• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pemekaran Wilayah Papua Perlu Dilakukan

Pemekaran Wilayah Papua Perlu Dilakukan

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 2 June 2022

Pemekaran Wilayah Papua Perlu Dilakukan

Oleh : Moses Waker

Pemekaran wilayah di Papua perlu dilakukan untuk meratakan pembangunan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperpendek rentang birokrasi, meningkatkan pelayanan publik, dan memajukan daerah demi mengangkat harkat martabat rakyat Papua.

Papua saat ini memiliki 2 provinsi padahal pulaunya adalah yang terbesar di Indonesia. Jika hanya ada 2 provinsi tentu agak menyulitkan untuk pembangunan karena terkendala masalah geografis dan jarak dari kantor pemerintah daerah ke pemukiman warga amat jauh. Oleh karena itu pemekaran wilayah jadi solusi dan memang hal ini atas permintaan masyarakat Papua sendiri.

Pengamat politik Karyono Wibowo menyatakan bahwa pemekaran wilayah Papua adalah sesuatu yang penting dan perlu didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam artian, pemekaran wilayah seharusnya tak hanya didukung oleh masyarakat Papua tetapi juga seluruh warga negara Indonesia. Penyebabnya karena dengan pemekaran wilayah maka Papua akan jadi lebih maju lagi.

Karyono menambahkan, pemekaran wilayah amat penting karena di Papua ada banyak suku sehingga perlu dilakukan pembagian wilayah yang lebih banyak. Keberagaman kultur dan bahasa bisa dibagi-bagi per wilayah sehingga mempermudah pengaturannya. Dalam artian, pembagian jadi 5 provinsi memang sesuai dengan wilayah adat, yakni Mamta, Saireri, Anim Ha, Mee Pago, dan La Pago.
Jika ada 5 provinsi maka pengaturannya akan lebih mudah karena kulturnya sama. Selama ini karakter dari 1 suku dengan yang lain cukup berbeda. Jika ada pembagian provinsi per wilayah adat akan memudahkan karena bisa menggunakan pendekatan kultural ke masyarakat, sehingga pembangunan akan lebih sukses di seluruh Bumi Cendrawasih.
Selain itu, pemekaran wilayah juga mempercepat pembangunan di Papua. Sejak diberlakukan desentralisasi dan pembagian dana otonomi khusus, Papua memang berbenah dan memiliki pembangunan yang cukup pesat. Namun untuk wilayah pelosok masih ada yang belum mendapatkan sentuhan modernitas.
Jika ada pemekaran wilayah maka ada provinsi baru dan otomatis ada dana APBD. Uang ini yang akan jadi modal dasar untuk pembangunan sampai ke pelosok Papua. Dana yang diberikan untuk APBD jadi lebih banyak karena sebelumnya jatah untuk 2 provinsi jadi 5 provinsi.
Pembangunan terutama infrastruktur masih diperlukan masyarakat Papua pelosok. Misalnya untuk membuat jalan raya yang representatif sehingga mobilitas masyarakat dipermudah. Sebelumnya hanya ada jalan setapak yang lengket kena lumpur ketika hujan. Namun berkat dana APBD maka masyarakat bisa menikmati jalan beraspal yang memudahkan kehidupan mereka.
Adanya infrastruktur berupa jalan beraspal memang dibutuhkan karena selain mempermudah mobilitas juga mempercepat perjalanan, sehingga hemat biaya transportasi. Dengan adanya jalan maka menguntungkan juga bagi pedagang karena mereka bisa melewatinya dengan mobil atau sepeda motor.
Jalan-jalan raya yang dibangun sampai ke pelosok Papua memang disengaja, untuk mengurangi ketergantungan akan pesawat terbang. Jika kendaraan bisa lewat darat maka tak usah mengirim barang via udara yang amat mahal biayanya. Diharapkan bisa mengurangi harga-harga barang di Papua yang notabene jauh lebih mahal daripada di Jawa.
Pemekaran wilayah memang sangat dibutuhkan dilakukan karena bisa membangun Papua hingga ke pelosok, dan pembangunan tidak hanya ada di Jayapura atau Merauke. Namun sampai ke Ilaga, Yahukimo, Sorong, dan daerah-daerah lain.
Pemekaran wilayah adalah sebuah kewajiban karena akan membawa Papua jadi lebih baik. Pembangunan akan dilakukan tidak hanya di ibu kota provinsi, tetapi sampai ke pelosok yang dekat hutan dan pegunungan. Dengan adanya pembangunan berkelanjutan, maka wilayah Papua diharapkan dapat terus bersaing dengan daerah lain yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

)* Penulis adalah Mahasiswa Papua tinggal di Bali

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

August 16, 2026

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

August 16, 2026

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala  Oleh : Rivka Mayangsari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum yang kembali memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat. Antusiasme publik untuk mengikuti berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan, khususnya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, menunjukkan bahwa rasa cinta terhadap Indonesia tetap hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang ingin menyaksikan langsung upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Tercatat lebih dari 336 ribu masyarakat telah mendaftarkan diri melalui laman Pandang Istana. Angka tersebut menjadi gambaran kuat mengenai besarnya perhatian masyarakat terhadap momentum bersejarah yang setiap tahun menjadi simbol kebersamaan seluruh rakyat Indonesia. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya minat untuk hadir langsung dalam momen peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Tingginya partisipasi publik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana peringatan kemerdekaan yang semarak sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dengan momentum kenegaraan. Antusiasme tersebut tidak sekadar menunjukkan keinginan masyarakat untuk hadir dalam sebuah kegiatan seremonial. Lebih dari itu, tingginya jumlah pendaftar mencerminkan adanya keterikatan emosional masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa. Upacara kemerdekaan menjadi ruang bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran masyarakat dalam perayaan kemerdekaan juga memperlihatkan bahwa nilai-nilai nasionalisme masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks, momentum HUT RI tetap mampu menyatukan masyarakat dalam semangat yang sama, yaitu rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia. …

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan Oleh : Garvin Reviano Peringatan…

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa Jakarta – Semarak peringatan Hari…

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan Jakarta – Perayaan HUT ke-81 Republik…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.