• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Mengapresiasi Larangan WN India Masuk Indonesia Cegah Lonjakan Covid-19

Mengapresiasi Larangan WN India Masuk Indonesia Cegah Lonjakan Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 24 April 2021

Oleh : Zakaria

Pemerintah resmi melarang masuknya Warga Negara India ke Indonesia seiring lonjakan kasus Covid-19 di negara tersebut. Langkah itu perlu mendapat apresiasi publik dalam rangka mengantisipasi kejadian serupa terulang di Indonesia.

Berita mengejutkan datang dari India, dimana ketika negara tersebut sempat menyatakan hampir menang melawan pandemi Covid-19 dengan prevalensi kasus 11 ribu kasus.

Kini Negeri tersebut mengalami lonjakan kasus sebanyak 300 ribu kasus, kenaikan kasus ini tentu saja membuat rumah sakit kewalahan dalam menerima pasien.

Terkait lonjakan kasus di negeri bombay tersebut, pemerintah Indonesia mengambil langkah terkait melonjaknya kasus Covid-19 di India. Kini pemerintah tengah menyetop pemberian visa kepada WNA yang pernah tinggal atau mengunjungi India dalam kurun 14 hari terakhir.

Keputusan ini diumumkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Awalnya, Airlangga berbicara tentang kasus harian Corona di India, yang menembus angka 300 ribu.

Hari ini, beberapa negara juga mulai melakukan pelarangan atau restriksi masuk perjalanan dari India. Airlangga menyebut negara yang melarang di antaranya Hong Kong, Selandia Baru, Pakistan, Arab Saudi, Inggris, Singapura dan Kanada.

Berdasarkan hasil pencermatan tersebut, pemerintah juga telah memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi India dalam kurun waktu 14 hari.

Lantas bagaimana dengan WNI dari India yang ingin kembali ke Indonesia? untuk hal tersebut, pemerintah masih membuka pintu, namun protokolnya lebih ketat.

Dirinya menjelaskan, sejumlah titik kedatangan dibuka. Mulai dari pelabuhan hingga bandara.
Pertama, titik kedatangan yang dibuka adalah pelabuhan udara Bandara Soekarno-Hatta, Juanda, Kualanamu, kemudian Sam Ratulangi, kemudian pelabuhan laut Batam, Tanjung Pinang, dan Dumai.

Sedangkan untuk batas darat, Entikong, Nunukan dan Malinau.
Setelah itu, WNI tersebut diwajibkan melakukan karantina selama 14 hari. Karantina ini akan dilakukan di hotel khusus.

Bagi yang menjalani karantina selama 14 hari, dan akan dilakukan tes PCR sampai menunjukkan hasil negatif maksimum 2×24 jam sebelum keberangkatan dan hari pertama kedatangan dan hari ke-13 pascakarantina akan kembali PCR test.

Pengetatan protokol kesehatan untuk semua moda transportasi ini berlaku mulai 25 April 2021. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan terus dikaji ulang.

Sebelumnya diberitakan, India mencetak rekor dunia untuk jumlah kasus harian virus Corona (Covid-19) tertinggi selama dua hari berturut-turut. Lebih dari 332 ribu kasus Corona tercatat di negara ini dalam 24 jam terakhir.

Kementerian Kesehatan di India juga menunjukkan rekor baru untuk tambahan kematian dalam sehari. Setidaknya ada 2.263 kematian tercatat dalam 24 jam terakhir.
Meski demikian, Airlangga mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir karena kondisi kedua negara berbeda.

Dirinya menilai bahwa Indonesia memiliki posisi yang berbeda dengan India, hal ini disebabkan karena perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini relatif terkendali. Menurutnya, perkembangan kasus di Tanah Air mengalami perbaikan sejak pemberlakuan PPKM Mikro.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan penerbangan reguler dari India ditutup. Sedangkan penerbangan kargo masih diperbolehkan.

Pihaknya mengatakan, tidak ada penerbangan reguler. Kargo masih dimungkinkan, itu pun akan dilakukan secara selektif. Karena bagaimanapun juga, Indonesia masih memerlukan pergerakan kargo dari India. Salah satu di antaranya adalah vaksin Covid-19.

Dirinya menjelaskan, pada prinsipnya penerbangan dari India akan dibatasi. Kemenhub siap menjalankan surat edaran tentang pembatasan warga negara asing dari India.

Budi berujar, memang ada kecenderungan akan adanya pergerakan, oleh karena itu pemerintah memiliki sikap untuk melakukan skrining secara selektif terhadap penerbangan di India di antaranya membatasi penerbangan.

Tingginya lonjakan yang terjadi di India tentu membuat Indonesia harus menentukan sikap untuk menyetop moda transportasi antar manusia dari India ke Indonesia maupun sebaliknya.

Selain itu pemerintah juga masih memberikan kesempatan kepada WNI di India yang ingin pulang ke Indonesia, tentunya dengan pengetatan protokol kesehatan yang ketat serta berbagai fasilitas selama masa karantina.

Dari kejadian di India, kita bisa belajar bahwa protokol kesehatan adalah sesuatu yang tidak boleh diabaikan. Selain itu pemerintah juga tidak ingin Indonesia mengalami hal serupa seperti yang dialami oleh India.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

 

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana Oleh : Rahmat Prawira Indonesia merupakan negara…

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah  Oleh: Syahrul Fahrozi Langkah pemerintah dalam meluncurkan serta mereorganisasi pilar pertahanan melalui Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan terobosan strategis yang amat penting dan patut diapresiasi. Kebijakan visioner ini menegaskan komitmen nyata dalam menghadirkan instrumen pertahanan nasional yang tidak hanya berfokus pada fungsi kedaulatan militer semata, melainkan juga bertindak sebagai motor penggerak utama pembangunan ekonomi di tingkat daerah. Konsep pertahanan negara yang ideal dan komprehensif sejatinya tidak pernah berdiri terisolasi dari kondisi sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya. Melalui pengembangan kekuatan pertahanan ini, keberadaan benteng keamanan di berbagai penjuru nusantara diintegrasikan secara presisi guna menjawab dua tantangan utama bangsa secara simultan, yaitu memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengakselerasi peningkatan kesejahteraan rakyat. Inovasi kebijakan pada struktur militer ini memperlihatkan keunggulan, di mana setiap prajurit dibekali kualifikasi tempur infanteri yang handal sekaligus kapabilitas teritorial pembangunan yang adaptif. Selain wajib menguasai kemampuan taktis mendasar seperti menembak, beladiri, dan patroli wilayah, para prajurit disiapkan secara terstruktur dalam kompi-kompi khusus yang mencakup bidang produksi pertanian, peternakan, perikanan, konstruksi zeni, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. Pembagian fungsi yang spesifik ini memungkinkan pangkalan militer berkontribusi langsung pada perbaikan sarana dan fasilitas umum masyarakat, seperti pembenahan akses jalan dan jembatan, pengolahan lahan-lahan kritis menjadi lahan produktif, serta penyediaan sarana pelayanan kesehatan warga secara berkala. Skema ini membuktikan bahwa pembaharuan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dapat diimplementasikan secara konkret dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dari perspektif pertumbuhan ekonomi daerah, penempatan satuan teritorial berkapasitas besar di berbagai wilayah memberikan dampak pengganda yang sangat signifikan terhadap roda perekonomian lokal. Kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga yang bermukim di sekitar pangkalan secara otomatis menumbuhkan ceruk pasar baru yang sangat potensial. Permintaan akan pasokan kebutuhan pokok harian, komoditas pangan lokal, hingga ketersediaan jasa pendidikan dan sarana perumahan terbukti menstimulasi daya beli warga secara luas. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta pedagang di pasar-pasar tradisional mendapatkan kepastian keterserapan produk yang berkelanjutan. Penataan kembali fokus pangkalan militer ini secara efektif dan efisien berhasil mengubah kawasan di sekitarnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengurangi tingkat ketimpangan pembangunan antarwilayah. Keberhasilan dalam mengimplementasikan agenda strategis pemerintah ini juga sangat bertumpu pada kuatnya sinergi antara instrumen militer, pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat setempat. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP ditujukan untuk senantiasa menyatu dengan rakyat, menghadirkan rasa aman secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan wilayah. Penempatan pangkalan militer di area-area strategis, seperti kawasan pesisir maupun wilayah batas terluar, ditargetkan untuk melindungi kekayaan sumber daya alam lokal sekaligus mendukung stabilitas kawasan ekonomi dan objek pariwisata daerah. Selain itu, pengalokasian patroli rutin berkala dan pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan bersama warga menjadi langkah nyata dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi serta keberlangsungan usaha warga. Dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah turut mempercepat pencapaian target penyiapan satuan teritorial ini secara optimal. Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan bahwa keberadaan Yonif TP di wilayahnya memberikan dampak positif yang nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah setempat. Apresiasi senada juga diutarakan oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, yang menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk menyinergikan berbagai program pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan pelayanan kesehatan masyarakat, dengan fungsi teritorial militer. Kolaborasi lintas sektor yang terstruktur ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang terarah sanggup mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional secara inklusif. Dampak positif dari integrasi fungsi pertahanan dan pembangunan ini juga menjangkau hingga ke wilayah Indonesia bagian timur. Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menjelaskan bahwa penempatan satuan berkapasitas lebih dari seribu personel di wilayah Maluku secara langsung menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Kebutuhan harian para prajurit dan keluarganya terbukti mendorong peningkatan daya beli, memperbaiki kualitas serta aksesibilitas layanan pendidikan, serta memperkuat program ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi lahan-lahan pertanian yang dikelola bersama. Pendekatan terpadu ini menciptakan kemandirian pangan di tingkat lokal sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara tentara dan rakyat dalam bingkai pembangunan wilayah secara berkelanjutan. Kehadiran dan penyebaran Yonif TP di berbagai daerah membuktikan secara nyata bahwa stabilitas keamanan nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah merupakan dua pilar utama yang saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. Dengan terus menjaga keharmonisan sinergi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat, agenda strategis ini akan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera di masa depan.…

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI Oleh: Indah Prameswari Memasuki dua…

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat Oleh : Aditya Anggara Pelayanan kesehatan merupakan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.