• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Terbuka pada Kritik, Publik Diingatkan Waspada Provokasi Digital

Pemerintah Terbuka pada Kritik, Publik Diingatkan Waspada Provokasi Digital

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 23 August 2026

Pemerintah Terbuka pada Kritik, Publik Diingatkan Waspada Provokasi Digital

JAKARTA – Pemerintah menegaskan keterbukaan terhadap kritik, aspirasi, dan masukan masyarakat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, kebebasan menyampaikan pendapat perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab, terutama di tengah derasnya arus informasi digital yang berpotensi dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks, disinformasi, dan provokasi.

 

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis menyoroti fenomena masyarakat digital yang saat ini cenderung bergantung pada platform media sosial untuk bertukar ide. Menurutnya, karakter informasi di medsos yang serba cepat sering kali tidak dibarengi dengan kedalaman wawasan intelektual.

 

“Jangan terlena dengan medsos yang padat, singkat, dan seakan-akan sudah bisa mengeluarkan semua ide-ide kita, padahal tidak ada wawasan intelektual,” kata Kiai Cholil.

 

Praktisi Kehumasan, I Gede Alfian Septamiarsa memandang kondisi saat ini telah membawa manfaat besar karena masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk menyampaikan aspirasi, mengkritisi kebijakan, mengawasi pelayanan publik, berbagi pengalaman dan memperjuangkan kepentingan yang sebelumnya tidak memperoleh ruang.

 

“Akan tetapi, kemudahan yang sama juga melahirkan tantangan ketika kecepatan mengalahkan ketelitian, emosi mengalahkan nalar, dan keinginan menjadi yang pertama menyebarkan informasi mengalahkan kesediaan untuk memeriksa kebenarannya,” jelasnya.

 

Pesan tersebut sejalan dengan pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang mengingatkan pentingnya menjaga ruang publik dari narasi yang dapat memecah belah masyarakat. Dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027

 

“Di tengah ketidakpastian global, persaingan geopolitik, fragmentasi ekonomi, dan derasnya arus informasi, kita harus menjaga ruang publik agar tidak dikuasai oleh politik kebencian, polarisasi, dan kepentingan yang memecah belah,” tutur Puan.

 

Puan juga menilai derasnya arus informasi digital membawa tantangan terhadap kualitas demokrasi.

 

“Derasnya arus informasi juga membawa tantangan tersendiri yaitu berupa disinformasi, hoaks, serta konten yang dimanipulasi atau dilepaskan dari konteksnya, yang dapat memperuncing polarisasi dan mengaburkan batas antara kritik yang membangun dengan provokasi yang memecah belah,” ujarnya.

 

Peringatan tersebut menunjukkan bahwa kritik dan aspirasi masyarakat tetap memiliki ruang dalam demokrasi, namun perlu dibedakan dari konten yang sengaja dimanipulasi untuk membangun kebencian atau memecah persatuan.

 

Karena itu, masyarakat diimbau tidak terburu-buru mempercayai dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Verifikasi sumber, membaca informasi secara utuh, serta membandingkan informasi dengan sumber tepercaya menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat terpengaruh narasi provokatif.

 

Keterbukaan pemerintah terhadap kritik dan kewaspadaan publik terhadap disinformasi perlu berjalan beriringan. Dengan budaya kritik yang konstruktif serta literasi digital yang semakin kuat, ruang publik dapat tetap menjadi sarana menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat persatuan dan ketertiban sosial.

Kolaborasi Pemerintah dan Pengusaha Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

November 3, 2026

Pemerintah dan Pengusaha Perkuat Sinergi Jaga Ekonomi Nasional

November 3, 2026

Kolaborasi Pemerintah dan Pengusaha Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaNovember 3, 20260

Kolaborasi Pemerintah dan Pengusaha Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Oleh : Desi Astuti Ketahanan ekonomi nasional…

Pemerintah dan Pengusaha Perkuat Sinergi Jaga Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaNovember 3, 20260

Pemerintah dan Pengusaha Perkuat Sinergi Jaga Ekonomi Nasional Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga…

Prabowo Gandeng Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

By Kata IndonesiaNovember 3, 20260

Prabowo Gandeng Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memperkuat kolaborasi…

Pemerintah Percepat Penggunaan Anggaran Karhutla untuk Logistik Warga

By Kata IndonesiaNovember 3, 20260

Pemerintah Percepat Penggunaan Anggaran Karhutla untuk Logistik Warga Jakarta – Pemerintah pusat menyalurkan bantuan anggaran…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.