• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mengoptimalkan Literasi Guna Tangkal Disinformasi dan Hoaks Seputar Vaksinasi

Mengoptimalkan Literasi Guna Tangkal Disinformasi dan Hoaks Seputar Vaksinasi

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 23 March 2021

Oleh : Putu Prawira

Hoaks dan infodemi seputar penanganan Covid-19 menjadi ancaman yang tidak dapat diremehkan karena dapat menghambat penanganan wabah tersebut. Masyarakat pun diminta untuk mewaspadai hoaks dan disinformasi dengan mengoptimalkan literasi publik.

Di medsos seperti Facebook, rupanya sempat beredar kabar mengenai uji coba vaksin dari China, dimana dalam postingannya memuat narasi bahwa Indonesia hanya menjadi kelinci percobaan vaksin Covid-19 yang didatangkan dari Tiongkok tersebut.

Tim Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah menelusuri kabar tersebut, rupanya unggahan di status tersebut adalah salah. Karena ternyata ada beberapa negara lain yang melakukan vaksinasi dengan vaksin Sinovac asal China, seperti Bangladesh, Turki dan Brazil.

Selain itu, klaim yang menyebut bahwa China tidak menguji ciba vaksin di negaranya sendiri adalah salah. Passalnya pada fase awal dan fase kedua uji klinis dilakukan di China dan menggunakan sukarelawan di sana.

Disinformasi sendiri memiliki arti, yaitu suatu informasi yang dengan sengaja dirancang untuk menyebabkan kerugian.

Dari berita terkait disinformasi vaksin yang telah dituliskan diatas, tentu saja memiliki tujuan untuk merugikan bangsa Indonesia, alias berita tersebut bertujuan untuk menyebarkan virus-virus keraguan masyarakat akan adanya program vaksinasi yang ada di Indonesia. Padahal vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar bagi Indonesia untuk mencapai kekebalan kelompok alias herd immunity.

Disinformasi akan semakin berbahaya jika penerima informasi yang salah tersebut secara sengaja menyabarkannya di berbagai akun sosmednya, seperti facebook ataupun grup WhatsApp.

Tentu saja kita pasti sering mendapatkan broadcast tentang berita yang tidak jelas sumbernya, biasanya berita tersebut akan disebarkan di grup-grup percakapan. Sehingga perlu akan adanya literasi digital guna menangkal hoax termasuk disinformasi tentang berita apapun yang kita terima.

Kita juga tidak bisa menampik bahwa teknologi kian berkembang dan mendominasi dunia untuk beragam sektor, termasuk juga bisnis. Sehingga literasi digital sangat diperlukan untuk era saat ini karena perangkat gawai telah banyak digunakan hampir di semua kalangan.

Istilah Literasi tentu merujuk pada pengetahuan dan keterampilan dalam bidang tertentu. Jadi, pengertian literasi digital adalah kemampuan dan wawasan seseorang dalam aspek pemanfaatan teknologi digital, alat komunikasi, membuat dan mengevaluasi informasi dengan sehat dan cermat serta patuh kepada hukum dalam kehidupan.

Sehingga Literasi digital memiliki tujuan agar masyarakat dapat menggunakan teknologi dengan maksimal tetapi bertanggungjawab penuh atas hal yang dilakukannya.

Negara Indonesia dengan populasi penduduk yang besar tentu dihadapkan dengan tantangan untuk menguasai kemampuan digital sebagai salah satu syarat kecakapan hidup di abad 21 melalui pendidikan yang terintegrasi di seluruh masyarakat.

Salah satu pokok kemampuan dalam literasi digital adalah daya pikir dalam menganalisis dan menilai konten. Aspek ini tentu saja sangat diperlukan saat pandemi, dimana hoax tentang kesehatan merupakan salah satu masalah yang pelik, dimana hoax bisa muncul dan menyebar dengan demikian cepat.

Sebelumnya juga sempat ada kampanye #stopdikamu, kampanye ini adalah gerakan untuk tidak menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya dan cenderung provokatif. Gerakan sederhana dengan mengontrol jempol kita tentu saja menjadi salah satu jurus yang bisa digunakan dalam rangka menangkal hoax.

Awal tahun 2021 merupakan momentum dimana program vaksinasi oleh pemerintah diserang dengan banyaknya berita hoax.

Disinformasi tentang vaksin tentu saja menambah keresahan masyarakat, selain hoax terkait dijadikannya Indonesia sebagai kelinci percobaan vaksin, ada pula hoax yang mengatakan bahwa vaksin Sinovac memiliki kandungan sel vero, padahal berita tersebut tidak benar.

Selain itu adapula pemberitaan yang tidak masuk akal, seperti adanya kandungan boraks dan formalin yang berada di dalam kandungan vaksin. Padahal dalam proses produksinya, vaksin Sinovac menggunakan metode inactivated untuk mematikan virus sehingga vaksin tersebut tidak mengandung virus hidup atau yang dilemahkan.

Pemahaman terkait literasi digital adalah hal yang penting dikuasai, apalagi saat ini kita hidup di era informasi yang mengejar pembaca, bukan pembaca yang mencari dan menggali informasi. Konkritnya jika ada berita yang terkesan provokatif langkah sederhana yang bisa kita lakukan adalah skeptis, abaikan dan jangan disebarkan.

Penulis adalah warganet tinggal Tangerang

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru

October 31, 2026

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan

October 31, 2026

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis…

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan Oleh: Afrian Sadewa Pemerintah terus…

Membangun Kemandirian Energi Nuklir dengan SDM dan Regulasi Kuat

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Membangun Kemandirian Energi Nuklir dengan SDM dan Regulasi Kuat Oleh: Diandra Karisma Pengembangan energi nuklir…

Pemerintah Jajaki Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Energi Nuklir

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Pemerintah Jajaki Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Energi Nuklir Jakarta – Pemerintah Indonesia menjajaki kerja…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.