• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pengamat Nilai Kebijakan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran Realistis

Pengamat Nilai Kebijakan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran Realistis

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 5 February 2025

Pengamat Nilai Kebijakan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran Realistis

Jakarta – Kebijakan swasembada pangan yang dicanangkan pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai realistis dan dapat dicapai dalam waktu yang relatif singkat.

Langkah ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengamat dan pejabat pemerintah yang menilai strategi tersebut sebagai solusi strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah bekerja keras untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan utama Indonesia dapat dipenuhi dari dalam negeri tanpa bergantung pada impor.

Upaya ini, menurutnya, bukan hanya berfokus pada beras sebagai bahan pokok utama, tetapi juga mencakup berbagai komoditas lainnya.

“Swasembada pangan bukan hanya tentang beras, tapi juga komoditas lain. Kita mulai dengan beras sebagai bahan pokok utama. Dalam sektor pertanian, kita pastikan semua komponen seperti pupuk, penyuluh, irigasi, dan benih sudah beres,” ujar Sudaryono.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah mengimplementasikan berbagai kebijakan strategis untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

Kebijakan tersebut mencakup peningkatan distribusi pupuk, penyediaan benih gratis, serta penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.

“Setelah mencapai swasembada, kita ingin menjadi eksportir dan lumbung pangan, tidak hanya untuk kebutuhan rakyat Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Dengan potensi besar dari segi penduduk, geografis, dan geopolitik, Indonesia harus menjadi pusat pangan dunia,” lanjut Sudaryono optimistis.

Dukungan serupa datang dari pengamat pertanian Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori. Ia menilai kebijakan swasembada pangan yang dicanangkan dalam 100 hari kerja pemerintahan Prabowo-Gibran dapat dengan mudah dicapai apabila pemerintah benar-benar serius dan konsisten dalam menyediakan kebutuhan dasar pertanian.

“Dengan menyediakan benih, pupuk, dan infrastruktur yang menjamin ketersediaan air, sepertinya tidak terlalu sulit untuk mencapai swasembada beras,” kata Khudori.

Meski optimistis, Khudori menekankan pentingnya keberlanjutan program swasembada tersebut. Menurutnya, program itu hanya akan berhasil apabila pemerintah mampu memastikan anggaran yang berkelanjutan.

Program swasembada pangan ini tidak hanya dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga untuk mengantisipasi berbagai tantangan global yang mempengaruhi harga dan pasokan pangan internasional. Dengan kebijakan yang tepat dan eksekusi yang konsisten, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi negara yang mandiri dalam bidang pangan tetapi juga menjadi pemain penting dalam pasar pangan dunia.

**

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

September 8, 2026

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

September 8, 2026

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan…

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Pemerintah memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat…

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran Oleh : Gavin Asadit Menjaga persatuan nasional menjadi salah satu kunci penting dalam mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terus berkembang, masyarakat memiliki peran strategis untuk memastikan perbedaan pandangan tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat. Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan pendapat. Sebaliknya, persatuan dapat diwujudkan dengan menjadikan perbedaan sebagai bagian dari proses demokrasi, sekaligus memastikan setiap kritik disampaikan secara konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Situasi bangsa yang kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Perbedaan pilihan politik merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk membangun permusuhan ataupun memperlebar polarisasi di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pemerintahan juga tidak harus dipahami sebagai sikap yang menutup ruang kritik. Masyarakat tetap mempunyai hak untuk memberikan masukan, melakukan pengawasan, dan menyampaikan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah. Hal terpenting adalah kritik tersebut disampaikan dengan cara yang bertanggung jawab serta didasarkan pada kepentingan publik. Kritik konstruktif justru dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat pemerintahan. Masukan dari masyarakat dapat membantu pemerintah melihat persoalan secara lebih luas, terutama ketika sebuah program masih menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. …

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kerukunan Jadi Modal Besar Jaga Indonesia

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kerukunan Jadi Modal Besar Jaga Indonesia Oleh Fitra Rahman Hampir dua tahun…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.