• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Pemerintah Tegas Menindak Mafia Obat dan Alkes Covid-19

Pemerintah Tegas Menindak Mafia Obat dan Alkes Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 11 July 2021

Oleh : Rizki Raditya

Naiknya harga obat corona yang tidak terkendali membuat masyarakat semakin menderita.

Pemerintah pun bertindak cepat dengan menindak tegas mafia obat dan Alat Kesehatan Covid-19 serta menetapkan HET (Harga Eceran Tertinggi) obat Corona, sehingga warga sipil diharapkan tidak lagi kesulitan saat membelinya.
Masa pandemi adalah waktu yang sulit karena keadaan ekonomi masyarakat yang menurun dan ditambah lagi, saat terkena corona mereka harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Penyebabnya karena hanya yang memegang kartu BPJS yang biaya RS-nya ditanggung pemerintah. Sementara yang tidak hanya bersandar pada asuransi swasta atau terpaksa bayar sendiri.

Selain itu, ada jenis obat corona yang tidak ditanggung oleh BPJS sehingga harus dibeli sendiri. Sayangnya saat obat ini banyak dibutuhkan, karena kasus corona yang makin naik, harganya juga ikut membumbung. Ada yang awalnya hanya 3.000 sebutir tetapi bisa melonjak jadi 10 kali lipat.

Kenaikan juga terjadi pada alat kesehatan seperti oxymeter, tabung oksigen, dan lain-lain. Saat ini harga oxymeter bisa di atas 200.000 rupiah, itupun barangnya agak langka dan harus inden dulu. Kenaikan tabung oksigen juga memberatkan masyarakat karena makin sesak nafas.

Jika hal ini terus berlangsung maka masyarakat miskin makin menderita. Oleh karena itu, pemerintah langsung menetapkan harga eceran tertinggi pada obat corona. Hal ini tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan no. HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang harga eceran tertinggi obat dalam masa pandemi covid-19.

HET ini berlaku di apotik, Rumah Sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lain di Indonesia. Jika ada apotik atau penjual di online shop yang memasang harga di atas HET maka bisa dilaporkan dan akan ditindak. Ancaman hukumannya adalah 5 tahun penjara.

Ancaman hukuman ini tidak main-main karena para mafia obat berani mengambil keuntungan di atas penderitaan orang lain. Bagaimana bisa mereka tega melakukannya, saat yang kena corona sedang kembang kempis napasnya? Mereka sangat butuh obat itu tetapi bisa jadi batal dibelikan oleh keluarganya, karena harganya sangat mahal.

Ketegasan pemerintah patut dipuji karena jangan sampai corona menjadi ajang bisnis yang merugikan masyarakat. Saat pandemi, semua orang harus saling bantu, agar tidak ada lagi pasien yang tak terselamatkan. Bukannya malah mengambil keuntungan besar dan tidak mempedulikan nasib para pasien corona, karena tindakan ini sangat tidak berperikemanusiaan.

Jika tidak ada HET dan ancaman hukuman maka dikhawatirkan akan makin banyak pasien corona, karena mereka gagal membeli obat yang mahal harganya. Namun ketika ada HET yang distandarkan, maka mereka bisa mendapatkannya di apotik dengan harga wajar. Sehingga yang sakit akan tertolong setelah minum obat, dan pulih kembali serta tak akan menularkannya ke banyak orang.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan menyatakan bahwa pemerintah sedang bekerja keras untuk memastikan ketersediaan obat corona tercukupi. Selain itu, standar pengobatan pasien corona akan dibagi berdasarkan gejalanya: ringan, sedang, dan berat. Namun, untuk meminimalisir resiko, maka akan fokus pada pasien corona gejala ringan.

Janji pemerintah untuk menyetok obat corona sekaligus menstandarkan harganya sangat ditunggu oleh masyarakat. Mereka percaya bahwa Presiden Jokowi sangat menepati janji dan perhatian kepada rakyatnya, serta membuktikannya lewat penetapan HET obat corona.

Tindakan tegas pemerintah untuk menghukum mafia obat-obatan corona dan alat kesehatan sangat diapresiasi oleh masyarakat.

Penyebabnya karena jangan sampai pandemi membuat mafia itu makin kaya sementara rakyat kecil menderita, karena sudah kena corona masih harus membeli obat yang harganya mencekik leher. Kita semua harus kompak dalam melawan corona dan jangan sampai ada yang mengambil keuntungan dari situasi pandemi ini.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

 

Pemerintah Dorong Listrik Tenaga Sampah sebagai Solusi Darurat TPA Nasional

August 1, 2026

Ketegasan Menutup Dapur Nakal, Menjaga Marwah Program MBG

August 1, 2026

Pemerintah Dorong Listrik Tenaga Sampah sebagai Solusi Darurat TPA Nasional

By Kata IndonesiaAugust 1, 20260

Pemerintah Dorong Listrik Tenaga Sampah sebagai Solusi Darurat TPA Nasional Jakarta – Pemerintah menargetkan persoalan…

Ketegasan Menutup Dapur Nakal, Menjaga Marwah Program MBG

By Kata IndonesiaAugust 1, 20260

Ketegasan Menutup Dapur Nakal, Menjaga Marwah Program MBG Oleh : Garvin Reviano Pendekatan tegas pemerintah…

Larangan Barang Subsidi di Dapur MBG, Langkah Tegas Berpihak pada Rakyat

By Kata IndonesiaAugust 1, 20260

Larangan Barang Subsidi di Dapur MBG, Langkah Tegas Berpihak pada Rakyat Oleh : Rivka Mayangsari…

Larangan Barang Subsidi di Dapur MBG Jadi Bukti Tata Kelola Program Makin Tegas

By Kata IndonesiaAugust 1, 20260

Larangan Barang Subsidi di Dapur MBG Jadi Bukti Tata Kelola Program Makin Tegas JAKARTA —…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.