• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Lomba Artikel»Merdeka Zaman Now

Merdeka Zaman Now

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 18 August 2019

Oleh : Tio Novaria Sinaga 

Netizen yang suka membagikan yang tidak jelas
Kadang membagikan yang bermanfaat
Dua sisi yang berbeda namun tetap samaNetizen Zaman Now

Netizen yang suka memviralkan sesuatu kejadian
Yang merasa bahwa itu harus diviralkan
Dan ternyata semuanya hanya
Hoax belaka
(Menurut Baehaqie (2018:15), dalam bukunya Indonesia Zaman Now).

Kutipan puisi singkat karya Baehaqie tersebut dengan gamblang menjelaskan tentang netizen. Netizen merupakan sebuah nama bagi para pengguna aktif di internet. Mereka sering mengunggah hal-hal yang tidak jelas, tetapi kadang juga membagikan hal-hal yang bermanfaat. Mereka juga suka memviralkan berbagai kegiatan lucu untuk menghibur, membagikan sebuah fenomena dan fakta dari berbagai belahan dunia, tetapi ada juga berita-berita yang tidak benar (hoaks).

Di era digital sekarang ini, semakin banyak pengguna internet serta tingginya frekuensi untuk dapat mengakses informasi dari media sosial, membuat para penggunanya tidak menjamin “kedewasaan” dalam menggunakannya. Ini dibuktikan dengan semakin maraknya isu-isu hoaks yang beredar di semua kalangan, baik kalangan masyarakat tentang suatu fenomena atau kejadian, artis, hingga pemerintah.

Menurut Mauludi (2014:22), hoaks (hoax) adalah suatu kata yang digunakan untuk menunjukkan pemberitaan palsu atau usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk percaya sesuatu yang biasanya digunakan dalam media sosial, misalnya: facebook, tweeter, whatsapp, blog, dll.

Berita-berita hoaks dapat menyebabkan dampak bahaya yang mengakibatkan ketakutan hingga perpecahan. Seperti berita hoaks selama pemilu 2019 beberapa bulan yang lalu. Pertama, Berita Syekh Ali Jaber dukung Jokowi. Faktanya Syekh Ali Jaber memberikan verifikasi bahwa beliau memang berfoto di acara Maulid dengan Jokowi, tetapi tidak sendirian.

Beliau bersama orang tua angkatnya, KMS H Abdul Halim. Beliau juga menjelaskan bahwa dirinya berfoto bukan untuk Pilpres 2019. Kedua, perhitungan hasil Quick Count Pilpres 2019 yang berbeda antara media sosial dan satu di antara stasiun televisi Indonesia lainnya. Ini membuktikan lemahnya literasi digital masyarakat dalam mengolah informasi yang di dapat, sehingga berita hoaks menyebar lebih cepat daripada faktanya.

Indonesia sudah memasuki usia ke-74 tahun. Jika dilihat dari faktor usia manusia, usia ini merupakan usia lanjut yang sudah semakin dewasa dan bijaksana. 74 tahun Indonesia merdeka, sudah semakin banyak perubahan yang terjadi. Baik sistem pemerintahan, dalam hal pendidikan yang semakin diperioritaskan, dalam kesehatan masyarakat, dalam hal pembangunan tiap daerah, dsb. Semuanya sudah mulai mengalami perubahan yang lebih baik.

Meskipun masih banyak yang kurang, tetapi Indonesia sudah berusaha untuk menjadi bangsa yang berkembang dengan pesat.
Dengan setiap perubahan yang terjadi di Indonesia, kiranya setiap masyarakat turut ambil bagian dalam menyukseskan pembangunan serta kepemimpinan nasional 5 tahun ke depan.

Di mulai dari diri sendiri untuk memulai literasi digital untuk dapat memfilter setiap berita-berita yang dibaca melalui media sosial yang ada. Sehingga dapat membantu pemerintah atau organisasi untuk semakin menjadi jawaban atas masalah atau kendala dalam masyarakat. Dengan bergandengantangan dan saling percaya semua masalah dapat diatasi.

Dengan Semangat kemerdekaan 74 tahun Indonesia merdeka, kiranya berita-berita hoaks dapat diminimalisir bahkan tidak ada lagi. Semua ini untuk menyukseskan pembangunan serta kepemimpinan nasional 5 tahun ke depan. Gunakan internet dengan fasilitas media yang luar biasa ini menjadi sebuah transparansi untuk semua masyarakat bisa mengetahui apa yang akan dan sudah dilaksanakan pemerintah untuk pembangunan bangsa.

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

August 16, 2026

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

August 16, 2026

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala  Oleh : Rivka Mayangsari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum yang kembali memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat. Antusiasme publik untuk mengikuti berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan, khususnya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, menunjukkan bahwa rasa cinta terhadap Indonesia tetap hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang ingin menyaksikan langsung upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Tercatat lebih dari 336 ribu masyarakat telah mendaftarkan diri melalui laman Pandang Istana. Angka tersebut menjadi gambaran kuat mengenai besarnya perhatian masyarakat terhadap momentum bersejarah yang setiap tahun menjadi simbol kebersamaan seluruh rakyat Indonesia. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya minat untuk hadir langsung dalam momen peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Tingginya partisipasi publik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana peringatan kemerdekaan yang semarak sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dengan momentum kenegaraan. Antusiasme tersebut tidak sekadar menunjukkan keinginan masyarakat untuk hadir dalam sebuah kegiatan seremonial. Lebih dari itu, tingginya jumlah pendaftar mencerminkan adanya keterikatan emosional masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa. Upacara kemerdekaan menjadi ruang bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran masyarakat dalam perayaan kemerdekaan juga memperlihatkan bahwa nilai-nilai nasionalisme masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks, momentum HUT RI tetap mampu menyatukan masyarakat dalam semangat yang sama, yaitu rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia. …

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan Oleh : Garvin Reviano Peringatan…

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa Jakarta – Semarak peringatan Hari…

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan Jakarta – Perayaan HUT ke-81 Republik…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.