• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di 2024

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di 2024

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 26 February 2024

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di 2024

Oleh Diandra Alwi

Terdapat kabar baik bagi perekonomian Indonesia yang kini tengah bersiap untuk mengalami pertumbuhan yang signifikan. Bank Indonesia (BI) telah mengumumkan prediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan meningkat dalam kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen. Prediksi ini menandakan adanya optimisme terhadap momentum positif yang dapat membawa dampak besar bagi perekonomian negara ini.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat dalam kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen. Proyeksi tersebut dinilai bisa tercapai karena didukung oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan Pemilu. Erwin juga mengatakan pertumbuhan ekonomi tahun ini bakal didorong oleh peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Beberapa faktor utama yang didorong oleh BI dalam memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang meningkat adalah Pemilihan Umum (Pemilu) dan peningkatan investasi terkait proyek ambisius Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertama-tama, Pemilu merupakan momen penting yang selalu memicu aktivitas ekonomi yang lebih tinggi. Proses demokrasi ini tidak hanya mendorong konsumsi melalui pengeluaran kampanye, tetapi juga menciptakan iklim investasi yang lebih stabil karena memperkuat keyakinan investor terhadap masa depan negara.

Selain itu, peningkatan investasi yang diantisipasi terkait proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) juga dianggap sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Langkah ambisius pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke wilayah timur pulau Jawa membawa potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru, membangun infrastruktur, dan merangsang sektor-sektor terkait lainnya. Dengan meningkatnya investasi dalam proyek ini, akan terjadi efek berganda yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sementara itu di sisi lain, kinerja ekspor diperkirakan belum kuat sebagai dampak ekonomi global yang juga belum menguat dan harga beberapa komoditas yang mengalami penurunan. Tetapi Erwin menyebut Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal pemerintah dengan stimulus makroprudensial BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik. Lebih lanjut, Erwin juga menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada kuartal IV 2023 didukung oleh hampir seluruh komponen Produk Domestik Bruto (PDB).

Tercatat, konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,47 persen (yoy) seiring dengan kenaikan mobilitas terutama pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang meningkat. Lalu, konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh sebesar 18,11 persen (yoy) didorong peningkatan aktivitas persiapan Pemilu. Konsumsi pemerintah pun tumbuh sebesar 2,81 persen (yoy) didorong oleh belanja barang dan belanja pegawai. Investasi ikut tumbuh sebesar 5,02 persen (yoy) terutama ditopang oleh investasi bangunan seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya aktivitas penanaman modal.

Sedangkan ekspor tumbuh sebesar 1,64 persen (yoy). Hal ini ditopang oleh permintaan mitra dagang utama yang tetap tumbuh positif di tengah penurunan harga komoditas ekspor unggulan, serta membaiknya ekspor jasa seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara. Erwin mengatakan pertumbuhan ekonomi yang meningkat juga tercermin dari sisi Lapangan Usaha (LU) dan spasial. Secara LU, seluruh LU pada kuartal IV 2023 menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan yang tinggi. Secara spesifik hal itu tercatat pada sektor terkait mobilitas terutama transportasi dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, serta perdagangan besar dan eceran. LU industri pengolahan sebagai kontributor utama pertumbuhan juga tumbuh baik seiring kuatnya permintaan domestik dan global.

Namun demikian, sementara ada optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, tantangan pun tidak dapat diabaikan. Ketidakpastian global, seperti perubahan kondisi ekonomi global dan potensi ketegangan geopolitik, dapat mempengaruhi prospek ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, langkah-langkah kebijakan yang bijaksana dan responsif dari pemerintah dan otoritas ekonomi, termasuk BI, sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang positif.

Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI), Sri Mulyani Indrawati menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid di tengah perlambatan global. Sri Mulyani mengatakan capaian ini merupakan suatu cerita positif dari perekonomian Indonesia di tahun 2023, tahun yang sejak awal diprediksi oleh banyak lembaga internasional sebagai tahun yang penuh tantangan dan turbulensi.

Dalam rangka mengoptimalkan potensi pertumbuhan ekonomi, penting bagi Indonesia untuk terus menggalakkan reformasi struktural, meningkatkan daya saing, dan mengurangi hambatan-hambatan yang menghambat pertumbuhan bisnis. Selain itu, investasi dalam sumber daya manusia dan inovasi juga perlu ditingkatkan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi juga berkelanjutan dan inklusif.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan oleh Bank Indonesia menciptakan landasan yang kuat untuk optimisme. Namun, menjaga momentum ini akan membutuhkan kerja keras dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan, baik dari sektor publik maupun swasta. Dengan demikian, melalui kerjasama dan langkah-langkah kebijakan yang tepat, Indonesia memiliki potensi besar untuk meraih pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan dalam beberapa tahun mendatang.

)* Penulis merupakan pemerhati ekonomi di Jakarta

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

September 29, 2026

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

September 29, 2026

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana Oleh: Miftah Hizyan Agenda pendidikan nasional…

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan Oleh: Rizky Adi Perman Perluasan…

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi Oleh : Yohanes Wandikbo Pendidikan merupakan…

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda  Oleh: Yusuf Rinaldi Program Magang Nasional yang diperluas pemerintah menjadi 150 ribu peserta pada 2026 menunjukkan upaya memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring profesional, dan memperbesar peluang masuk ke pasar kerja formal di tengah persaingan memperoleh pekerjaan yang semakin ketat. Sejak 2025, pemerintah membuka Program Magang Nasional dengan target 100 ribu peserta. Pada 2026, kuotanya diperluas menjadi 150 ribu peserta. Program berlangsung selama enam bulan dengan fasilitas pelatihan, pendampingan mentor, sertifikat, jejaring profesional, serta uang saku yang ditanggung pemerintah. Besaran uang saku mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi pemagangan dan dibayarkan setiap bulan berdasarkan jumlah hari yang diperhitungkan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perluasan program tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap disertai evaluasi terhadap pelaksanaan setiap angkatan. Pada batch pertama terdapat 46.160 peserta, sedangkan batch kedua menetapkan 40.962 peserta. Pemerintah kemudian menyiapkan batch ketiga dengan sekitar 62 ribu peserta untuk memenuhi target 150 ribu peserta pada 2026. Pendaftaran penyelenggara disiapkan sejak September, seleksi peserta pada Oktober, dan pelaksanaan batch ketiga ditargetkan dimulai pada November. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemagangan benar-benar memberikan kesempatan kepada peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman kerja, membangun portofolio, serta memperluas jejaring. Untuk batch ketiga, pemerintah juga mengubah skema penempatan dengan menempatkan seluruh peserta di perusahaan, tanpa kementerian dan lembaga pemerintah. Dari perspektif ekonomi, pemberian uang saku selama enam bulan memberikan dukungan bagi lulusan baru yang berada dalam masa transisi dari pendidikan menuju pekerjaan. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta mendapatkan tunjangan yang disesuaikan dengan upah minimum daerah. Pemerintah juga memberikan fasilitas Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2026 yang berlaku hingga Desember 2026. Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi indikator penting dalam melihat keberlanjutan program. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu dari 60 ribu alumni Magang Nasional 2025 yang menjalani pemagangan di industri telah bekerja tiga bulan setelah menyelesaikan program. Tingkat penyerapan tersebut meningkat dari sekitar 30 persen ketika peserta baru menyelesaikan masa pemagangan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.