• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Peringati Tahun Baru Islam 1441 H Santri Pondok Pesantren Wali Salatiga Gelar Malam Performance Art

Peringati Tahun Baru Islam 1441 H Santri Pondok Pesantren Wali Salatiga Gelar Malam Performance Art

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 21 September 2019

Santri dari Pondok Pesantren Wali Salatiga memperingati Tahun baru Islam Muharam 1441 Hijriah dengan mengadakan acara Pagelaran Kreatifitas Santri di halaman Ponpes yang terletak di Desa Candirejo Tuntang Salatiga, Malam (21/09/2019).

Acaranya diisi dengan pertunjukan kreatifitas santri diantaranya, Rebana, Kidung Syafaat, Barzanji Multicultural, Puisi 2 bahasa, Qasidah, GerakTamyiz, Shadow Show, Gerak Imriti, Dance Tari Perang, Gymnastic dan Wayang Kulit.

Baca juga: Mbah Moen, Partai Ka’bah dan Kedekatannya dengan Pesantren Gontor

Pimpinan Ponpes Wali, KH Anis Maftuhin mengatakan dalam sambutannya, dengan memperingati Tahun Baru Muharam 1441 H, sebagai tahun baru Islam yang harus dijadikan sebagai sarana untuk pemersatu umat. Kegiatan ini bukan sekadar peringatan saja, tetapi merupakan syiar Islam yang harus digelorakan keutamaannya kepada masyarakat khususnya para santri yang merupakan generasi Islam selanjutnya.

“Seperti nasihat yang pernah disampaikan Almarhum Mbah Moen ketika berkunjung kesini 2017 lalu, beliau mengatakan Santri harus bisa menjadi garda terdepan pemersatu bangsa, santri harus keren sehingga bisa menjadi tombak generasi Islam selanjutnya” kata Kyai Anis Maftuhin.

Kyai Anis Maftuhin juga menambahkan, bahwa santri juga mahir dalam berkreatifitas seni pertunjukan.

“Acara yang kita selenggarakan bertujuan untuk mempromosikan kreatifitas santri. Kita ingin memperlihatkan kepada warga Salatiga, bahwa santri tidak mahir dalam baca kita kuning saja tetapi mahir dalam berkreasi juga,” tambah Kyai Anis.

Baca juga: Ribuan Warga Salatiga Hadiri Haul Mbah Moen Sekaligus Peluncuran Buku Pesan Cinta Mbah Moen

Acara ini juga dihadiri oleh ribuan masyarakat Salatiga Jawa Tengah, Tokoh Masyarakat, Instansi Pemerintah dan 45 Siswa Siswi Pelajar dari Singapura.

Pengamat Intelijen UI Tegaskan Indonesia Butuh Payung Hukum Hadapi Spionase Asing

July 22, 2026

Rektor UKI dan Pengamat Intelijen UI: Indonesia Perlu Regulasi Anti-Spionase Asing

July 22, 2026

Pengamat Intelijen UI Tegaskan Indonesia Butuh Payung Hukum Hadapi Spionase Asing

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Pengamat Intelijen UI Tegaskan Indonesia Butuh Payung Hukum Hadapi Spionase Asing Jakarta – Penguatan payung…

Rektor UKI dan Pengamat Intelijen UI: Indonesia Perlu Regulasi Anti-Spionase Asing

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Rektor UKI dan Pengamat Intelijen UI: Indonesia Perlu Regulasi Anti-Spionase Asing Jakarta – Penguatan regulasi…

Akademisi Nilai Regulasi Jadi Benteng Hadapi Ancaman Siber dan Spionase Asing

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Akademisi Nilai Regulasi Jadi Benteng Hadapi Ancaman Siber dan Spionase Asing Jakarta – Penguatan regulasi…

Rektor UKI: Sinergi Lintas Sektor Diperlukan untuk Menangkal Ancaman Spionase

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Rektor UKI: Sinergi Lintas Sektor Diperlukan untuk Menangkal Ancaman Spionase JAKARTA – Penguatan ketahanan nasional…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.