• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Pastikan Sekolah Rakyat Tetap Jadi Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

Pemerintah Pastikan Sekolah Rakyat Tetap Jadi Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 26 March 2026

Pemerintah Pastikan Sekolah Rakyat Tetap Jadi Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat (SR) meskipun tengah menjalankan kebijakan efisiensi anggaran. Program ini dipastikan tetap menjadi prioritas karena memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa efisiensi anggaran dilakukan secara selektif dengan memangkas belanja yang dinilai kurang produktif. Menurutnya, langkah tersebut justru bertujuan agar anggaran dapat difokuskan pada program-program strategis yang manfaatnya nyata.

 

“Kita kan justru lebih memilih untuk mengurangi yang tadi, belanja-belanja yang menurut kita kurang produktif,” ujar Prasetyo usai menghadiri rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, Jakarta.

 

Ia menjelaskan bahwa dana dari pos yang tidak efektif kemudian dialihkan untuk memperkuat program prioritas, seperti Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan demikian, anggaran negara dapat digunakan secara lebih optimal untuk membantu meringankan beban masyarakat.

 

“Itulah yang kemudian kita realokasi supaya program-program yang produktif, program-program yang berdampak, program-program yang bisa membantu meringankan beban masyarakat, justru itu yang harus diutamakan,” jelasnya.

 

Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai fokus utama pembangunan. Program Sekolah Rakyat dinilai strategis karena membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga memastikan bahwa program unggulan pemerintah tidak akan terdampak efisiensi anggaran. Pemerintah memang tengah menyusun langkah penghematan untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap di bawah 3 persen, namun tanpa mengorbankan program prioritas.

 

Menurut Airlangga, tidak akan ada pemangkasan anggaran pada program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Hal ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program strategis.

 

Melalui kebijakan ini, pemerintah ingin memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal. Sekolah Rakyat pun diharapkan terus berkembang sebagai solusi pemerataan pendidikan, sekaligus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas.

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

September 8, 2026

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

September 8, 2026

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat PAPUA — Sejumlah tokoh masyarakat Papua mendorong…

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan PAPUA — Tokoh adat dan…

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar  Oleh : Radjiman Arif Aktivitas vulkanik kembali mengingatkan Indonesia bahwa hidup di kawasan cincin api menuntut kesiapsiagaan yang tinggi. Namun, kesiapsiagaan tidak sama dengan kepanikan. Ketika erupsi terjadi, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan agar setiap langkah perlindungan diri dilakukan berdasarkan kondisi nyata, bukan ketakutan yang dipicu oleh kabar yang belum terverifikasi. Situasi terkini terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan pentingnya prinsip tersebut. Erupsi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan dampak berupa sebaran abu vulkanik dan gangguan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk penerbangan. Pemerintah bersama lembaga kebencanaan dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan serta langkah mitigasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Dalam kondisi seperti ini, arus informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri. Video lama dapat kembali beredar seolah-olah merupakan kejadian terbaru, sementara spekulasi mengenai potensi bencana lanjutan dapat menyebar lebih cepat dibandingkan informasi resmi. Padahal, informasi yang keliru dapat memicu kepanikan, mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan mendorong munculnya tindakan yang justru membahayakan keselamatan. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menekankan bahwa masyarakat perlu tetap tenang dan mengikuti perkembangan berdasarkan data resmi. Kekhawatiran terhadap potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau memang menjadi perhatian pemerintah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Banten dan Lampung. Namun, setiap penilaian risiko harus didasarkan pada hasil pemantauan dan analisis lembaga yang memiliki kewenangan. Berton menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau aktivitas gunung api melalui koordinasi BNPB, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait. Berdasarkan evaluasi kondisi terkini, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai isu ancaman tsunami. Pemerintah tetap meningkatkan kesiapsiagaan dengan memastikan jalur evakuasi, sarana komunikasi, titik kumpul, serta langkah perlindungan masyarakat dapat digunakan apabila terjadi perubahan kondisi. …

Pemerintah Bergerak Tangani Erupsi Anak Krakatau

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Bergerak Tangani Erupsi Anak Krakatau Jakarta – Pemerintah bergerak memperkuat kesiapsiagaan menyusul erupsi Gunung…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.