• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Energi»PLN Dibantu Gajah untuk Menjaga Tower Transmisi di Aceh

PLN Dibantu Gajah untuk Menjaga Tower Transmisi di Aceh

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 9 November 2019

Jaringan transmisi dalam kondisi aman dan terjaga adalah hal penting yang harus selalu diperhatikan untuk memastikan pasokan listrik selalu andal.

Disinilah peran dari Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban. Untuk menjaga hal itu maka diperlukan inspeksi dan perawatan rutin guna memastikan tidak ada yang mengganggu jaringan dan transmisi dalam keadaan prima.

Dalam melakukan pekerjaan yang penuh resiko ini ternyata PLN mempunyai tim yang keseluruhannya adalah wanita, tim ini dinamakan Tim Srikandi. Untuk di Banda Aceh tim Srikandi tergabung dalam Unit Pelayanan Transmisi (UPT) Banda Aceh.

Para srikandi ini sehari-hari bertugas untuk memastikan tower transmisi bebas dari gangguan dan dalam kondisi stabil, pemeriksaan ini meliputi
1. Kondisi Tanam Tumbuh
2. Struktur Bodi Tower
3. Thermovisi Joint Hotspot
4. Pentanahan Untuk menghindari gangguan petir

Seperti yang dilakukan Srikandi UPT Banda Aceh yang melakukan assesmen terhadap tower transmisi SUTT 150 KV Banda Aceh – Sigli.

Assesmen tersebut dilakukan untuk memastikan tower Transmisi dalam kondisi Healthy atau aman, sehingga kehandalan penyaluran listrik ke pusat ekonomi
Provinsi Aceh yaitu kota banda aceh dapat terjaga

Salah satu Srikandi UPT Banda Aceh Rara Anindya Putri menyatakan dirinya sangat bangga bisa bergabung dalam tim Srikandi PLN, karena meskipun berat, pekerjaan ini memastikan seluruh transmisi dalam kondisi yang prima sehingga bisa menyalurkan aliran listrik kerumah warga dengan baik.

“Menjaga asset dan memastikan tower listrik dalam keadaan aman adalah salah satu tugas kami, meski kami harus keluar masuk hutan, namun perasaan lelah ini terbayarkan demi pelayanan listrik yang andal sampai kerumah warga”Ungkap Rara.

*Menjaga Tower Transmisi dengan Gajah*

Tidak hanya gangguan petir dan tekhnik atau pohon tumbang, di Aceh gangguan tower juga bisa datang dari kawanan gajah yang mencoba menggarukkan tubuhnya ke tower. Hal ini tentu berbahaya bagi gajah itu sendiri dan juga kekuatan tower yang bisa mengakibatkan tower transmisi roboh.

Untuk mencegah hal itu maka UPT Banda Aceh mencoba menghalau kawanan gajah dengan gajah jinak yang bernama Mega dan Bidok, tugas kedua gajah ini adalah untuk menjaga agar gajah-gajah lain tidak mendekati tower.

Kedua gajah tersebut dijinakkan dan dilatih oleh Dian dan Jufri Santoso sejak 2015 lalu. Dan mulai membantu PLN setahun terakhir.

dengan adanya gajah jinak sangat membantu terlebih saat ada kawanan gajah yang mendekat, mereka bisa mengusir gajah tersebut agar tower transmisi tetap terjaga.

Gajah- gajah tersebut diperlakukan dengan baik dan dilatih dengan telaten. Upaya ini dilakukan demi menjaga sistem kelistrikan di Banda Aceh selalu andal.

 

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

September 15, 2026

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif

September 15, 2026

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara Oleh: Alexander Royce Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia kini memasuki babak baru yang kian progresif. Di bawah kepemimpinan visioner saat ini, langkah-langkah luar biasa terus diambil guna memastikan kekayaan negara tak lagi dirampok oleh segelintir pihak. Saat ini, instrumen hukum paling dinanti, yakni Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, sedang dikebut pembahasannya oleh pemerintah dan DPR. Ini adalah sinyal kuat bahwa negara sama sekali tidak main-main dalam misi suci melindungi uang rakyat. Koruptor dipastikan tidak akan bisa tidur nyenyak menyembunyikan hasil kejahatannya, karena instrumen pemiskinan sudah di depan mata. Pembahasan RUU Perampasan Aset bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan wujud komitmen politik tingkat tinggi rezim saat ini. DPR menargetkan agar beleid strategis ini segera diketok palu. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dengan tegas menyampaikan komitmen parlemen bahwa RUU ini ditargetkan rampung selambatnya akhir tahun. Beliau menekankan landasan filosofis utama regulasi ini adalah menjamin kepastian pemulihan atas kerugian negara yang diakibatkan tindak pidana korupsi. Dengan disahkannya aturan ini, percepatan pengembalian aset negara diyakini bisa berjalan jauh lebih efektif, sistematis, dan terukur. Lebih lanjut, pimpinan komisi hukum tersebut menekankan bahwa proses pembahasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian tingkat tinggi. Mengingat cakupan RUU yang sangat luas dan berpotensi bersinggungan dengan ranah hukum lain—seperti kitab undang-undang hukum pidana maupun hukum acara pidana—penyelarasan norma mutlak dibutuhkan. Kehati-hatian ini menjadi jaminan agar kelak RUU Perampasan Aset benar-benar menjadi pedang keadilan murni bagi rakyat, dan bukan menjadi alat kriminalisasi yang rentan disalahgunakan oleh pihak tertentu demi kepentingan sesaat. Langkah proaktif nan strategis ini sekaligus membuktikan bahwa kabinet pemerintahan saat ini tidak sekadar bermain pada narasi populis, tetapi benar-benar membenahi fondasi hukum dari hulu ke hilir. Melalui harmonisasi kebijakan eksekutif dan legislatif yang sangat solid, negara bertekad memastikan setiap celah pelarian harta haram para koruptor akan ditutup rapat tanpa kompromi. Dukungan pengesahan undang-undang ini tak hanya menggema dari parlemen, tetapi juga mengalir deras dari aparat penegak hukum di garis depan. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menjadi salah satu garda terdepan yang antusias menyambut regulasi ini. Kasubdit II Direktorat Pencegahan Kortas Tipikor Polri, Kombes Affandi Eka Putra, secara meyakinkan menyatakan kehadiran aturan perampasan aset akan memberikan amunisi baru yang luar biasa ampuh dalam menuntaskan pemberantasan korupsi di seluruh pelosok Tanah Air. Menurut perwira menengah tersebut, regulasi ini bukan sekadar alat penyitaan biasa, melainkan instrumen pamungkas yang menyuntikkan efek jera luar biasa bagi pelaku rasuah. Pemiskinan terhadap koruptor diyakini menjadi hukuman yang paling ditakuti. Namun, kepolisian juga bijak menegaskan bahwa implementasi penyitaan aset ini kelak harus senantiasa berpijak kokoh pada asas kesetaraan di hadapan hukum, sehingga pelaksanaannya dipastikan akan berjalan objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak tanpa pandang bulu.…

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif Oleh: Bara Winatha Rancangan Undang-Undang…

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko Oleh: Ricky Rinaldi Sebagai negara…

Pemerintah Dorong Ketahanan Bencana Alam Berbasis Data dan Peta Risiko

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Pemerintah Dorong Ketahanan Bencana Alam Berbasis Data dan Peta Risiko Jakarta – Pemerintah terus mendorong…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.