• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pastikan Transisi Pemerintahan Berjalan Mulus, Prabowo-Gibran Akan Lanjutkan Prestasi Presiden Jokowi

Pastikan Transisi Pemerintahan Berjalan Mulus, Prabowo-Gibran Akan Lanjutkan Prestasi Presiden Jokowi

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 16 October 2024

Pastikan Transisi Pemerintahan Berjalan Mulus, Prabowo-Gibran Akan Lanjutkan Prestasi Presiden Jokowi

Jakarta – Koalisi pendukung Prabowo Subianto atau Koalisi Indonesia Maju (KIM), menyebut jika presiden terpilih itu bakal melanjutkan pembangunan megaproyek IKN Nusantara yang diwariskan pemerintahan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin.

Viva Yoga Mauladi, Direktur Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, mengatakan bahwa melanjutkan pembangunan IKN merupakan salah satu visi dan misi Prabowo dalam agenda pemerintahannya mendatang.

“IKN akan tetap dilanjutkan, tidak akan diabaikan,” kata Viva.

Prabowo, sambung Viva, sejak awal berkampanye telah menyatakan bakal melanjutkan pelbagai program positif yang dijalankan oleh pemerintahan Jokowi-Ma’ruf sehingga dapat dipastikan IKN bakal berlanjut.

“Yang dijalankan Pak Jokowi akan disempurnakan lagi,” ujar dia.

Di tempat berbeda, Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, Dr. H. Syaharie Ja’ang memberikan apresiasi tinggi terhadap 10 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi, khususnya dalam pelaksanaan proyek IKN Nusantara.

Menurut Syaharie, pembangunan IKN adalah salah satu pencapaian terbesar dalam perencanaan dan pengembangan infrastruktur di Indonesia.

“Presiden Jokowi dikenal sebagai sosok yang visioner dalam pembangunan infrastruktur dan perencanaan jangka panjang. Salah satu pencapaian signifikan dari pemerintahannya adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara,” tutur Syaharie.

Menurutnya, sosok Presiden Jokowi sangat baik dan dikenal sebagai pekerja keras dan berwawasan jauh ke depan. Melalui tekad yang kuat akhirnya pemindahan IKN bisa tercapai dan menjadi harapn baru bagi Indonesia.

“Presiden Jokowi telah mengimplementasikan proyek ini dengan tekad dan visi yang sangat kuat. Ini mencerminkan komitmennya untuk memperbaiki dan mempercepat kemajuan bangsa kita,” lanjut Syaharie.

Presiden Jokowi pun menginginkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Giban Rakabuming Raka bisa segera bekerja dan berlari kencang setelah pelantikan.

Selain itu, Jokowi meminta kepada para menteri untuk mendukung penuh program Presiden terpilih agar transisi pemerintahan baru berjalan efektif.

“Kita semua harus mendukung penuh program presiden terpilih, pastikan transisi pemerintahan berjalan efektif,” kata Jokowi.

Pada kesempatan berbeda, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bakal all out mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

SBY menegaskan, Demokrat harus berkomitmen mengawal masa peralihan kekuasaan sebagai wujud etika dan moral politik yang baik.

“Setelah itu, dukung penuh, sukseskan pemerintahan Presiden Prabowo ke depan,” ucapnya.

SBY meyakini Ketua Umum Partai Gerindra tersebut punya rencana yang jelas untuk menjadikan Indonesia negara maju dan masyarakatnya sejahtera.

“Beliau punya idealisme, punya agenda yang jelas, punya sasaran yang juga menurut saya tepat,” pungkas SBY.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.