• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Optimalkan APBN untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Pemerintah Optimalkan APBN untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 23 December 2025

Pemerintah Optimalkan APBN untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Jakarta – Pemerintah terus mengoptimalkan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan senilai Rp 268 miliar kepada 52 kabupaten/kota dan tiga provinsi yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah pusat dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan efektif dan merata di seluruh daerah terdampak. Bantuan tersebut dialokasikan dengan skema Rp 4 miliar untuk setiap kabupaten/kota serta Rp 20 miliar untuk masing-masing provinsi.

 

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa dana tersebut bersumber dari Dana Kemasyarakatan Presiden yang tercantum dalam APBN.

 

“Bapak Presiden telah menyalurkan bantuan presiden melalui dana kemasyarakatan Presiden. Sudah tersalurkan Rp 268 miliar,” ujar Suahasil di Jakarta.

 

Ia menegaskan bahwa mekanisme penyaluran dilakukan secara langsung ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah penerima. Skema ini dirancang agar pemerintah daerah memiliki keleluasaan dan kecepatan dalam menggunakan anggaran untuk kebutuhan mendesak pascabencana.

 

“Untuk APBD tiga provinsi dan 52 kabupaten kota yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masing-masing Rp 4 miliar per kabupaten kota dan Rp 20 miliar per provinsi,” lanjutnya.

 

Penyaluran bantuan ini melengkapi kebijakan Presiden Prabowo sebelumnya yang telah mengucurkan dana bencana dengan besaran serupa bagi daerah terdampak. Pemerintah memandang bahwa dukungan fiskal dari pusat sangat krusial, terutama ketika kemampuan keuangan daerah berada dalam kondisi terbatas. Fokus utama penggunaan anggaran diarahkan untuk pemulihan infrastruktur dasar, bantuan kepada masyarakat terdampak, serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi.

 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa banyak pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran, khususnya menjelang akhir tahun. Ia menjelaskan bahwa pos belanja tidak terduga di sejumlah daerah sudah berada pada titik minimum.

 

“Anggaran untuk dalam keadaan krisis namanya belanja tidak terduga, tapi karena ini sudah akhir tahun, sisanya sangat tipis. Ada yang hanya tinggal Rp 75 juta dan ada Rp 300 juta,” ujarnya.

 

Tito juga menyoroti adanya semangat gotong royong antardaerah dalam membantu wilayah terdampak bencana. Sejumlah pemerintah daerah diketahui turut menyalurkan bantuan dari APBD mereka kepada Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

“Dana dari daerah untuk provinsi dan kabupaten lain sudah tersalurkan Rp 34 miliar. Ada juga yang langsung ke kabupaten tertentu seperti Lhokseumawe yang mendapat bantuan Rp 3 miliar dari daerah lain,” tutupnya.

 

Langkah optimalisasi APBN melalui Dana Kemasyarakatan Presiden ini menjadi bukti komitmen pemerintah pusat untuk hadir secara nyata dalam situasi krisis, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi mempercepat pemulihan dan menjaga stabilitas sosial di wilayah Sumatera pascabencana.

BLAK-BLAKAN GUS BADAWI JEKULO: PBNU HARI INI TIDAK PRODUKTIF, GERBANG PRAGMATISME DAN MANDULNYA BAHSTUL MASAIL!

May 19, 2026

Program Cek Kesehatan Gratis Perkuat Upaya Pencegahan Penyakit Sejak Dini

May 19, 2026

BLAK-BLAKAN GUS BADAWI JEKULO: PBNU HARI INI TIDAK PRODUKTIF, GERBANG PRAGMATISME DAN MANDULNYA BAHSTUL MASAIL!

By Kata IndonesiaMay 19, 20260

Riak ketegangan yang belakangan memanas di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kerap dinilai publik…

Program Cek Kesehatan Gratis Perkuat Upaya Pencegahan Penyakit Sejak Dini

By Kata IndonesiaMay 19, 20260

Program Cek Kesehatan Gratis Perkuat Upaya Pencegahan Penyakit Sejak Dini Oleh: Larasati Ayudya Pemerintah terus…

Cek Kesehatan Gratis Dorong Transformasi Layanan Kesehatan yang Lebih Preventif

By Kata IndonesiaMay 19, 20260

Cek Kesehatan Gratis Dorong Transformasi Layanan Kesehatan yang Lebih Preventif Oleh: Reksa Wibawa Pemerintah terus…

Cek Kesehatan Gratis Kini Fokus pada Pengobatan dan Penanganan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaMay 18, 20260

Cek Kesehatan Gratis Kini Fokus pada Pengobatan dan Penanganan Berkelanjutan Jakarta – Pemerintah terus memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.