• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pembekalan TNI untuk Penerima LPDP adalah Langkah Strategis Perkuat Nasionalisme

Pembekalan TNI untuk Penerima LPDP adalah Langkah Strategis Perkuat Nasionalisme

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 1 June 2026

Pembekalan TNI untuk Penerima LPDP adalah Langkah Strategis Perkuat Nasionalisme

Jakarta – Kementerian Keuangan menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda berkarakter melalui program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memberikan pembekalan dan pelatihan bela negara kepada para penerima beasiswa, sebelum keberangkatan studi mereka.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa para intelektual muda Indonesia tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kecintaan yang mendalam terhadap tanah air.

 

“LPDP itu ada pembekalan lebih lanjut, dalam hal ini dari TNI, bukan untuk perang, tapi untuk melatih memperkuat rasa nasionalisme mereka,” kata Purbaya.

 

Menteri Keuangan menambahkan bahwa pemerintah ingin memastikan setiap rupiah yang diinvestasikan melalui dana abadi pendidikan ini kembali dalam bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

 

“Pembekalan itu bersifat penting agar penerima beasiswa LPDP tetap memiliki kecintaan terhadap Indonesia,” tuturnya.

 

Oleh karena itu, bekal nasionalisme menjadi fondasi penting agar para lulusan LPDP, baik yang belajar di dalam maupun luar negeri, memiliki komitmen moral untuk kembali dan mengabdi kepada Indonesia.

 

“Negara telah berinvestasi besar melalui beasiswa sehingga para penerima diharapkan kembali dan memberi manfaat bagi tanah air,” ungkap Menkeu.

 

Melalui pembekalan ini, para penerima LPDP diharapkan mampu menjadi duta bangsa yang membawa identitas dan nilai-nilai luhur Indonesia di kancah internasional, serta menjadi motor penggerak kemajuan negara di masa depan. [-RWA]

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

August 5, 2026

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

August 5, 2026

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas JAKARTA — Munculnya kabinet bayangan (shadow cabinet)…

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia Jakarta – Semangat menjaga persatuan…

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik Oleh : Gavin…

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.