• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Pemerintah Evakuasi WNI dari Konflik Rusia-Ukraina

Pemerintah Evakuasi WNI dari Konflik Rusia-Ukraina

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 3 March 2022

Pemerintah Evakuasi WNI dari Konflik Rusia-Ukraina

Oleh : Aldia Putra

Pemerintah bergerak cepat dengan mengevakuasi 96 Warga Negara Indonesia (WNI) keluar dari Ukraina. Evakuasi memang harus dilakukan sebagai bentuk perlindungan negara kepada WNI.

Konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina membawa korban, tak hanya masyarakat asli sana, tetapi juga para WNI yang sedang merantau ke sana. Mereka menanti dengan harap-harap cemas dan berdoa semoga serangan segera berhenti sehingga isu tentang perang dunia ketiga tidak benar-benar terjadi.

Penyebabnya karena nyawa adalah taruhannya.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan hingga 2 Maret 2022, jumlah total yang telah berada di luar Ukraina adalah 99 WNI dan 5 WNA yang merupakan keluarga dari WNI. Sebanyak 99 WNI sudah keluar dari Ukraina, termasuk 5 WNI yang melakukan evakuasi mandiri.

Menlu Retno juga menambahkan bahwa evakuasi akan terus dilaksanakan secara bertahap. Hal ini dipengaruhi situasi di Ukraina yang sampai saat ini masih sangat dinamis dan berubah dengan cepat. Sementara itu, negara tujuan evakuasi tersebut adalah Rumania dan Polandia.

Mantan Duta Besar (Dubes) RI untuk Polandia, Hazairin Pohan memandang evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Ukraina ke Rumania dan Polandia sudah tepat. Hal ini mengingat kedua negara tersebut secara geografis cukup dekat dengan Ukraina.
Masyarakat Indonesia di Ukraina diminta untuk tidak panik karena keadaan memang belum sepenuhnya aman. WNI di Ukraina maupun keluarga WNI di Indonesia diharapkan dapat terus bersabar, mencermati dinamika situasi, serta mengikuti protokol keselamatan yang telah dikeluarkan Pemerintah.
Evakuasi WNI memang harus dilakukan karena keselamatan mereka adalah nomor satu. Walau berada di luar negeri, tetapi mereka wajib dilindungi, terutama oleh pihak kedutaan RI. Evakuasi wajib dilakukan dengan aman agar menjamin keselamatan nyawa mereka.
Konflik Ukraina dan Rusia memang cukup pelik karena tiap pihak mengklaim dirinya yang benar. Padahal jika ada perang, maka masing-masing warga di negara tersebut yang dirugikan, karena keadaan mencekam dan terjadi tekanan secara psikologis. Akibatnya semua orang bisa stress, bahkan depresi.
Selain itu, peperangan membutuhkan dana yang sangat besar. Pandemi saja belum selesai, malah ditambah dengan perang. Mau jadi apa negaranya? Bisa-bisa kacau-balau dan dalam keadaan pailit.
Oleh karena itu Presiden Jokowi juga menyatakan ketidaksetujuannya mengenai konflik Rusia dan Ukraina. Ini bukanlah ikut campur, melainkan cara agar dunia ini lebih damai. Apalagi PBB tampaknya belum terjun langsung untuk menengahi konflik.
Pemerintah menjamin keselamatan para WNI di mana saja, termasuk yang masih ada di Ukraina. Mereka akan segera dievakuasi ke Polandia dan Rumania yang relatif aman dari serangan apapun. Akan tetapi para WNI yang belum dievakuasi diharapkan untuk bersabar karena evakuasi akan berlangsung dalam satu rombongan besar sehingga butuh waktu untuk penjemputan dan koordinasi.
)* Penulis adalah pegiat media sosial

 

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua

July 14, 2026

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo

July 14, 2026

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua MERAUKE – Pembangunan Proyek…

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo Oleh : Aditya Akbar Pemerintah…

Satgas PHK Jadi Kado Nyata Presiden Prabowo untuk Proteksi Kaum Buruh

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Satgas PHK Jadi Kado Nyata Presiden Prabowo untuk Proteksi Kaum Buruh Oleh: Sapto Jayadi Kebijakan…

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan yang berkualitas bukan hanya ditandai oleh hadirnya infrastruktur atau meningkatnya nilai investasi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan lapangan kerja yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam konteks Papua, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Merauke menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kebijakan pemerintah diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Melalui pembangunan kawasan perkebunan tebu dan industri gula serta bioetanol, pemerintah menghadirkan fondasi ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selama bertahun-tahun, Papua menghadapi tantangan dalam menciptakan lapangan kerja yang memadai seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja. Di sisi lain, potensi sumber daya alam yang melimpah membutuhkan pengelolaan yang mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Pemerintah menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan PSN yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi nasional, tetapi juga pada penciptaan kesempatan kerja dalam jumlah besar. Dengan demikian, pembangunan tidak berhenti pada aspek fisik, melainkan menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.