• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Perketat Protokol Kesehatan Cegah Kenaikan Covid-19

Perketat Protokol Kesehatan Cegah Kenaikan Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 26 February 2022

Perketat Protokol Kesehatan Cegah Kenaikan Covid-19

Oleh : Savira Ayu

Pandemi Covid-19 masih terus terjadi dan kasus positif terus bertambah seiring adanya varian Omicron. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan selalu mematuhi Prokes guna mencegah kenaikan angka positif Corona di Indonesia.

Apakah Anda merasa lelah dengan pandemi ini? Selama dua tahun kita mau tak mau harus beradaptasi dengan keadaan yang buruk di luar sana. Akan tetapi kelelahan bukan alasan untuk lalai dalam menaati protokol kesehatan (Prokes). Kita masih harus disiplin Prokes agar tidak mudah tertular Corona, apalagi ada varian Omicron yang lebih menular daripada delta.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyatakan bahwa orang yang tampak sehat-sehat saja belum tentu terbebas dari infeksi Corona.

Penyebabnya karena ada kasus positif yang bergejala dan tidak bergejala. Sedangkan orang yang tidak bergejala tentu masih beraktivitas seperti biasa (tidak isolasi mandiri) karena tidak tahu bahwa ia kena Corona.

Prof Wiku menambahkan, orang tanpa gejala (OTG) wajar jika tidak tahu kena Corona karena memang hanya kena serangan penyakit yang ringan, dan ia tidak melakukan screening dengan tes rapid atau swab. Jika ini tidak tertangani dengan baik maka akan bisa memicu kenaikan kasus.

Kita wajib memakai masker dan menaati poin lain dalam protokol kesehatan, karena bisa jadi ada banyak OTG di sekitar kita. Jangan-jangan kita sendiri juga berstatus OTG dan tanpa sadar menularkan Corona karena sering melepas masker saat dalam perjalanan.

Jangan pernah melakukannya lagi karena saat pandemi belum selesai, masih harus disiplin Prokes, apalagi untuk menghindari penularan Omicron.

Karakteristik Omicron berbeda dengan delta atau varian Corona yang lain. Jika kena Omicron gejala ringan maka tidak ada anosmia alias kehilangan fungsi indra penciuman, sehingga ada yang mengiranya hanya kena flu biasa. Padahal tetap berbahaya karena Omicron bisa merenggut nyawa, apalagi jika ada komorbid dan belum vaksinasi sama sekali.
Tetaplah taat Prokeskarena kita tidak tahu siapa saja yang berstatus positif covid tetapi hanya gejala ringan. Masker adalah pelindung nomor satu dari droplet yang bisa menyeabrkan virus. Bahkan saat ini WHO merekomendasikan pemakaian masker ganda, dengan masker disposable di dalam dan masker kain di luar, agar proteksinya makin kuat.
Saat masuk ke suatu tempat umum maka harus cuci tangan atau memakai hand sanitizer, lalu buka pintu usahakan jangan pakai tangan langsung tetapi dilapisi dengan tisu atau sarung tangan. Sedangkan saat pulang wajib untuk mandi dan keramas serta mengganti baju, serta masker dan baju tadi langsung dicuci dengan air panas agar beanr-beanr higienis.
Jagalah juga kebersihan lingkungan baik di dalam maupun luar rumah dan jika perlu semprotkan disinfektan. Perhatikan juga sirkulasi udara dan AC atau kipas angin di rumah dan jaga agar tetap bersih, karena Corona bisa menualr lewat udara yang pengap dan kotor.
Prokes juga wajib diikuti dengan vaksinasi dan jangan ragu untuk vaksin karena gratis, halal, dan aman. Lagipula saat ini sudah banyak penyelenggara vaksinasi sehingga tidak usah mengantri ke Puskesmas seperti dulu.
Untuk mencegah kenaikan kasus Corona akibat banyaknya Orang Tanpa Gejala (OTG) di luar sana, maka harus memperketat disiplin Prokes. Semua orang mulai dari anak-anak hingga yang sudah tua wajib menaati Prokes. Ajari anak-anak untuk memakai masker dan menaati Prokes lain agar mereka terbiasa untuk disiplin saat pandemi.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

 

HUT RI ke-81 Jadi Momentum Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda di Daerah Terisolasi

July 31, 2026

Jembatan Garuda dan Makna Kemerdekaan yang Dirasakan Warga Pelosok

July 31, 2026

HUT RI ke-81 Jadi Momentum Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda di Daerah Terisolasi

By Kata IndonesiaJuly 31, 20260

HUT RI ke-81 Jadi Momentum Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda di Daerah Terisolasi Oleh : Jonathan…

Jembatan Garuda dan Makna Kemerdekaan yang Dirasakan Warga Pelosok

By Kata IndonesiaJuly 31, 20260

Jembatan Garuda dan Makna Kemerdekaan yang Dirasakan Warga Pelosok Oleh: Alifian Gibran Putra Kemerdekaan tidak…

Jembatan Garuda Jadi Kado HUT RI ke-81 bagi Warga Desa Terisolasi

By Kata IndonesiaJuly 31, 20260

Jembatan Garuda Jadi Kado HUT RI ke-81 bagi Warga Desa Terisolasi Jakarta – Menjelang peringatan…

Pemerintah Percepat Pembangunan Jembatan Garuda untuk Buka Akses Pelosok

By Kata IndonesiaJuly 31, 20260

Pemerintah Percepat Pembangunan Jembatan Garuda untuk Buka Akses Pelosok JAKARTA – Pembangunan ribuan jembatan perintis…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.