• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Papua Bagian Integral NKRI, Separatisme Tidak Mendapat Tempat

Papua Bagian Integral NKRI, Separatisme Tidak Mendapat Tempat

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 7 December 2023

Papua Bagian Integral NKRI, Separatisme Tidak Mendapat Tempat

Oleh: Henry Damyati

Indonesia, dengan keberagaman budaya, etnis, dan geografi yang luar biasa, terus berupaya menjaga persatuan dan keutuhan negaranya. Salah satu daerah yang menjadi fokus perhatian dan perdebatan adalah Papua.

Papua, sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberagaman dan kekayaan bangsa Indonesia.

Papua, dengan keindahan alamnya yang memukau, kekayaan sumber daya alam, dan keberagaman budayanya, telah menjadi pusat perhatian baik di tingkat nasional maupun internasional.

Namun, di tengah-tengah segala keindahan itu, kita juga dihadapkan pada tantangan besar, yaitu adanya gerakan separatisme yang diwakili oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua.

Penting untuk kita memahami bahwa pemisahan diri yang diinginkan oleh kelompok-kelompok tersebut tidak sesuai dengan semangat persatuan dan kesatuan yang telah menjadi dasar pembentukan Indonesia. Sejak awal, para founding fathers Indonesia sepakat untuk membentuk negara yang kuat dan bersatu, tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan bahasa.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan Pemerintah tidak akan bernegosiasi dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua soal permintaan memerdekakan Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mahfud mengatakan NKRI berdasarkan pada konstitusi, hukum internasional, dan berdasarkan kenyataan faktual. Dan Papua adalah bagian yang sah dari NKRI. Oleh sebab itu, tidak ada negosiasi soal itu dan pemerintah akan mempertahankan serta memberantas setiap pihak yang ingin mengambil bagian secuil pun dari NKRI.
Bahkan Sekjen PBB, António Guterres mengungkapkan PBB mendukung kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia dan isu kedaulatan bukan suatu pertanyaan bagi PBB. Status Papua sebagai bagian Indonesia sudah final berdasarkan Uti Possidetis Juris, NY Agreement 1962, Act of Free Choice 1969, dan resolusi GA PBB 2504 (XXIV) 1969. PBB juga melihat outcome dari pembangunan pemerintah pada era Presiden Jokowi di wilayah Papua dan Papua Barat.
Hal tersebut menjelaskan bagaimana pemerintah telah menampilkan peran “penyeimbang” yang kuat di Papua, bukan hanya prestasi kebijakan luar negeri, namun juga prestasi pembangunan yang telah diraih Papua.
Konflik di Papua bukanlah satu-satunya tantangan dalam merawat persatuan Indonesia. Namun, sikap teguh terhadap integritas wilayah harus dikedepankan sebagai bagian dari upaya memelihara keutuhan NKRI. Menolak separatisme adalah langkah nyata untuk menjaga identitas dan keberlanjutan bangsa Indonesia.
Adalah tugas kita sebagai warga negara untuk memahami dan mendukung penyelesaian konflik di Papua melalui dialog dan pendekatan yang inklusif. Pengembangan Papua harus menjadi upaya bersama yang melibatkan semua pihak, baik pemerintah, masyarakat Papua, maupun elemen-elemen sosial dan budaya lainnya.
Bagi Indonesia, Papua merupakan wujud kongkrit nasionalisme berdaulat dalam rangka pertahanan negara. Oleh karena itu, Indonesia selalu menolak upaya internasional untuk menengahi masalah Papua karena memang tidak ada masalah di sana yang tidak bisa diselesaikan oleh sesama anak bangsa. Justru keberagaman bangsa dan budaya di Indonesia akan membantu pengembangan Papua. Pembangunan Papua dalam konteks pertahanan dapat digambarkan sebagai sarana penguatan hubungan antar bangsa dalam entitas nasional untuk menciptakan kondisi kehidupan yang beradab.
Penting untuk menyoroti inisiatif pemerintah dalam membangun Papua, baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan masyarakat. Pembangunan yang merata dan inklusif adalah kunci untuk mengatasi akar permasalahan dan meredakan ketegangan di Papua.
Sementara itu, adanya peran media dalam membentuk opini publik juga sangat penting. Media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi dengan akurat dan obyektif, serta menghindari pemberitaan yang dapat memicu konflik atau meningkatkan ketegangan.
Pemerintah Indonesia selalu memikirkan Papua yang merupakan bagian dari NKRI. Skema untuk mewujudkan Papua yang sejahtera harus dengan manajemen pembangunan yang baik dan didukung semua elemen masyarakat Papua. Pemerintah terus bekerja keras menyelesaikan persoalan yang masih ada, bahkan bertindak tegas kepada tersangka ujaran kebencian terhadap Papua. Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada kendala, namun saat ini kondisi Papua terus semakin baik. Adapun kelompok separatis, justru tidak berkontribusi, dan memecah belah.
Dalam menghadapi isu Papua, kita perlu mengedepankan semangat kebhinekaan dan persatuan. Sikap saling menghormati, mendengarkan, dan berdialog harus menjadi landasan untuk menyelesaikan konflik dan membangun Papua sebagai bagian tak terpisahkan dari NKRI. Dengan cara ini, kita dapat melangkah maju sebagai bangsa yang kuat dan bersatu, menghadapi berbagai tantangan untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat.
Pembangunan adalah sarana untuk membangun konstruksi rasa saling percaya bagi masyarakat Papua sebagai anak bangsa. Dengan pendekatan ini, kita bisa memperkuat dan memperkuat Papua untuk Indonesia dan Indonesia untuk Papua. Keberagaman adalah alat konseptual yang dapat dikembangkan untuk memperkuat nasionalisme Indonesia di Papua. Memenangkan hati dan pikiran masyarakat Papua adalah strategi penting dalam membentuk rasa percaya mereka terhadap pemerintah dan bangsa Indonesia. Sebab, memberikan rasa saling percaya dalam keberagaman adalah kunci sukses bangsa ini merdeka dulu.

)* Penulis merupakan mahasiswa Universitas Tarumanagar

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.