• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal ke Parpol

Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal ke Parpol

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 18 November 2021

Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal ke Parpol

Oleh : Muhammad Zaki

Penangkapan seorang ketua Parpol menghebohkan masyarakat karena ia ternyata terseret arus radikalisme. Masyarakat patut mewaspadai, jangan sampai masuk ke sebuah Parpol dan ternyata di dalamnya berisi orang-orang yang meyakini radikalisme.

Radikalisme adalah paham yang sangat berbahaya karena bisa menggerogoti negara dari dalam. Kaum radikal selalu ngotot untuk membentuk negara khafilah dan tidak menyetujui pancasila serta UUD 1945. Padahal mereka tidak memberi sumbangsih apa-apa pada saat perang melawan VOC, tetapi datang dan menghina pemerintah Indonesia dengan semena-mena.

Baru-baru ini ada penangkapan Farid Okbah, ketua salah satu partai politik. Penangkapan oleh Densus 88 ini mengagetkan karena masyarakat tidak menyangka ia terlibat radikalisme. Memang kaum radikal rata-rata pandai menyembunyikan modusnya, sehingga bisa beraktivitas secara halus di Indonesia, sambil diam-diam bergerilya mencari mangsa.
Masyarakat diminta untuk lebih waspada akan masuknya radikalisme ke partai politik. Pasalnya, tinggal 3 tahun lagi ada pemilihan presiden. Jangan sampai banyak yang bersimpati pada suatu partai tetapi ternyata isinya adalah kaum radikal, dan nanti merekalah yang menjadi pejabat penting di Indonesia.
Jika sudah begini, seperti apa masa depan Indonesia? Akan sangat mengerikan karena bisa jadi Indonesia akan diubah dari negara demokrasi jadi negara khalifah, dan UUD 1945 serta pancasila mereka usahakan untuk dihapus. Masa depan negara bisa hancur-lebur di tangan kelompok radikal.
Oleh karena itu sebelum masuk jadi kader Parpol atau simpatisannya, jangan asal-asalan. Apalagi jika ada iming-iming hadiah atau kemudahan yang diberikan oleh sebuah Parpol. Jangan mudah tergiur, karena bisa jadi itu modus dari kelompok radikal yang menyaru jadi pengurus partai politik. Tidak mungkin ada makan siang gratis, karena bisa jadi hadiah di awal akan menjadi masalah di belakang, dan Anda bisa terseret dalam kasus radikalisme jika terbujuk oleh tipu daya mereka.
Telusuri dulu sejarah Parpol, visi dan misinya, serta profil pendiri dan pengurusnya. Saat ini penelusuran bisa dilakukan dengan sangat mudah di internet atau cek saja akun media sosialnya. Jika mereka sering men-share hoaks, propaganda, atau menghinda pemerintah, lalu bersimpati pada ISIS, maka bisa dipastikan Parpol itu radikal.
Cek dan ricek memang harus dilakukan agar tidak menyesal. Pasalnya, jika sudah terlanjur jadi kader Parpol, dan ternyata isinya anggota kelompok radikal akan susah sekali. Mereka bisa saja melakukan cuci otak agar Anda dan keluarga mau meyakini radikalisme, dan kemungkinan terburuknya dibaiat jadi teroris. Apa mau hidup berakhir karena dipaksa jadi pengantin bom? Tentu jawabannya tidak.
Jika jadi anggota Parpol radikal dan belum dalam level cuci otak, maka bisa saja tersangkut kasus radikalisme dan terorisme. Pasalnya, menyembunyikan anggota teroris juga dianggap sebagai sebuah kejahatan, dan bisa jadi teman separtai yang terlibat terorisme memanfaatkan keluguan Anda. Jangan mau hidup dalam penjara akibat ulah mereka.
Kalaupun tidak jadi anggota kelompok radikal dan hanya jadi simpatisan maka juga harus waspada. Jangan sampai mereka terpilih di dalam pemilu, karena bisa menyalahgunakan kekuasaan. Memang pemilu masih lama tetapi tidak ada salahnya untuk waspada dan menghadapi setiap kemungkinan terburuk.
Oleh karena itu kita harus meningkatkan kewaspadaan terhadap Parpol yang terlibat radilkalisme. Jangan sampai kita mau dibujuk jadi kader karena iming-iming, padahal akhirnya diajak jadi kaum radikal dan dicuci otak jadi teroris. Radikalisme bisa menghancurkan negara, oleh karena itu harus diberantas sampai ke akarnya. Jangan sampai Anda malah terseret di dalamnya.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.