• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mengecam Keras Tindakan Biadab OPM Terhadap Ketua Komnas HAM Papua

Mengecam Keras Tindakan Biadab OPM Terhadap Ketua Komnas HAM Papua

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 29 April 2025

Papua Barat — Aksi penyerangan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menuai kecaman luas dari berbagai kalangan. Insiden tersebut dinilai sebagai bentuk kekerasan yang menciderai nilai-nilai hak asasi manusia dan prinsip kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi di Papua.

Penembakan terjadi pada Minggu (27/4/2025) pagi di kawasan Teluk Bintuni, saat Frits Ramandey bersama tim sedang melakukan pemantauan dalam operasi pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun yang hilang. Saat berada di pinggir Sungai Rawara untuk keperluan MCK, rombongan tiba-tiba ditembaki dari arah seberang sungai. Berkat respons cepat dari anggota Brimob, seluruh rombongan berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Distrik Moskona.

“Saya datang ke sini atas undangan Polda Papua Barat untuk memantau dan memastikan upaya pencarian berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan penghormatan hak asasi manusia. Namun, kami justru diserang oleh kelompok sipil bersenjata,” ungkap Frits Ramandey.

Kondisi kesehatan seluruh anggota tim, termasuk Frits Ramandey, dipastikan dalam keadaan baik. Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Jonny Edison Isir, menegaskan bahwa aparat keamanan akan terus menjamin keselamatan seluruh pihak yang menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan.

“Puji Tuhan, Ketua Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, dalam keadaan sehat dan selamat. Aparat akan terus berupaya maksimal melindungi semua pihak yang bekerja untuk kemanusiaan,” tegas Irjen Pol Jonny Edison Isir.

Serangan terhadap petugas Komnas HAM ini menegaskan bahwa kelompok OPM telah melanggar batas dengan menyerang upaya-upaya damai. Kekerasan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan jiwa, tetapi juga mengancam stabilitas dan perdamaian di Papua.

Serangan ini memperlihatkan bahwa kelompok separatis lebih mengutamakan teror dibandingkan jalan dialog dan rekonsiliasi. Masyarakat luas diharapkan untuk terus mengutuk keras segala bentuk kekerasan yang dilakukan, khususnya terhadap misi-misi kemanusiaan.

Penegakan hukum terhadap kelompok OPM menjadi kebutuhan mendesak guna memastikan keamanan, perdamaian, dan kedaulatan di seluruh wilayah Papua tetap terjaga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Masyarakat Adat Menjadi Kekuatan Utama dalam Kesuksesan PSN Papua

May 25, 2026

PSN Papua Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat

May 25, 2026

Masyarakat Adat Menjadi Kekuatan Utama dalam Kesuksesan PSN Papua

By Kata IndonesiaMay 25, 20260

Masyarakat Adat Menjadi Kekuatan Utama dalam Kesuksesan PSN Papua Oleh : Elias Mote Pelaksanaan Proyek…

PSN Papua Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat

By Kata IndonesiaMay 25, 20260

PSN Papua Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Oleh : Yohanes Wandikbo Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN)…

Pembangunan PSN di Papua Buka Peluang Usaha Baru bagi Masyarakat Adat

By Kata IndonesiaMay 25, 20260

Pembangunan PSN di Papua Buka Peluang Usaha Baru bagi Masyarakat Adat NABIRE-Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional…

PSN Papua Perkuat Peran Masyarakat Adat dalam Pembangunan Ekonomi

By Kata IndonesiaMay 25, 20260

PSN Papua Perkuat Peran Masyarakat Adat dalam Pembangunan Ekonomi NABIRE – Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.