Sebagai salah satu pelaksanaan dari Tugas Pokok dan Fungsi Anggota DPR RI, Rezka Oktoberia melakukan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama masyarakat yang merupakan salah satu bagian dari Dapil-nya yakni Kabupaten Limapuluh Kota.
Rezka menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara majemuk yang kaya akan keberagaman suku, budaya, bahasa dan agama. Penguatan nilai-nilai kebangsaan negara menjadi sebuah pondasi dalam menyikapi keberagaman tersebut. Tentu penguatan nilai ini tidak terlepas dari peran Anggota DPR RI untuk menyebarluaskan, memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar negara.
Rezka menuturkan bahwa salah satu keberagaman di Indonesia adalah Agama, dimana terdapat agama yang diakui oleh Indonesia yakni Islam, Budha, Hindu, Kristen dan Protestan. Keragaman agama tersebut memiliki sebuah perayaan dalam hari besarnya. Tentu segala perbedaan tersebut harus disikapi dengan Toleransi.
Tanpa adanya toleransi kondisi lingkungan masyarakat akan seperti hilang arah dan saling diskriminatif antara yang satu dengan lainnya. Maka sudah sepatutnya bagi kita semua masyarakat Indonesia untuk saling menghormati dan saling menghargai mengenai perayaan hari besar agama yang ada di Indonesia.
Lebih lanjut, Rezka menjelaskan bahwa saat ini kita akan memasuki bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang dinantikan oleh kita semua khususnya umat Islam diberbagai penjuru dunia. Sebagai salah satu Anggota DPR RI notabenenya adalah wakil atau representative dari masyarakat Sumatera Barat, Rezka menyampaikan untuk selalu saling menghargai dan menghormati dalam hal beribadah antar umat beragama.
Sama halnya dengan filosofi yang berkembang di masyarakat Sumatera Barat yakni, “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” yang menjadi sebuah pandangan ataupun landasan bagi masyarakat Minangkabau khususnya, dalam menghadapi berbagai diversity yang ada di Sumatera Barat.
Generasi Milenial dari Limapuluh Kota, Dona Cantika mengapresiasi kegiatan ini, “Kami apresiasi kegiatan Uni Rezka ini, karena ini sangat ilmu yang berharga, kegiatan positif ini bisa di lanjutkan dan diperbanyak. Selain kami mendapatkan ilmu, kami juga mendapatkan buku, sertifikat dan pada dasarnya hal ini bukanlah hal yang mudah untuk didapt bagi kami anak muda di kabupaten Limpuluh Kota, kami berharap ini bisa dibuat sesering mungkin’, tutupnya.
Pada tempat terpisah Wali Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Syamsul juga mengapresiasi dan berharap kegiatan ini bisa di lanjutkan diwilayahnya yang lain.