• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mewaspadai Kenaikan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah

Mewaspadai Kenaikan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 18 November 2021

Mewaspadai Kenaikan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah

Oleh : Raffles Silaban

Masyarakat perlu mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah. Kewaspadaan ini perlu diimplementasikan dengan terus menerapkan Prokes ketat selama beraktivitas.

Meski secara umum kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia menunjukkan pelandaian kasus, Prof. Wiku Adi Sasmito selaku Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa terdapat 5 provinsi yang mencatatkan kenaikan kasus positif tertinggi jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Kelima Provinsi tersebut yakni Papua Barat yang mengalami kenaikan sebanyak 100 kasus, DI Yogyakarta naik 77 kasus, DKI Jakarta naik 46 kasus, Sulawesi Tenggara naik 7 kasus dan kepulauan Bangka Belitung naik 5 kasus.

Meski penambahan ini terbilang sedikit, namun masih terhitung besar jika dibandingkan dengan provinsi lain yang tidak mengalami kenaikan kasus, dirinya juga memohon kepada semua gubernur dari kelima provinsi yang mengalami kenaikan pada minggu ini agar segera berkoordinasi dengan bupati dan wali kota di bawahnya untuk mengantisipasi kenaikan kasus pada minggu berikutnya.
Pemerintah daerah juga diminta mengantisipasi adanya kenaikan kasus di minggu berikutnya serta terus meningkatkan pencegahan penularan Covid-19 di wilayahnya. Meski demikian, secara nasional pada minggu ini telah terjadi penurunan kasus Covid-19 sebesar 12,2 % dibandingkan minggu sebelumnya.
Selain itu angka kematian akibat Covid-19 juga mengalami penurunan, bahkan angka penurunan pada minggu ini jauh lebih rendah dari penurunan angka kasus positif yaitu turun hingga 31,7 %.
Sayangnya, masih ada 5 provinsi yang tetap mencatatkan angka kematian di minggu ini. Kelima provinsi tersebut adalah Sulawesi Utara yang mengalami 5 kasus kenaikan kematian, Sumatera Barat naik 3 kasus kematian, Sulawesi Selatan naik 2 kasus kematian, Riau naik 2 kasus kematian dan Kalimantan Barat naik 1 kasus kematian.
Meski jumlah kematiannya sedikit, tetapi kewaspadaan harus tetap dijaga karena satu nyawa pun terhitung sangat berharga jika tujuannya adalah endemik Covid-19, sehingga kematian 1 kasus pun tidak bisa ditoleransi.
Prof. Wiku juga mengungkapkan, 5 provinsi dengan jumlah kasus aktif tertinggi pada pekan ini. Kelima provinsi tersebut yakni Jawa Tengah dengan 1.650 kasus, Papua 1.629 Kasus, Jawa Barat 1.568 kasus, DKI Jakarta 1.536 kasus dan Kalimantan Utara dengan 738 kasus aktif. Dirinya berujar, kepada gubernur dari 5 provinsi ini agar segera berkoordinasi dengan bupati-wali kota yang menjadi penyumbang tertinggi.
Wiku mengingatkan apabila indikator tersebut baik kasus positif, pasien meninggal dan kasus aktif dapat segera diturunkan. Tentunya perkembangan Covid-19 di tingkat nasional akan membaik dan Indonesia akan semakin siap menuju Endemi Covid-19.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikit melaporkan bahwa sebanyak 155 kabupaten atau kota saat ini mengalami kenaikan kasus Covid-19. Dirinya juga mengimbau di mana kewaspadaan perlu dilakukan karena lonjakan kasus sedang terjadi di negeri tetangga (Malaysia) termasuk adanya varian AY.4.2 yang merupakan turunan virus Corona varian Delta B1.167.2 yang bermutasi.
Budi juga mengatakan, bahwa setiap hari pihaknya melakukan 1.500 sampai 1.800 pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) setiap hari untuk mendeteksi varian virus baru termasuk varian AY.4.2. Budi juga menegaskan bahwa pihaknya akan menjaga perbatasan, apalagi banyak orang Indonesia yang pulang pergi dari Malaysia baik darat, laut dan udara untuk menahan masuknya virus baru ke Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga telah meminta kepada para kepala daerah agar tetap berhati-hati dan mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di wilayahnya. Jokowi menyebutkan bahwa sejumlah daerah di Indonesia sempat mengalami kenaikan kasus virus Corona meskipun jumlahnya sedikit.
Dirinya juga mengingatkan agar semua pihak dapat memaksimalkan penggunaan platform aplikasi pedulilindungi, utamanya di mal, tempat wisata dan pasar-pasar. Dirinya juga meilhat masih ada tempat-tempat tersebut yang belum tersedia QR Code peduliLindungi tetapi tetap beroperasi.
Di sisi lain, Jokowi juga mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar terus mempercepat vaksinasi untuk melindungi rakyat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Dirinya menuturkan bahwa vaksinasi menjadi sesuatu yang penting karena vaksinasi mampu melindungi rakyat dari terpaparnya Covid-19.
Kewaspadaan tidak boleh kendor, kenaikan kasus Covid-19 meski tampak kecil harus tetap diwaspadai karena status pandemi belum berakhir.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.