• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda

Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 25 July 2026

Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sinkronisasi data penerima dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan bantuan diterima oleh sasaran yang tepat, mencegah terjadinya data ganda, serta meningkatkan efektivitas pemanfaatan anggaran negara.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Dapodik merupakan basis data pendidikan nasional yang terus diperbarui sehingga dapat menjadi fondasi kuat dalam mendukung ketepatan sasaran program pemerintah.

 

“Sinkronisasi penerima MBG dengan Dapodik merupakan langkah strategis agar setiap peserta didik yang berhak memperoleh layanan gizi dapat terdata secara valid dan menerima manfaat secara adil,” ujar Abdul Mu’ti.

 

Ia menambahkan, integrasi data akan menjadi fondasi penting bagi pengambilan kebijakan yang lebih tepat, terukur, dan berbasis bukti, sekaligus memperkuat tata kelola serta akuntabilitas penyelenggaraan layanan pendidikan kepada masyarakat.

 

“Pemanfaatan data yang terintegrasi akan meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan sekaligus memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan layanan publik di bidang pendidikan,” lanjut Abdul Mu’ti.

 

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa penyelarasan data dilakukan melalui pendekatan by name by address sehingga potensi data ganda maupun penerima yang tidak sesuai dapat diminimalkan.

 

“Integrasi data dengan Dapodik merupakan bagian dari komitmen BGN untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat optimal bagi peserta didik yang menjadi prioritas,” kata Agustina.

 

Ia juga menegaskan, pihaknya terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas, akurasi, dan validitas data penerima secara berkelanjutan.

 

“Kami terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar kualitas data penerima semakin baik dari waktu ke waktu,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Agustina menyampaikan, transparansi serta validitas data merupakan fondasi utama dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG.

 

“Transparansi dan validitas data menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan unggul,” ujar Agustina.

 

Melalui integrasi data penerima dengan Dapodik, pemerintah optimistis penyaluran Program MBG akan semakin tepat sasaran, efisien, serta mampu mendukung peningkatan kualitas gizi peserta didik sebagai bagian dari investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

August 27, 2026

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

August 27, 2026

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih INDRAMAYU — Pemerintah terus mematangkan pembangunan…

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG Oleh : Irfan Aditya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan cakupan penerima manfaat yang terus bertambah di berbagai daerah, pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan program berskala nasional ini harus diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Oleh karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Dalam setiap kebijakan publik, kritik merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang perlu diapresiasi. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kemampuan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Masukan mengenai kualitas makanan, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, maupun pelayanan di lapangan menjadi indikator penting untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Pendekatan yang terbuka terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa pelaksanaan program harus terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul selama implementasi. Komitmen pemerintah dalam menerima kritik juga tercermin dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari proses memperkuat tata kelola program sehingga seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan, dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, yang menilai pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. Menurutnya, DPR RI mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan yang ketat agar setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Pihaknya juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat hendaknya dijadikan bahan evaluasi bersama sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan secara cepat dan tepat tanpa mengurangi tujuan utama program.…

Transparansi MBG Tunjukkan Program Gizi Nasional Dikelola dengan Tanggung Jawab

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Transparansi MBG Tunjukkan Program Gizi Nasional Dikelola dengan Tanggung Jawab Oleh: Alexander Royce Program Makan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.