• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Peresmian Jalan Daerah Papua Perkuat Konektivitas dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Peresmian Jalan Daerah Papua Perkuat Konektivitas dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 30 June 2026

Peresmian Jalan Daerah Papua Perkuat Konektivitas dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Papua – Pembangunan infrastruktur jalan di Papua kembali diperkuat melalui peresmian sejumlah ruas jalan daerah oleh Presiden Prabowo Subianto, membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi, memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat, sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Papua.

Di Papua, terdapat lima paket pekerjaan jalan yang diresmikan, yakni ruas Kiren–Kaisau di Kabupaten Sarmi, Inasi–Bawei di Kabupaten Biak Numfor, Botawa–Koweda–Barapasi di Kabupaten Waropen, Warbo dari Arso VII–Arso III di Kabupaten Keerom, serta Skori–Puai di Kabupaten Jayapura.

 

Gubernur Papua Matius Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Papua. Menurutnya, jalan yang dibangun akan membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau masyarakat.

 

“Kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden RI yang sudah membangun jalan dan bisa dinikmati oleh masyarakat. Jalan yang dibangun ini akan membuka akses daerah yang terisolir,” ujar Matius.

 

Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

 

“Kita di Papua membutuhkan konektivitas. Dengan jalan bisa tembus maka potensi asli kampung bisa dibawa dan dijual ke perkotaan. Dengan begitu, maka ekonomi masyarakat di kampung juga ikut bertumbuh,” katanya.

 

Matius berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus diperkuat sehingga pembangunan infrastruktur dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Papua.

 

“Kami berharap kolaborasi yang sudah dibangun ini bisa ditingkatkan supaya seluruh daerah di Papua bisa terhubung dan ekonomi masyarakat bertumbuh,” ujarnya.

 

Apresiasi serupa disampaikan Bupati Jayapura Yunus Wonda yang menilai ruas jalan Skori–Puai sepanjang tujuh kilometer menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan memutar untuk menuju Sentani.

 

“Ini merupakan salah satu kerinduan masyarakat yang terjawab karena selama ini kalau masyarakat ke arah Sentani harus putar jauh, tapi dengan adanya akses jalan hari ini maka akan mempermudah masyarakat,” kata Yunus.

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan ruas jalan baru menuju Sabiab dan pengaspalan jalan Amai–Dormena yang dinilai penting untuk mendukung pengembangan kawasan wisata.

 

“Daerah itu adalah pariwisata dan menjadi tujuan wisata dari banyak orang. Jika jalannya bagus maka wisatawan akan datang dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan jalan daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas nasional.

 

“Infrastruktur jalan merupakan alat pengungkit pertumbuhan ekonomi, penguat konektivitas nasional, dan wujud nyata kehadiran negara dalam melayani masyarakat hingga ke daerah, sesuai arahan Bapak Presiden bahwa ekonomi tumbuh dari desa,” kata Dody.

 

Program tersebut dirancang untuk memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat distribusi hasil produksi daerah, meningkatkan akses menuju pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

 

“Pembangunan infrastruktur tidak lagi terpusat, melainkan telah menjangkau seluruh pelosok Indonesia secara lebih inklusif, adil, dan merata,” ujar Dody.

 

Melalui penguatan konektivitas tersebut, pemerintah berharap pembangunan infrastruktur di Papua mempermudah mobilitas masyarakat, menjadi fondasi bagi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, meningkatnya daya saing daerah, serta terciptanya kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Papua.

Kesejahteraan Prajurit Perkuat Fondasi Kesiapan Pertahanan TNI

October 4, 2026

Dari Karhutla hingga Bencana Alam, TNI Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat

October 4, 2026

Kesejahteraan Prajurit Perkuat Fondasi Kesiapan Pertahanan TNI

By Kata IndonesiaOctober 4, 20260

Kesejahteraan Prajurit Perkuat Fondasi Kesiapan Pertahanan TNI JAKARTA – Penguatan pertahanan Indonesia tidak hanya bertumpu…

Dari Karhutla hingga Bencana Alam, TNI Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat

By Kata IndonesiaOctober 4, 20260

Dari Karhutla hingga Bencana Alam, TNI Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat JAKARTA — Peran TNI dalam…

Presiden Prabowo Terus Perkuat Pertahanan RI, Pesawat Tempur Rafale Jadi Kekuatan Baru

By Kata IndonesiaOctober 4, 20260

Presiden Prabowo Terus Perkuat Pertahanan RI, Pesawat Tempur Rafale Jadi Kekuatan Baru Jakarta – Presiden…

Selain Pertahanan, TNI Berkontribusi Kawal dan Sukseskan Berbagai Program Pembangunan Pemerintah

By Kata IndonesiaOctober 4, 20260

Selain Pertahanan, TNI Berkontribusi Kawal dan Sukseskan Berbagai Program Pembangunan Pemerintah Jakarta – TNI tidak…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.