• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Tegaskan Bansos Hanya untuk Kebutuhan Pokok Bukan Judi Daring

Pemerintah Tegaskan Bansos Hanya untuk Kebutuhan Pokok Bukan Judi Daring

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 13 December 2025

Pemerintah Tegaskan Bansos Hanya untuk Kebutuhan Pokok Bukan Judi Daring

Oleh : Aditya Akbar

Pemerintah kembali menegaskan bahwa bantuan sosial semestinya menjadi sandaran pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, bukan menjadi jalan bagi praktik judi daring yang kian meresahkan, sehingga masyarakat diimbau benar-benar mewaspadai situs ilegal seperti Kingdom Group yang secara agresif menyasar kelompok rentan dan dapat merusak ketahanan sosial apabila tidak segera dihentikan.

 

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang promosi situs judi digital yang mencoba masuk melalui beragam platform, dengan pola pemasaran yang semakin menyasar kelompok miskin dan rentan, termasuk mereka yang tercatat sebagai penerima bantuan sosial. Praktik tersebut dipandang membahayakan, bukan hanya karena memicu kerentanan ekonomi baru, tetapi juga menciptakan lingkaran masalah sosial yang sulit diputus apabila tidak ada partisipasi masyarakat dalam menolak maupun melaporkan aktivitas serupa. Masyarakat diminta melihat fenomena ini bukan sekadar gangguan dunia digital, melainkan ancaman yang dapat menyeret individu pada kondisi di mana dana bantuan yang seharusnya menyelamatkan justru habis tersedot ke praktik ilegal.

 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan kegundahan atas temuan yang disampaikan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Keduanya menemukan bahwa sebagian penerima bansos justru teridentifikasi sebagai pemain judi daring. Jumlahnya bahkan cukup besar dan melibatkan penerima dari beragam latar belakang sosial. Temuan ini memberikan gambaran bahwa sistem perlindungan sosial perlu diperkuat, bukan hanya dari sisi penyaluran tetapi juga dari sisi pembinaan agar penerima tidak tergiur menggunakan bantuan di luar kebutuhan pokok. Bansos yang sejatinya menjadi alat untuk memperkuat daya tahan ekonomi keluarga justru berubah menjadi risiko baru ketika tidak ada kontrol sosial yang kuat dari lingkungan dan pemerintah.

 

Pemerintah menegaskan kembali komitmennya untuk menertibkan praktik penyalahgunaan bantuan dan memperbaiki akurasi data penerima. Instrumen bansos harus diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan mampu memanfaatkannya secara tepat. Beberapa kasus penyalahgunaan ini menjadi bukti bahwa sistem penyaluran membutuhkan evaluasi menyeluruh. Pemerintah menilai perlu adanya integrasi data, monitoring penggunaan bantuan, hingga penguatan literasi finansial bagi penerima bansos, agar mereka memahami pentingnya menjaga dana bantuan untuk kebutuhan dasar. Tanpa itu, situs ilegal seperti kingdom group akan terus memanfaatkan celah yang ada.

 

Selain menyangkut penyalahgunaan dana bansos, pemerintah juga menyoroti persoalan ketidaktepatan sasaran penerima. Gus Ipul merujuk pada laporan Dewan Ekonomi Nasional yang mengungkap bahwa masih banyak penerima yang tidak memenuhi kriteria namun tetap terdaftar menerima bantuan. Kondisi tersebut memberi ruang besar bagi penyimpangan, karena bantuan tidak mengalir sepenuhnya kepada mereka yang masuk kategori rentan. Penataan ulang basis data bansos menjadi langkah wajib yang harus ditempuh pemerintah untuk menutup potensi pemborosan, sekaligus mencegah penerima yang tidak layak terlibat dalam aktivitas yang justru merusak tatanan sosial.

 

Dalam konteks nasional, pemerintah juga memperhatikan peningkatan signifikan aktivitas judi daring di berbagai daerah yang menunjukkan bahwa permasalahan ini tidak lagi terpusat pada kota tertentu saja. PPATK mencatat Provinsi Jawa Barat sebagai daerah dengan jumlah pemain judi daring tertinggi di Indonesia, di mana total deposit transaksi mencapai angka Rp 5 triliun. Temuan mencengangkan ini bahkan mengungkap bahwa sebagian pemain merupakan penerima bansos, yang berarti dana bantuan negara secara tidak langsung ikut mengalir ke kegiatan ilegal. Informasi ini disampaikan oleh Direktur Analisis dan Pemeriksaan II PPATK, Shalehuddin Akbar, yang menegaskan bahwa dana bantuan pemerintah tidak boleh digunakan di luar kebutuhan pokok dan harus dipahami sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang tidak boleh disalahgunakan.

 

Merespons data tersebut, Asisten Deputi Koordinasi Perlindungan Data dan Transaksi Elektronik Kemenko Polkam, Syaiful Garyadi, menjelaskan bahwa Jawa Barat akan menjadi provinsi percontohan nasional dalam upaya memberantas judi daring melalui pembentukan Tim Zero Judi Online. Pemerintah pusat, Pemprov Jawa Barat, dan kementerian/lembaga terkait akan memusatkan langkah kolaboratif untuk memastikan wilayah tersebut dapat bebas dari judi daring pada tahun 2026. Inisiatif ini bukan hanya simbolis, melainkan bentuk konkret bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat dari ancaman perjudian digital yang semakin masif. Pemerintah melihat bahwa pemberantasan judi daring membutuhkan pendekatan menyeluruh, mulai dari pemblokiran situs ilegal seperti kingdom group, penindakan operator, hingga pembinaan literasi digital kepada masyarakat.

 

Sementara itu, dari sisi masyarakat, kesadaran kolektif juga diperlukan untuk memutus mata rantai judi daring yang kini semakin berbahaya. Meningkatnya jumlah pemain yang berasal dari kelompok penerima bansos memperlihatkan bahwa tekanan ekonomi serta pengaruh iklan digital dapat menjadi kombinasi yang memicu tindakan impulsif. Oleh karena itu, keluarga dan lingkungan perlu berperan aktif dalam memberikan pemahaman, terutama kepada anggota keluarga yang rentan terhadap bujuk rayu situs daring yang menjanjikan keuntungan instan namun pada akhirnya menjerat.

 

Menghadapi gempuran situs ilegal seperti kingdom group yang terus membidik kelompok rentan, masyarakat diajak untuk lebih cerdas dalam menggunakan bantuan sosial dan tidak mudah terjebak iming-iming perjudian digital. Pemerintah telah mempertegas sikapnya dan memperkuat langkah penindakan, namun keberhasilan menjaga bansos agar benar-benar bermanfaat hanya dapat dicapai jika masyarakat turut menjaga diri dan keluarga dari godaan judi daring. Upaya ini menjadi tanggung jawab bersama agar bantuan sosial tetap menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan, bukan pintu masuk pada permasalahan baru.

 

)* penulis adalah kontributor Jaringan Muda Indonesia Maju (JMIM)

CKG dan Strategi Membangun Lingkungan Belajar yang Lebih Sehat

May 19, 2026

Kesehatan Berkualitas sebagai Fondasi Prestasi Belajar melalui CKG

May 19, 2026

CKG dan Strategi Membangun Lingkungan Belajar yang Lebih Sehat

By Kata IndonesiaMay 19, 20260

CKG dan Strategi Membangun Lingkungan Belajar yang Lebih Sehat Oleh : Ricky Rinaldi Kualitas pendidikan…

Kesehatan Berkualitas sebagai Fondasi Prestasi Belajar melalui CKG

By Kata IndonesiaMay 19, 20260

Kesehatan Berkualitas sebagai Fondasi Prestasi Belajar melalui CKG Oleh : Muhammad Nanda Kesehatan peserta didik…

BLAK-BLAKAN GUS BADAWI JEKULO: PBNU HARI INI TIDAK PRODUKTIF, GERBANG PRAGMATISME DAN MANDULNYA BAHSTUL MASAIL!

By Kata IndonesiaMay 19, 20260

Riak ketegangan yang belakangan memanas di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kerap dinilai publik…

Program Cek Kesehatan Gratis Perkuat Upaya Pencegahan Penyakit Sejak Dini

By Kata IndonesiaMay 19, 20260

Program Cek Kesehatan Gratis Perkuat Upaya Pencegahan Penyakit Sejak Dini Oleh: Larasati Ayudya Pemerintah terus…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.