak lagi takut jika melintasi daerah sana. Ketika jalanan terang, maka akan memperkecil kemungkinan diganggu begal. Sehingga keamanan akan meningkat.

Jembatan juga akan diperbaiki, untuk memperlancar transportasi bagi tamu atlet yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Wajah Papua akan makin cantik, karena infrastrukturnya dipoles, sehingga membuat para tamu merasa nyaman. Hal ini juga menguntungkan warga sipil karena transportasi mereka jadi lancar.

Selain itu, ketika ada PON di Papua, maka masyarakat bisa menjual suvenir dan oleh-oleh khas Bumi Cendrawasih, kepada para atlet, pelatih, dan kawan-kawannya. Mereka akan diuntungkan karena memiliki pangsa pasar baru, yang menyukai oleh-oleh khas yang eksotis. Perekonomian akan meningkat karenanya.

Kemajuan inilah yang diharap oleh pemerintah daerah Papua dan pemerintah pusat. Sehingga Papua bebas dari stigma negatif sebagai daerah yang terbengkalai atau hanya berupa hutan perawan.

Ternyata wajah asli Papua sangat cantik, eksotis, dan sudah modern. Sehingga masyarakat yang ada di pulau lain akan tertarik untuk suatu saat berlibur ke Raja Ampat dan tempat lain di Papua.

Mari kita dukung PON XX di Papua demi kemajuan masyarakat di Bumi Cendrawasih. Mereka amat bahagia karena akhirnya punya stadion yang bagus, fasilitas olahraga yang lengkap, dan juga infrastruktur baru. Jadi memudahkan transportasi dan otomatis memajukan masyarakat Papua.

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Gorontalo

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

August 30, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG JAKARTA — Pemerintah mendorong Program…

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.