• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Peran Aktif Media Massa Mendukung Terwujudnya Pemilu Damai

Peran Aktif Media Massa Mendukung Terwujudnya Pemilu Damai

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 2 February 2024

Peran Aktif Media Massa Mendukung Terwujudnya Pemilu Damai

Oleh : Dhita Karuniawati

Media massa berperan penting dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 bagi seluruh masyarakat Indonesia. Media massa juga berperan mengawal proses Pemilu 2024 yakni meliputi radio, televisi, platform digital, media online, dan media cetak. Peran media massa sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang damai melalui penyebaran informasi yang positif dan edukatif.

Sebagai pilar keempat demokrasi, media berperan dalam mengawasi dan mengevaluasi jalannya pesta demokrasi. Media berperan menyebarkan pemahaman yang besar soal demokrasi. Media juga berperan penting dalam mendukung penyelenggara Pemilu melaksanakan pesta demokrasi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, media perlu menyampaikan berita-berita yang mencerahkan untuk menjaga ruang publik agar tetap sehat melalui informasi yang benar dan terpercaya. Berita yang faktual dan berimbang kepada masyarakat adalah gawang yang harus dijaga oleh para awak media. Yang terpenting, media dituntut menjaga independensi.
Pj. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Hassanudin menyoroti peran media dalam mewujudkan Pemilu Damai. Dalam Dialog Interaktif Pemprov Sumut Bersama Pegiat Media, Hassanudin menekankan bahwa media bukan hanya membantu tetapi juga menjadi pilar utama dalam mendidik dan menyejukkan publik, serta menciptakan Pemilu yang substantif. Hassanudin juga mengapresiasi kontribusi pers melalui platform media mereka.
Peran media sangat vital dalam memberikan informasi yang benar kepada publik. Informasi yang benar memungkinkan masyarakat membuat pilihan yang tepat. Menghadapi era post-truth, diakui bahwa kekuatan media massa semakin sentral.
Berita palsu akan sangat berdampak sangat serius terhadap masyarakat yang belum memiliki kecerdasan literasi. Berita hoaks dapat merusak demokrasi dan tatanan masyarakat. Kebohongan akan menjadi kebenaran apabila diproduksi terus menerus.
Dalam konteks pemilu, media, konten kreator, dan influencer diminta untuk memberikan liputan yang obyektif, akurat, dan berimbang. Integritas, profesionalisme, dan peran mereka sebagai agen perubahan dalam mendukung demokrasi menjadi fokus utama.
Hasanudin mengatakan bahwa media pers, content creator, dan influencer adalah mitra kunci Pemerintah Provinsi Sumut dalam mewujudkan Pemilu yang damai.
Di tempat berbeda, Polda Jawa Timur menggandeng para pemimpin redaksi (Pemred) dan Kabiro media massa mendeklarasikan ‘Pemilu 2024 Damai’. Kegiatan yang dibalut ‘silaturahmi’ ini digelar di Gedung Patuh Lantai dua Mapolda Jatim, yang dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim, pada Kabiro, dan puluhan pemred media cetak, elektronik dan online.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si, mengimbau agar silaturahmi dengan media harus terus diaktifkan ke depannya. Menurutnya akhir-akhir ini muncul fenomena di beberapa daerah di Jatim. Untuk itu, pihaknya memohon agar berita berita miring untuk tidak terburu-buru disebarluaskan, apalagi jika pelakunya belum teridentifikasi.
Kalangan media diharapkan untuk berkomitmen memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat dalam mewujudkan Pemilu yang aman, damai, dan kondusif. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dan sinergi dari beberapa pihak, salah satunya yaitu sinergitas dengan kalangan media.
Kapolda Jatim juga mengajak pemimpin redaksi, para Kabiro, dan wartawan Pokja Polda Jatim yang hadir, untuk ikut bersama-sama menjaga kondusivitas selama Pemilu 2024. Guna menggaungkan Pemilu Damai, media massa memiliki peran aktif terkait diseminasi informasi dalam tiga langkah yakni Pra-Pemilu, saat Pemilu, dan Pasca-Pemilu.
Diseminasi informasi pada periode Pra-Pemilu berfokus pada ajakan antigolput dan berpartisipasi dalam Pemilu untuk mendorong seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya. Sementara pesan pada saat Pemilu berfokus pada ajakan untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif sampai proses pemungutan dan perhitungan suara selesai. Kemudian pesan pada periode Pasca-Pemilu berfokus pada ajakan untuk menjaga persatuan nasional dalam menyikapi hasil Pemilu.
Tanpa adanya media yang menyajikan informasi yang berkualitas, berimbang, dan akurat, maka publik berpotensi tidak mampu mengambil keputusan yang tepat. Oleh karena itu, media harus berani menyampaikan fakta-fakta para kontestan dari sisi terang atau mungkin gelap. Dengan demikian, bisa mendorong terpilihnya pemimpin yang berkualitas dan mumpuni untuk memimpin pemerintahan selama lima tahun ke depan.
Media massa merupakan sumber informasi terpercaya yang berperan penting dalam menciptakan situasi yang kondusif jelang Pemilu 2024. Oleh karena itu, para jurnalis diajak untuk bisa berkolaborasi dalam menciptakan Pemilu 2024 Damai.
Penyajian informasi yang beragam di media massa terkait Pemilu, dapat menjadi preferensi publik untuk memilih orang tepat dan kredibel guna melanjutkan kepemimpinan nasional. Media massa juga perlu bersinergi mengimbau seluruh elemen masyarakat bahwa perbedaan pilihan politik bukan menjadi masalah yang bisa memicu kegaduhan publik. Tetapi, fenomena ini perlu disikapi dengan bijaksana dan diterima secara lapang dada sebagai hal yang wajar. Kandidat yang terpilih pasti adalah pilihan rakyat Indonesia yang terbaik untuk kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai.

)* Kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana

September 8, 2026

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

September 8, 2026

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana Oleh: Camelia Kencana Risiko bencana merupakan…

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan…

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Pemerintah memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat…

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran Oleh : Gavin Asadit Menjaga persatuan nasional menjadi salah satu kunci penting dalam mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terus berkembang, masyarakat memiliki peran strategis untuk memastikan perbedaan pandangan tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat. Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan pendapat. Sebaliknya, persatuan dapat diwujudkan dengan menjadikan perbedaan sebagai bagian dari proses demokrasi, sekaligus memastikan setiap kritik disampaikan secara konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Situasi bangsa yang kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Perbedaan pilihan politik merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk membangun permusuhan ataupun memperlebar polarisasi di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pemerintahan juga tidak harus dipahami sebagai sikap yang menutup ruang kritik. Masyarakat tetap mempunyai hak untuk memberikan masukan, melakukan pengawasan, dan menyampaikan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah. Hal terpenting adalah kritik tersebut disampaikan dengan cara yang bertanggung jawab serta didasarkan pada kepentingan publik. Kritik konstruktif justru dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat pemerintahan. Masukan dari masyarakat dapat membantu pemerintah melihat persoalan secara lebih luas, terutama ketika sebuah program masih menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.