• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 21 August 2026

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 30 ribu koperasi rampung pada 16 Agustus 2026, sekaligus memastikan kesiapan operasional dan pengelolaannya.

 

 

 

 

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan percepatan pembangunan terus dilakukan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Menurutnya, koperasi tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga disiapkan agar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

 

 

 

 

“Target yang bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI ini diproyeksikan menjadi pendorong utama pemerataan dan kemandirian ekonomi desa,” kata Zulkifli.

 

 

 

 

Ia menyebut pembangunan fisik terus dikebut dengan capaian sekitar 150 hingga 200 unit per hari. Pemerintah juga menyiapkan sumber daya manusia, termasuk melalui proses rekrutmen manajer koperasi. Zulkifli menegaskan keberadaan pengelola menjadi bagian penting agar koperasi tidak berhenti sebagai bangunan, tetapi mampu menjalankan kegiatan usaha secara profesional. Menurutnya, manajer koperasi nantinya berperan menggerakkan kegiatan ekonomi sekaligus memastikan manfaat program dapat kembali kepada masyarakat desa.

 

 

 

 

Percepatan tersebut terlihat di sejumlah daerah. Di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kodim 1006/Banjar telah merampungkan 59 gerai dari 64 lokasi yang lahannya tersedia. Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan terus berjalan dengan menyesuaikan kesiapan lahan dan kondisi wilayah.

 

 

 

 

Dandim 1006/Banjar Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya mengatakan pembangunan dilakukan melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak.

 

 

 

 

“Memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Kita terus kejar agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujar Bambang.

 

 

 

 

Bambang menambahkan, pengoperasian gerai akan dilakukan setelah fasilitas dan sistem pengelolaan siap. Ia juga menekankan koperasi tidak diarahkan menggantikan warung atau pelaku usaha yang telah berjalan, melainkan diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi bersama.

 

 

 

 

“Harapan kita, keberadaan KDMP memperpendek rantai pasok dan membantu mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.

 

 

 

 

Sementara itu, percepatan pembangunan juga terlihat di Jawa Timur. Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut 1.483 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayahnya telah rampung 100 persen dan siap dioperasikan. Beberapa unit bahkan telah mulai menjalankan kegiatan.

 

 

 

 

“Total Koperasi Merah Putih di wilayah kami yang telah selesai 100 persen sebanyak 1.483 titik dan siap operasional,” ujar Untoro.

 

 

 

 

Ia menambahkan pengelolaan koperasi diharapkan turut menyerap tenaga kerja lokal dengan mengutamakan warga sekitar.Perkembangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah mempercepat program Koperasi Merah Putih secara bertahap sekaligus terus melakukan koreksi terhadap kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, dan sistem pengelolaan.

 

 

 

 

Dengan koordinasi lintas sektor yang semakin kuat, Koperasi Merah Putih diharapkan segera beroperasi secara optimal dan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Keberadaan koperasi diharapkan mampu memperkuat distribusi kebutuhan pokok, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan ekonomi. (*)

Sekolah Rakyat Dorong Siswa Mengembangkan Potensi dan Kepercayaan Diri

November 1, 2026

Sekolah Rakyat Perkuat Karakter dan Kemandirian Anak Prasejahtera

November 1, 2026

Sekolah Rakyat Dorong Siswa Mengembangkan Potensi dan Kepercayaan Diri

By Kata IndonesiaNovember 1, 20260

Sekolah Rakyat Dorong Siswa Mengembangkan Potensi dan Kepercayaan Diri *Jakarta* – Sekolah Rakyat mendorong siswa…

Sekolah Rakyat Perkuat Karakter dan Kemandirian Anak Prasejahtera

By Kata IndonesiaNovember 1, 20260

Sekolah Rakyat Perkuat Karakter dan Kemandirian Anak Prasejahtera Jakarta – Program Sekolah Rakyat tidak hanya…

Bantuan Pangan Jelang Nataru Disalurkan Cepat dan Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaNovember 1, 20260

Bantuan Pangan Jelang Nataru Disalurkan Cepat dan Tepat Sasaran Oleh : Rivka Mayangsari Pemerintah mempercepat…

Pemerintah Percepat Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Keluarga

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Pemerintah Percepat Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Keluarga JAKARTA – Pemerintah percepat penyaluran bantuan pangan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.