• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»Pentingnya Vaksinasi Guna Mencegah, Melindungi, dan Mengebalkan

Pentingnya Vaksinasi Guna Mencegah, Melindungi, dan Mengebalkan

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 4 June 2021

Imunisasi atau vaksinasi menjadi investasi terbaik dalam kesehatan global. Mengusung tema Vaccines bring us closer, World Immunization Week 2021 menyampaikan pesan kepada seluruh dunia mengenai pentingnya imunisasi untuk mencegah penyakit dan melindungi hidup, melalui slogan prevent (mencegah), protect (melindungi), dan immunise (mengebalkan).

Namun tidak dapat dimungkiri pelaksanaan vaksin di masa pandemi mengalami banyak tantangan. Penilaian cepat dari Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Unicef yang dilakukan pada 2020 lalu terhadap lebih dari 5.300 fasilitas kesehatan di Indonesia menunjukkan 84% responden mengatakan layanan imunisasi anak terganggu akibat Covid-19.

Akibatnya ada risiko anak-anak terpapar penyakit serius seperti infeksi rotavirus dan hepatitis A. Infeksi rotavirus merupakan jenis virus yang menyebabkan peradangan di saluran pencernaan, dan menjadi penyebab umum diare dan muntah-muntah.

Kasus diare rotavirus berat yang harus dirawat inap, seringkali terjadi pada anak dalam kelompok usia 0-36 bulan, kelompok usia ketika anak-anak sangat rentan terhadap dehidrasi. Jika tidak mendapat penanganan yang tepat, terutama untuk menggantikan cairan yang keluar, rotavirus dapat menyebabkan kematian.

Vaksin rotavirus merupakan pencegahan paling utama yang dapat dilakukan oleh orangtua untuk mencegah virus paling umum penyebab diare pada bayi dan anak-anak di seluruh dunia.

Tingginya angka kematian akibat rotavirus mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan perluasan imunisasi dasar saat ini dengan menambah vaksin rotavirus untuk menekan angka kematian bayi dan anak.

GSK Vaccine Medical Director, Deliana Permatasari, mengatakan vaksin rotavirus monovalen diberikan 2 kali, dengan pemberian dosis pertama pada usia 6 minggu. Sementara dosis kedua diberikan dengan interval 4 minggu, selambat-lambatnya sebelum si kecil berusia 24 minggu.

“Vaksin rotavirus diberikan secara oral, tidak disuntikkan, sehingga orangtua maupun si kecil tidak perlu cemas akan jarum suntik,” kata dia dalam keterangannya pada Kamis (3/6/2021).

BACA JUGA

Imunisasi Mampu Mencegah Pneumonia dan Kematian pada Anak

Selain rotavirus, penyakit endemis yang juga sering luput dari pencegahan adalah hepatitis A. Infeksi virus hepatitis A biasanya ditemukan pada negara dengan endemisitas tinggi, di mana infeksi biasanya terjadi sebelum anak berusia lima tahun dan sangat menular.

Pentingnya pemberian vaksin hepatitis A sebagai pencegahan utama ditekankan oleh WHO yang merekomendasikan masuknya vaksin hepatitis A dalam program wajib imunisasi nasional bagi anak berusia 1 tahun ke atas yang tinggal di daerah dengan perubahan endemisitas hepatitis A tinggi ke sedang.

Berdasarkan rekomendasi IDAI tahun 2020, vaksin hepatitis A diberikan dalam 2 dosis pada periode usia 12 bulan – 18 tahun, serta bagi siapapun yang akan melakukan perjalanan ke wilayah endemis hepatitis A untuk melakukan imunisasi 2-4 pekan sebelum keberangkatan.

GlaxoSmithKline (GSK) sebagai perusahaan perawatan kesehatan global dengan teknologi sains terdepan senantiasa berupaya untuk membantu masyarakat berbuat lebih banyak, merasa lebih baik, dan hidup lebih lama.

Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Layanan Desa dan Ketahanan Pangan di Papua

August 9, 2026

Waspadai Hoaks Larangan Toko di Sekitar Kopdes Merah Putih, Pemerintah Pastikan Usaha Warga Tetap Dilindungi

August 9, 2026

Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Layanan Desa dan Ketahanan Pangan di Papua

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Layanan Desa dan Ketahanan Pangan di Papua JAKARTA – Pemerintah…

Waspadai Hoaks Larangan Toko di Sekitar Kopdes Merah Putih, Pemerintah Pastikan Usaha Warga Tetap Dilindungi

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Waspadai Hoaks Larangan Toko di Sekitar Kopdes Merah Putih, Pemerintah Pastikan Usaha Warga Tetap Dilindungi…

Kopdes Merah Putih Perkuat Penyaluran Bansos Beras Mulai 17 Agustus 2026

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Kopdes Merah Putih Perkuat Penyaluran Bansos Beras Mulai 17 Agustus 2026 Jakarta – Pemerintah mulai…

Momentum HUT RI Perkuat Koperasi Merah Putih sebagai Penggerak Ekonomi Desa

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Momentum HUT RI Perkuat Koperasi Merah Putih sebagai Penggerak Ekonomi Desa Jakarta — Pemerintah menargetkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.