• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pesantren Gontor Bakal Gelar Jambore Muslim Dunia

Pesantren Gontor Bakal Gelar Jambore Muslim Dunia

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 23 January 2025

Memasuki usia ke-100 tahun, Pondok Modern Darussalam Gontor yang berdiri sejak tahun 1926 memantapkan persiapannya untuk penyelenggaraan acara internasional dengan menjadi Panitia World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025.

Prof. Dr. H.M. Asrorun Ni’am Sholeh selaku Wakil Ketua Kwarnas Bidang Kerja Sama Dalam Negeri dan Luar Negeri mengatakan, WMSJ 2025 telah menjadi bagian dari agenda International Union of Muslim Scouts (IUMS).

“Kwarnas dan Panitia WMSJ sepakat untuk membuat Standar Penyelenggaraan Internasional agar menjadi panduan utama dalam penyelenggaraan acara ini,” ujar Asrorun dalam keterangan diterima.

Sebagai acara berskala global, Asrorun memastikan Kwarnas akan terus mendampingi dalam pelaksanaan kegiatan ini guna memastikan kualitas pelaksanaan sesuai dengan standar internasional.

“Kepanitiaan bersama yang merupakan sinergitas antara berbagai pihak menjadi kunci sukses acara ini,” yakin dia.

Asrorun menyatakan, Kwarnas akan bekerja sama erat dengan Kwartir Daerah (Kwarda), Kwartir Cabang (Kwarcab), dan Kwartir Ranting (Kwarran) dalam mengoordinasikan berbagai aspek teknis dan operasional acara. Sebab hak dan kewajiban peserta, baik dari dalam maupun luar negeri, juga telah diatur sesuai dengan standar internasional.

“Dengan komitmen dan kerja sama yang solid serta koordinasi yang matang, WMSJ 2025 diharapkan menjadi ajang kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Gontor yang tidak hanya mempererat persaudaraan sesama Pramuka Muslim, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai Islam melalui kepramukaan kepada dunia,” dia menandasi.

Digelar 9-14 September

Sebagai informasi, Gerakan Pramuka melalui Kwartir Nasional (Kwarnas) tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 9-14 September 2025 di Bumi Perkemahan dan Griya Wisata (BUPERTA) Cibubur.

Dalam rapat yang berlangsung pada 13 Januari 2025 di Aula Sarbini, Wiladatika, pukul 16.00 WIB, sejumlah poin penting dibahas guna memastikan kelancaran dan kesuksesan WMSJ 2025 yang akan menjadi ajang besar bagi para Pramuka Muslim dari seluruh dunia.

Panitia WMSJ menyampaikan bahwa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) telah memberikan endorsement atau dukungan resminya terhadap WMSJ 2025 melalui K.H. Hidayat Nur Wahid selaku Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Gontor yang telah melakukan pertemuan dan diterima dengan sangat baik oleh Sekretaris Jenderal OKI Yang Mulia Hissein Brahim Taha di Kantor OKI di Jeddah pada Rabu, 18 Desember 2024. Diketahui, pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut, Kwarnas akan segera mengundang negara-negara anggota OKI untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara ini.

Kolaborasi dan Kepanitiaan WMSJ 2025 akan melibatkan sinergi antara Kwarnas, Panitia Gontor, serta Gerakan Pramuka di tingkat nasional hingga daerah. Khususnya, Kwarnas diharapkan dapat berkontribusi dalam kegiatan teknis kepramukaan (tekpram). Konsolidasi antara Kwarnas, panitia dan organisasi internasional seperti IUMS/NSO juga akan terus dioptimalkan.

 

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

Aspirasi dalam Demo Diakomodasi, Pemerintah Perkuat Perbaikan Ekonomi

By Kata IndonesiaJune 25, 20260

Aspirasi dalam Demo Diakomodasi, Pemerintah Perkuat Perbaikan Ekonomi JAKARTA — Di tengah munculnya aksi mahasiswa…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.