• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Mengapresiasi Pemerintah Susun Rencana Vaksinasi Covid-19

Mengapresiasi Pemerintah Susun Rencana Vaksinasi Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 1 October 2020

Oleh : Edi Jatmiko

Pemerintah sedang menyusun skema vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Masyarakat pun mengapresiasi kecepatan langkah Pemerintah tersebut karena dianggap akan mempercepat distribusi vaksin ke masyarakat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan tenggat waktu terkait dengan pembuatan rencana detail mengenai distribusi vaksin COVID-19. Pemerintah sendiri menargetkan vaksinasi bisa dilakukan pada bulan Desember 2020 atau Januari 2021.

Jokowi memberikan tenggat waktu 2 minggu dari sekarang untuk mematangkan rencana tersebut. Hal itu disampaikannya dalam rapat terbatas pada 28 September lalu.

Baca juga: Tempat Wisata Aneh di Dunia yang Jarang Diketahui

Perencanaan detail yang dimaksud Jokowi mulai dari waktu penerapan vaksinasi, lokasi, siapa yang melakukan vaksinasi hingga siapa-siapa saja yang akan disuntik vaksin pertama kalinya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan arahan Jokowi dalam ratas pagi ini agar vaksin Covid-19 diutamakan untuk disuntikkan pertama kali kepada tim pelayanan medis yang menangani wabah.

Kemudian pihak lain yang diprioritaskan adalah masyarakat yang menerima bantuan iuran. Sementara untuk skema vaksin COVID-19 secara mandiri tengah dimatangkan oleh pemerintah. Termasuk untuk perusahaan yang membeli vaksin tersebut untuk karyawannya.

Airlangga juga menuturkan, pemerintah telah mempersiapkan roadmap (peta) program vaksinasi. Airlangga mengatakan di dalam pedoman program vaksin tersebut dipersiapkan siapa yang akan mendapatkan dan bagaimana efektivitasnya.
Untuk tahun ini, pemerintah telah mempersiapkan dana sebesar Rp 3 triliun untuk program vaksin.

Pada kesempatan berbeda, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEB), Erick Thohir memastikan Bio Farma mampu memproduksi vaksin virus corona atau Covid-19 sebanyak 250 juta dosis per tahun di akhir 2020.

Targetnya, pelaksanaan vaksin massal bisa dilakukan pada akhir tahun 2020. Vaksin virus corona tersebut sebagian berasal dari bulk vaksin yang didatangkan dari Sinovac China.

Erick mengatakan, vaksinasi dapat dilakukan dengan 2 skema cara mendapatkan vaksin covid-19 dari pemerintah, yakni melalui bantuan pemerintah dan vaksin secara mandiri atau berbayar.

Namun bukan berarti yang bayar didahulukan dari yang gratis, nantinya ada sinkronisasi jadwal data, sehingga tidak juga diputarbalikkan seakan-akan pemerintah cari uang, tetapi pemerintah punya gratis.
Erick sempat membeberkan jika Bio Farma telah bekerjasama dengan Sinovac terkait bahan baku vaksin Covid-19.

Apabila pada akhir 2020 ini vaksin tersebut bisa diproduksi, maka Bio Farma harus membeli bahan bakunya ke Sinovac seharga 8 dollar AS atau Rp 117.135 (kurs Rp 14.641) per dosisnya.
Erick menegaskan, kurang lebih pada akhir tahun 2020 ini, terdapat 30 juta vaksin, dan pada tahun 2021 terdapat 300 juta vaksin.

Vaksin tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Sinovac yang apabila uji klinis III berjalan baik, Indonesia sudah mendapatkan komitmen vaksin 20 juta dosis pada akhir tahun 2020 ini.

Sementara jika vaksin asal Sinovac tersebut sudah siap dipakai untuk imunisasi massal di Indonesia, kalkulasi harga perkiraan dari Bio Farma yakni Rp 25-30 dollar AS atau kisaran Rp 366.000 sampai Rp 439.000 (harga vaksin Covid-19).

CEO Sinovac Yin Weidong telah berjanji akan mengajukan permohonan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (AS) untuk menjual vaksin corona di “Negeri Paman Sam” itu, jika perusahaannya berhasil melewati uji klinis ketiga dan pengajuan terakhir terhadap manusia. Yin mengklaim ia juga telah diberi vaksin percobaan.

Yin mengatakan, awalnya strategi yang dirancang adalah untuk China dan Wuhan. Namun segera setelah itu pada Juni dan Juli, pihaknya menyesuaikan strategi yaitu mendistribusikan vaksin untuk dunia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa pemulihan ekonomi nasional belum bisa terjadi secara penuh pada semester I tahun depan atau 2021. Sebab, pemulihan ekonomi sendiri sangat bergantung pada penemuan vaksin, yang diperkirakan baru bisa digunakan pada semester II-2020.

Bendaharan Negara tersebut menambahkan, pemulihan ekonomi tdi tahun depan sebetulnya sangat bergantung pada pemulihan di semester II di tahun ini. Bahkan tanda-tanda perbaikan ekonomi sudah mulai terjadi pada kuartal III-2020.

Upaya dalam pemberian vaksin tentu saja patut didukung, apalagi saat ini banyak cluster paparan covid-19 yang bertambah karena pelonggaran PSBB. Jika PSBB diberlakukan kembali tentu saja hal ini akan berdampak pada roda perekonomian, sehingga keberadaan vaksin sudah pasti akan sangat berperan dalam memulihkan kondisi negara agar terbebas dai Pandemi.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

August 27, 2026

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

August 27, 2026

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir Oleh : Gavin Asadit Pemerintah terus memperkuat…

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih INDRAMAYU — Pemerintah terus mematangkan pembangunan…

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG Oleh : Irfan Aditya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan cakupan penerima manfaat yang terus bertambah di berbagai daerah, pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan program berskala nasional ini harus diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Oleh karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Dalam setiap kebijakan publik, kritik merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang perlu diapresiasi. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kemampuan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Masukan mengenai kualitas makanan, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, maupun pelayanan di lapangan menjadi indikator penting untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Pendekatan yang terbuka terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa pelaksanaan program harus terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul selama implementasi. Komitmen pemerintah dalam menerima kritik juga tercermin dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari proses memperkuat tata kelola program sehingga seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan, dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, yang menilai pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. Menurutnya, DPR RI mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan yang ketat agar setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Pihaknya juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat hendaknya dijadikan bahan evaluasi bersama sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan secara cepat dan tepat tanpa mengurangi tujuan utama program.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.