• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 5 August 2026

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

JAKARTA — Munculnya kabinet bayangan (shadow cabinet) oleh sejumlah kalangan oposisi dinilai berpotensi memunculkan narasi pesimistis yang dapat mengganggu stabilitas nasional apabila tidak disertai gagasan yang konstruktif.

Di tengah fokus pemerintah menjalankan agenda pembangunan, berbagai pihak mengingatkan agar dinamika politik tetap mengedepankan kritik berbasis solusi tanpa menciptakan ketidakpastian di tengah masyarakat maupun pelaku usaha.

 

Ketua Umum Presidium Pusat Barisan Pembaharuan 08 (PP-BP 08) Syafrudin Budiman menegaskan bahwa kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem demokrasi Indonesia.

 

Namun, menurutnya, kritik tidak seharusnya berkembang menjadi narasi yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional maupun melemahkan kepercayaan publik terhadap perekonomian.

 

“Barisan Pembaharuan 08 menilai energi bangsa saat ini seharusnya diarahkan untuk mendukung keberhasilan pembangunan nasional, bukan membangun polemik politik yang berpotensi menurunkan optimisme masyarakat dan dunia usaha,” ujar Syafrudin.

 

Ia mengatakan Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran saat ini tengah memusatkan perhatian pada implementasi agenda Asta Cita sebagai fondasi pembangunan nasional.

 

Berbagai program strategis, mulai dari penguatan ketahanan pangan, hilirisasi industri, reformasi birokrasi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemberantasan korupsi terus dijalankan sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Menurutnya, berbagai indikator makroekonomi hingga saat ini masih menunjukkan kondisi yang relatif terjaga.

 

“Jangan sampai kabinet bayangan justru menjadi ‘kabinet halu’ yang sibuk membangun opini, tetapi tidak memiliki visi, misi, maupun program alternatif yang jelas bagi kepentingan rakyat. Demokrasi membutuhkan kritik yang berbasis data dan solusi, bukan sekadar retorika politik,” tegas Syafrudin.

 

Sementara itu, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) sekaligus Pengamat Politik, Jerry Massie menegaskan bahwa demokrasi memang membutuhkan kelompok yang berperan memberikan pengawasan, kritik, serta masukan terhadap pemerintah.

 

Namun, ia menilai pembentukan kabinet bayangan tidak diperlukan karena berpotensi menimbulkan tafsir politik yang berbeda di tengah masyarakat.

 

“Saya kira kabinet bayangan tak perlu ada, soalnya itu ilegal,” kata Jerry.

 

Ia mengingatkan agar setiap gerakan politik tidak tersusupi kepentingan kelompok tertentu.

 

“Kalau kabinet bayangan ada indikasi politik lain dan agenda demi kepentingan kelompok tertentu dan pribadi, ini salah kaprah,” tutup Jerry.

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

August 5, 2026

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

August 5, 2026

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas JAKARTA — Munculnya kabinet bayangan (shadow cabinet)…

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia Jakarta – Semangat menjaga persatuan…

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik Oleh : Gavin…

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.